Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Tips Menanam Tomat Saat Musim Hujan agar Tak Gagal Panen

Kompas.com, 14 Januari 2023, 23:39 WIB
Sakina Rakhma Diah Setiawan

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Tanaman tomat cenderung mudah ditanam, baik saat musim kemarau maupun musim hujan. Akan tetapi, musim hujan dapat menyebabkan produksi buah tomat menurun, karena kelembapan tinggi sehingga infeksi penyakit meningkat.

Kondisi tersebut dapat menyebabkan tomat gagal berproduksi dan bahkan gagal panen. Oleh karena itu, dibutuhkan teknik budidaya tomat yang tepat agar tanaman tetap dapat berproduksi tinggi tanpa harus khawatir dengan intesitas hujan yang tinggi.

Dikutip dari laman Cybex Kementerian Pertanian RI, Sabtu (14/1/2023), berikut beberapa tips menanam tomat saat musim hujan agar tidak gagal panen.

Baca juga: Antigagal, Ini 9 Cara Menanam Tomat Dalam Pot

Ilustrasi hidroponik tomatFREEPIK/ALEKSANDARLITTLEWOLF Ilustrasi hidroponik tomat

1. Pilih varietas tomat tahan penyakit

Pilih varietas tomat yang tahan terhadap serangan beberapa penyakit, seperti hawar daun, bercak bakteri dan layu fusarium.

2. Perhatikan drainase

Lakukan perbaikan saluran drainase. Usahakan air tidak menggenang di sekitar tanaman.

Pasalnya, air yang menggenang akan menjadi pemicu berkembangnya hama dan penyakit terutama serangan penyakit layu.

3. Tinggikan bedengan

Biasanya tinggi bedengan pada musim kemarau adalah 50 cm. Adapun pada musim hujan, usahakan bedengan dibuat setinggi 70 cm.

Baca juga: 10 Tips Sukses Menanam Tomat di Dalam Ruangan agar Rajin Berbuah

4. Atur jarak tanam

Lalukan pengaturan jarak tanam saat menanam tomat di musim hujan. Atur jarak tanam 50 sampai 60 cm agar tanaman mendapatkan keluasan cahaya matahari.

Ilustrasi penggunaan mulsa plastik di lahan pertanian.WIKIMEDIA COMMONS/YIGAL SHARGIA Ilustrasi penggunaan mulsa plastik di lahan pertanian.

5. Gunakan mulsa plastik

Gunakan mulsa plastik hitam perak untuk mengontrol kelembapan tanah dan menguarangi penyebaran penyakit dari cipratan tanah yang terkena hujan, yang kemungkinan mengandung bibit penyakit.

6. Pestisida

Untuk mencapai keberhasilan budidaya tomat di musim hujan, gunakan pestisida yang tepat dengan perekat dan perata untuk efisiensi penggunaan pestisida.

Penggunaan perekat dan perata menjadikan pestisida mempunyai daya rekat daya sebar yang tinggi sehingga tidak mudah tercuci oleh air hujan.

Baca juga: 4 Kesalahan yang Umum Terjadi saat Menanam Tomat, Apa Saja?

7. Gunakan benih tomat yang adaptif terhadap musim hujan

Beberapa merek benih tomat yang cukup adaptif pada saat musim hujan antara lain tymoti, servo, tantyna, fortuna 23, diamona, dan royal 58.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Video Pilihan Video Lainnya >

Terkini Lainnya
Mengembalikan Daya Saing Teh di Pasar Global
Mengembalikan Daya Saing Teh di Pasar Global
Varietas Tanaman
Nilam, Masihkah Primadona?
Nilam, Masihkah Primadona?
Varietas Tanaman
Gambir: Komoditas Tua dari Sumatera yang Diam-Diam Diburu Industri Dunia
Gambir: Komoditas Tua dari Sumatera yang Diam-Diam Diburu Industri Dunia
Varietas Tanaman
Kakao Indonesia 2026: Menguatkan Hulu dan Menjaga Hilir
Kakao Indonesia 2026: Menguatkan Hulu dan Menjaga Hilir
Varietas Tanaman
Aren, Pohon Liar yang Menyimpan Masa Depan
Aren, Pohon Liar yang Menyimpan Masa Depan
Varietas Tanaman
Masa Depan Kelapa di Negeri Nyiur Melambai
Masa Depan Kelapa di Negeri Nyiur Melambai
Varietas Tanaman
Saat Kita Terlalu Bergantung pada Beras
Saat Kita Terlalu Bergantung pada Beras
Varietas Tanaman
Meraup Keuntungan dari Lada Lampung
Meraup Keuntungan dari Lada Lampung
Varietas Tanaman
Surplus Pangan, Mengapa Impor?
Surplus Pangan, Mengapa Impor?
Varietas Tanaman
Kopi dan Kakao Indonesia: Komoditas Ekspor yang Paling Dicari Dunia
Kopi dan Kakao Indonesia: Komoditas Ekspor yang Paling Dicari Dunia
Varietas Tanaman
Gula Aren dan Kebangkitan Ekonomi Desa Berbasis Agroforestri
Gula Aren dan Kebangkitan Ekonomi Desa Berbasis Agroforestri
Varietas Tanaman
Mete Indonesia Makin Berjaya di Pasar Internasional
Mete Indonesia Makin Berjaya di Pasar Internasional
Varietas Tanaman
Dari Kebun Kelapa dan Ladang Jagung Mereka Bangkit
Dari Kebun Kelapa dan Ladang Jagung Mereka Bangkit
Varietas Tanaman
Menguatkan Akar dan Menjahit Masa Depan: Arah Baru Perkebunan Nasional
Menguatkan Akar dan Menjahit Masa Depan: Arah Baru Perkebunan Nasional
Varietas Tanaman
Kopi dan Kayu Manis di Kerinci: Praktik Tumpangsari yang Menjaga Kebun Tetap Hidup
Kopi dan Kayu Manis di Kerinci: Praktik Tumpangsari yang Menjaga Kebun Tetap Hidup
Varietas Tanaman
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau