Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kenali, Ini Jenis-jenis Kelapa yang Ada di Indonesia

Kompas.com - 18/09/2022, 11:14 WIB
Siti Nur Aeni ,
Sakina Rakhma Diah Setiawan

Tim Redaksi

 

 

Varietas kelapa genjah raja berasal dari Maluku Utara. Kadar minyak kelapa ini cukup tinggi hingga 66 persen. 

Baca juga: Mengenal Ciri Kelapa Genjah dan Kelebihannya

Kelapa genjah kuning nias mempunyai potensi hasil cukup tinggi, yaitu sekitar 60-120 buah, dengan berat mencapai 159 gram per buah. Jenis kelapa ini memiliki kadar minyak mencapai 625.

  • Kelapa genjah kuning Bali

Kelapa genjah kuning Bali bisa menghasilkan buah kurang-lebih 60-11-0 buah. Kadar minyaknya sekitar 61 persen.

  • Kelapa genjah salak

Selanjutnya, jenis-jenis kelapa genjah lainnya adalah kelapa genjah salak. Kelapa ini memiliki kadar minyak 65 persen dan sudah bisa dipanen saat berumur tiga tahun.

Baca juga: Kelapa Muda dan Kelapa Hijau, Apa Bedanya?

3. Kelapa hibrida

Ilustrasi tanaman kelapa, pohon kelapa, buah kelapa. PIXABAY/SUANPA Ilustrasi tanaman kelapa, pohon kelapa, buah kelapa.

Kelapa hibrida adalah persilangan antara kelapa dalam dan kelapa genjah. Jenis kelapa ini memiliki sifat lebih unggul dari idnuknya seperti berbuah cepat, tahan penyakit, buahnya besar, juga daging buah tebal.

Berikut jenis-jenis kelapa hibrida. 

  • Khina 1

Varietas ini merupakan hasil persilangan kelapa genjah kuning nias dengan DTE. Kelapa ini bisa berbuah setelah tanaman berumur empat tahun. Ukuran buahnya kecil, jumlahnya sekitar 80 butir/pohon/tahun, dan kadar minyak 61,78 persen.

Baca juga: Manfaat Air Kelapa untuk Tanaman dan Cara Menggunakannya

  • Khina 2

Jenis pohon kelapa ini bisa berbuah saat berumur empat tahun dengan buah berwarna hijau. Jumlah buanya sekitar 55 buti per pohon per tahun dengan kadar minyak 60,61 persen.

  • Khina 3

Varietas kelapa ini memiliki buah 75 butir per pohon per tahun dengan kadar minyak 62,46 persen. Ukuran kelapa ini sedang dengan warna hijau dan bisa berbuah saat tanaman berumur empat tahun.

Halaman Berikutnya
Halaman:

Video Pilihan Video Lainnya >

Terkini Lainnya

Menjadikan Indonesia Pusat Hilirisasi Kelapa Dunia

Menjadikan Indonesia Pusat Hilirisasi Kelapa Dunia

Varietas Tanaman
'Superfood' Daun Kelor: Nilai Gizi, Ekonomi, dan Lingkungan

"Superfood" Daun Kelor: Nilai Gizi, Ekonomi, dan Lingkungan

Varietas Tanaman
Peluang Budidaya Kurma di Indonesia: Teknologi dan Kisah Sukses

Peluang Budidaya Kurma di Indonesia: Teknologi dan Kisah Sukses

Varietas Tanaman
Purwoceng, Ginseng Lokal Bernilai Tinggi

Purwoceng, Ginseng Lokal Bernilai Tinggi

Varietas Tanaman
Manfaat Ekonomi dan Lingkungan Serai Wangi

Manfaat Ekonomi dan Lingkungan Serai Wangi

Varietas Tanaman
Kakao Indonesia: Dari Potensi Lokal ke Produk Premium Dunia

Kakao Indonesia: Dari Potensi Lokal ke Produk Premium Dunia

Varietas Tanaman
Sensasi Pedas Jaman Majapahit: Memanfaatkan Kembali Cabai Jawa

Sensasi Pedas Jaman Majapahit: Memanfaatkan Kembali Cabai Jawa

Varietas Tanaman
Pala: Warisan Nusantara Menuju Pemanfaatan Global

Pala: Warisan Nusantara Menuju Pemanfaatan Global

Varietas Tanaman
Anggur Muscat dan Keberpihakan pada Buah Lokal

Anggur Muscat dan Keberpihakan pada Buah Lokal

Varietas Tanaman
Mengenal Gula Bit: Inovasi Pemanis

Mengenal Gula Bit: Inovasi Pemanis

Varietas Tanaman
Peluang Stevia dalam Diversifikasi Industri Gula

Peluang Stevia dalam Diversifikasi Industri Gula

Varietas Tanaman
Mengoptimalkan Keunggulan Tanaman Obat Indonesia

Mengoptimalkan Keunggulan Tanaman Obat Indonesia

Varietas Tanaman
Menggali Peluang Ekonomi dan Manfaat Kayu Manis

Menggali Peluang Ekonomi dan Manfaat Kayu Manis

Varietas Tanaman
Kacang Mete: Komoditas Potensial di Lahan Marginal

Kacang Mete: Komoditas Potensial di Lahan Marginal

Varietas Tanaman
Mengembalikan Kejayaan Industri Teh Indonesia

Mengembalikan Kejayaan Industri Teh Indonesia

Varietas Tanaman
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau