Penulis
Adas merupakan tanaman yang memerlukan banyak sinar matahari. Maka dari itu, pastikan area budidaya adas tidak ternaungi agar pertumbuhan dan produktivitas tanaman ini tidak terganggu.
Biasanya kita menjumpai kemangi di tanam dalam pot atau lahan terbuka. Tapi ternyata, tanaman ini bisa juga dibudidayakan pada sistem vertikultur.
Untuk menunjang pertumbuhan kemangi, jangan lupa mengatur pencahayaan dan memberikan nutrisi yang tepat.
Baca juga: Simak, Ini Cara Menanam Kemangi dari Biji
Ilustrasi taman vertikal, pemanfaatan taman vertikal untuk menanam sayuran. Kucai juga termasuk contoh tanaman vertikultur yang mudah ditanam. Sayuran ini bisa menghasilkan panen yang melimpah dan terus menerus.
Daun mint juga bisa dibudidayakan dengan sistem vertikultur. Cara menanam daun mint cukup mudah. Anda bisa menggunakan stek batang lalu tancapkan pada media tanam yang sudah disiapkan.
Peterseli tergolong tanaman yang mudah tumbuh. Tanaman ini juga toleran terhadap cuaca dingin maupun hangat.
Baca juga: Cara Menanam Kucai di Polybag, Bisa Dilakukan di Rumah
Peterseli bisa tumbuh dengan subur jika dirawat dengan baik. Selain ditanam dengan sistem vertikultur, tanaman ini juga cocok dibudidayakan menggunakan sistem aquaponik.
Selain 8 contoh tanaman vertikultur yang sudah disebutkan, masih ada beberapa jenis sayuran maupun buah yang bisa ditanam dengan sistem pertanian vertikal.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang