Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Buah Khas Ramadhan yang Cocok Menjadi Menu Buka Puasa

Kompas.com, 25 Maret 2023, 11:21 WIB
Add on Google
Siti Nur Aeni

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Saat Ramadhan, terdapat beberapa tradisi yang hanya ada di bulan ini. Contohnya ngabuburit dan mudik.

Selain itu, ada juga beberapa jenis buah yang lebih mudah dijumpai saat Ramadhan. Sebenarnya buah-buahan tersebut bisa dijumpai di luar bulan Ramadhan, hanya saja popularitasnya meningkat saat memasuki bulan suci.

Berikut ini kami rangkum beberapa buah khas Ramadhan yang bisa menjadi pilihan menu berbuka puasa.

Baca juga: Cara Budidaya Timun Suri, Buah yang Banyak Dijumpai saat Ramadhan

1. Kurma

Buah kurma sangat identik dengan Ramadhan. Biasanya, kurma dikonsumsi saat berbuka puasa.

ilustrasi kurma ajwah atau kurma ajwa.SHUTTERSTOCK/KAIRA DESIGNS ilustrasi kurma ajwah atau kurma ajwa.

Kandungan nutrisi buah ini sangat beragam. Maka dari itu, wajar jika buah ini memiliki banyak manfaat untuk kesehatan.

Dikutip dari Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Sabtu (25/3/2023), beberapa manfaat kurma antara lain; menetralkan racun, mematikan sel kanker, menguatkan saraf pendengaran, menguatkan saraf, melembutkan saluran darah, memelihara kesehatan usus, menguatkan gigi dan tulas, mengatasi anemia, dan lain sebagainya.

Selain memiliki banyak manfaat, rasa buah ini juga enak. Kurma memiliki rasa yang manis dan tekstur lembut.

Baca juga: Cara Menanam Blewah, Buah Populer yang Menyegarkan

2. Blewah

Blewah merupakan salah satu buah yang banyak dijumpai saat Ramadhan tiba. Buah ini memiliki rasa segar, sehingga cocok dinikmati saat buka puasa.

Blewah berbentuk bulat atau lonjong dengan kulit bergelombang. Buah ini masih satu keluarga dengan buah melon, sehingga bentuk dan teksturnya mirip.

3. Timun suri

Buah khas Ramadhan lainnya yaitu timun suri. Menurut penjelasan di Cybext Kementerian Pertanian, timun suri termasuk tanaman semusim yang banyak dijual saat Ramadhan.

Buah ini memiliki tekstur renyah dan rasa manis. Selain itu, buah ini juga mengandung air yang membuatnya terasa segar.

Baca juga: Simak, Cara Menanam Timun Suri agar Berbuah Banyak

Itulah beberapa buah khas di bulan Ramadhan. Selain ketiga buah yang sudah disebutkan, Anda juga bisa berbuka puasa dengan buah-buahan lain yang rasanya manis dan menyegarkan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Video Pilihan Video Lainnya >

Terkini Lainnya
Era Keemasan Baru Rempah Indonesia
Era Keemasan Baru Rempah Indonesia
Varietas Tanaman
Masa Depan Cerah Kakao Indonesia
Masa Depan Cerah Kakao Indonesia
Varietas Tanaman
Kelapa Genjah Kopyor: Agronomi, Rantai Nilai, dan Pengembangan
Kelapa Genjah Kopyor: Agronomi, Rantai Nilai, dan Pengembangan
Varietas Tanaman
Meremajakan Kebun Kelapa untuk Industri Bernilai Tinggi
Meremajakan Kebun Kelapa untuk Industri Bernilai Tinggi
Varietas Tanaman
Dari Rempah Dunia ke Kebun yang Rentan
Dari Rempah Dunia ke Kebun yang Rentan
Varietas Tanaman
Aren Minahasa: Akar Tradisi dan Ekonomi Rakyat
Aren Minahasa: Akar Tradisi dan Ekonomi Rakyat
Varietas Tanaman
Aroma Cengkeh dan Perjuangan Petani Menembus Pasar
Aroma Cengkeh dan Perjuangan Petani Menembus Pasar
Varietas Tanaman
Kopi Indonesia Naik Kelas: Inovasi, Entrepreneur, dan Nilai Tambah
Kopi Indonesia Naik Kelas: Inovasi, Entrepreneur, dan Nilai Tambah
Varietas Tanaman
Cokelat Specialty: Mendorong Kakao Berdaya Saing
Cokelat Specialty: Mendorong Kakao Berdaya Saing
Varietas Tanaman
Saatnya Kayu Manis Indonesia Laris di Pasar Global
Saatnya Kayu Manis Indonesia Laris di Pasar Global
Varietas Tanaman
Gambir dan Nilai Tambah yang Harus Diwujudkan
Gambir dan Nilai Tambah yang Harus Diwujudkan
Varietas Tanaman
Ketika Vanili Menjadi Harapan Petani
Ketika Vanili Menjadi Harapan Petani
Varietas Tanaman
Kayu Manis Kerinci dan Peluang Rempah Indonesia di Pasar Dunia
Kayu Manis Kerinci dan Peluang Rempah Indonesia di Pasar Dunia
Varietas Tanaman
Mengapa Anak Muda Enggan Menjadi Petani?
Mengapa Anak Muda Enggan Menjadi Petani?
Tips
Mengembalikan Daya Saing Teh di Pasar Global
Mengembalikan Daya Saing Teh di Pasar Global
Varietas Tanaman
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau