Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Karakteristik Biosoy, Varietas Kedelai Lokal yang Unggul

Kompas.com, 29 Oktober 2022, 10:18 WIB
Add on Google
Siti Nur Aeni ,
Sakina Rakhma Diah Setiawan

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Kedelai merupakan komoditas penting bagi masyarakat Indonesia. Hal tersebut dikarenakan kedelai banyak dimanfaatkan sebagai bahan baku makanan Indonesia.

Pengembangan budidaya kedelai agar hasilnya maksimal terus diupayakan. Salah satunya dengan melepaskan varietas kedelai lokal yang kualitasnya tak kalah dengan kedelai impor.

Varietas kedelai lokal sebenarnya sangat beragam, salah satunya Biosoy. Perlu diketahui bahwa, Biosoy adalah varietas kedelai yang berasal dari persilangan kedelai Cina dengan kedelai Jepang yang diradiasi dengan sinar gamma berdosis 250 Gray. Ada dua jenis kedelai Biosoy yaitu Biosoy 1 dan 2.

Baca juga: Simak, Ini Cara Menanam Kedelai agar Panennya Melimpah

Dilansir dari Balai Besar Pengembangan Pengujian Mutu Benih Tanaman Pangan dan Hortikultura dan BB Biogen, Sabtu (29/10/2022), berikut karakteristik varietas kedelai Biosoy.

Ilustrasi benih kedelaipixabay.com/users/1737576-1737576/ Ilustrasi benih kedelai

Warna bijinya

Terdapat dua jenis kedelai Biosoy yaitu Biosoy 1 dan 2. Keduanya memiliki warna biji kuning. Warna biji seperti ini juga ditemui pada varietas kedelai Anjasmoro.

Ukuran biji

Salah satu daya tarik dari kedelai Biosoy yaitu ukurannya yang besar. Varietas ini memiliki bobot 100 butir 21,74 dan 22,35 gram/100 biji.

Ukuran ini jauh lebih besar dibandingkan dengan varietas kedelai lokal lain yaitu Anjasmoro dan Grobogan.

Baca juga: Budidaya Tanaman Kedelai Lokal yang Benar agar Panennya Melimpah

Potensi hasil

Selain ukuran yang besar, potensi hasil kedelai Biosoy juga lebih tinggi. Biosoy 1 memiliki potensi hasil 3,3 ton/ha. Sedangkan Biosoy 2 memiliki potensi hasil sekitar 3,5 ton/ha.

Umur tanaman

Varietas Biosoy baik Biosoy 1 maupun 2 memiliki umur tanaman yang relatif sama yakni sekitar 83-84 hari. Umur tanaman ini 7-8 hari lebih dalam dibandingkan varietas Grobogan dan 10 hari lebih genjah dibandingkan varietas Anjasmoro.

Ketahanan terhadap hama dan penyakit

Salah satu masalah yang sering dijumpai dalam budidaya kedelai yaitu serangan hama dan penyakit tanaman. Maka dari itu, perlu penggunaan varietas tahan agar pertumbuhan dan produktivitas tanaman terjaga.

Ilustrasi Kacang KedelaiDok. Pixabay / User1737576 Ilustrasi Kacang Kedelai

Kedelai varietas Biosoy diketahui tahan terhadap penyakit karat daun serta tahan terhadap hama tanaman kedelai seperti pengisap polong dan penggerek polong.

Baca juga: Bisa Untung Besar, Begini Cara Budidaya Kedelai Jepang atau Edamame

Kandungan protein dan lemak

Kedelai merupakan salah satu sumber protein nabati. Kandungan protein pada kedelai Biosoy mengandung sekitar 39,7 persen BK.

Selain protein, kedelai juga mengandung lemak. Varietas ini mengandung lemak sekitar 18,4 persen BK.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Video Pilihan Video Lainnya >

Terkini Lainnya
Swasembada Pangan dan Pertanian yang Berkelanjutan
Swasembada Pangan dan Pertanian yang Berkelanjutan
Varietas Tanaman
Reformasi Rantai Pasok Kakao
Reformasi Rantai Pasok Kakao
Varietas Tanaman
Menjaga Momentum Kopi Indonesia di Tengah Gejolak Global
Menjaga Momentum Kopi Indonesia di Tengah Gejolak Global
Varietas Tanaman
Nilai Tinggi Kelapa Aromatik di Pasar Global Premium
Nilai Tinggi Kelapa Aromatik di Pasar Global Premium
Varietas Tanaman
Kecubung: Antara Stigma dan Kekayaan Hayati Nusantara
Kecubung: Antara Stigma dan Kekayaan Hayati Nusantara
Varietas Tanaman
Era Keemasan Baru Rempah Indonesia
Era Keemasan Baru Rempah Indonesia
Varietas Tanaman
Masa Depan Cerah Kakao Indonesia
Masa Depan Cerah Kakao Indonesia
Varietas Tanaman
Kelapa Genjah Kopyor: Agronomi, Rantai Nilai, dan Pengembangan
Kelapa Genjah Kopyor: Agronomi, Rantai Nilai, dan Pengembangan
Varietas Tanaman
Meremajakan Kebun Kelapa untuk Industri Bernilai Tinggi
Meremajakan Kebun Kelapa untuk Industri Bernilai Tinggi
Varietas Tanaman
Dari Rempah Dunia ke Kebun yang Rentan
Dari Rempah Dunia ke Kebun yang Rentan
Varietas Tanaman
Aren Minahasa: Akar Tradisi dan Ekonomi Rakyat
Aren Minahasa: Akar Tradisi dan Ekonomi Rakyat
Varietas Tanaman
Aroma Cengkeh dan Perjuangan Petani Menembus Pasar
Aroma Cengkeh dan Perjuangan Petani Menembus Pasar
Varietas Tanaman
Kopi Indonesia Naik Kelas: Inovasi, Entrepreneur, dan Nilai Tambah
Kopi Indonesia Naik Kelas: Inovasi, Entrepreneur, dan Nilai Tambah
Varietas Tanaman
Cokelat Specialty: Mendorong Kakao Berdaya Saing
Cokelat Specialty: Mendorong Kakao Berdaya Saing
Varietas Tanaman
Saatnya Kayu Manis Indonesia Laris di Pasar Global
Saatnya Kayu Manis Indonesia Laris di Pasar Global
Varietas Tanaman
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau