Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

3 Jenis Buah yang Bisa Ditanam dengan Sistem Hidroponik

Kompas.com, 4 April 2023, 12:33 WIB
Siti Nur Aeni

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Hidroponik adalah teknik budidaya tanaman yang tidak menggunakan tanah. Sebagai gantinya, media tanam yang digunakan bisa berupa rockwool, cocopeat, arang sekam, dan lain sebagainya.

Ada banyak jenis tanaman yang bisa dibudidayakan dengan sistem hidroponik, salah satunya tanaman buah. Dikutip dari buku Panen Hidroponik Buah & Sayuran Buah di Halaman Rumah, Selasa (4/4/2023), berikut ini jenis buah yang bisa ditanam dengan sistem hidroponik.

1. Melon

Jenis buah pertama yang bisa tumbuh pada sistem hidroponik yaitu melon. Tanaman ini akan tumbuh dengan baik pada lahan dengan ketinggian 250 hingga 700 meter di atas permukaan laut (mdpl).

Baca juga: Cara Menanam Melon Hidroponik, Bisa Menghasilkan Buah Berkualitas

Meskipun demikian, buah melon yang berasal dari ketinggian 250 meter ukurannya relatif lebih kecil. Selain memperhatikan ketinggian tempat, budidaya melon hidroponik juga harus mempertimbangkan tingkat kelembapan udara.

Tanaman melon akan tumbuh dengan baik pada area dengan kelembapan udara antara 50 hingga 70 persen. Suhu rata-rata lingkungan tumbuh juga mempengaruhi kualitas dari tanaman ini.

Kualitas buah akan semakin baik, jika ditanam pada tempat yang memiliki perbedaan suhu cukup signifikan antara siang dan malam. Suhu rata-rata yang sesuai untuk pertumbuhan melon antara 25 hingga 30 derajat Celcius.

Melon tergolong tanaman yang mudah dibudidayakan. Selain itu, masa panennya juga relatif singkat yaitu antara 3 hingga 4 bulan setelah tanam.

Ilustrasi timun suri. SHUTTERSTOCK/DUDI ISKANDAR Ilustrasi timun suri.

2. Timun suri

Selain melon, jenis buah lainnya yang bisa ditanam pada sistem hidroponik yaitu timun suri. Buah ini biasanya banyak dijumpai saat bulan Ramadan.

Baca juga: Cara Budidaya Timun Suri, Buah yang Banyak Dijumpai saat Ramadhan

Timun suri akan tumbuh dengan baik pada pada tempat dengan iklim kering. Tanaman ini memerlukan penyinaran matahari yang cukup dan suhu sekitar 21 hingga 25 derajat Celcius.

Ketinggian tempat yang sesuai untuk pertumbuhan timun suri antara 1000 hingga 1200 mdpl. Tanaman timun suri diketahui bisa dipanen beberapa kali dalam satu musim tanam.

Umumnya, tanaman ini bisa dipanen pada umur 60 sampai 70 hari setelah tanam.

3. Stroberi

Jenis buah yang bisa ditanam dengan sistem hidroponik berikutnya yaitu stroberi. Buah ini termasuk tanaman subtropis yang memerlukan udara dingin untuk tumbuh dan berkembang.

Maka dari itu, stroberi sangat cocok ditanam pada dataran tinggi dengan ketinggian 1000 sampai 1500 mdpl. Di daerah tropis seperti Indonesia, buah stroberi akan tumbuh dengan baik pada wilayah dengan suhu 17 sampai 20 derajat Celcius dan kelembapan 80 hingga 90 persen.

Baca juga: 5 Langkah Mudah Menanam Stroberi Hidroponik

Meskipun membutuhkan udara yang cukup dingin, tanaman ini tetap memerlukan penyinaran matahari 8 hingga 10 jam setiap harinya. Tanaman buah ini bisa dipanen saat berumur 2 hingga 4 bulan setelah tanam.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Video Pilihan Video Lainnya >

Terkini Lainnya
Sinergi SVLK-FSC Siap Bawa Produk Hutan Indonesia Kuasai Pasar Global
Sinergi SVLK-FSC Siap Bawa Produk Hutan Indonesia Kuasai Pasar Global
Varietas Tanaman
Kementrans Kembangkan Ubi Jalar Jadi Pangan Alternatif Selain Beras
Kementrans Kembangkan Ubi Jalar Jadi Pangan Alternatif Selain Beras
Varietas Tanaman
Bendungan Bulango Ulu Segera Tuntas, Panen Diprediksi 3 Kali Setahun
Bendungan Bulango Ulu Segera Tuntas, Panen Diprediksi 3 Kali Setahun
Varietas Tanaman
Bela Petani Sawit Swadaya, Pemkab Kotim dan Solidaridad Percepat Migrasi e-STDB
Bela Petani Sawit Swadaya, Pemkab Kotim dan Solidaridad Percepat Migrasi e-STDB
Varietas Tanaman
Way Apu Jadi Andalan Pertanian Maluku, Layani Irigasi 10.562 Hektar
Way Apu Jadi Andalan Pertanian Maluku, Layani Irigasi 10.562 Hektar
Varietas Tanaman
Dulu, Petani Perbatasan RI-Australia Panen Sekali Setahun, Kini 3 Kali
Dulu, Petani Perbatasan RI-Australia Panen Sekali Setahun, Kini 3 Kali
Varietas Tanaman
Tak Cuma Pertanian, Potensi Maritim hingga Perkebunan Digarap TEP
Tak Cuma Pertanian, Potensi Maritim hingga Perkebunan Digarap TEP
Varietas Tanaman
Pangkas Kriminalitas di Kebun Sawit, Paser Gratiskan BPJS Buruh Informal
Pangkas Kriminalitas di Kebun Sawit, Paser Gratiskan BPJS Buruh Informal
Varietas Tanaman
Pabrik Kelapa di Halmahera Utara Berpotensi Serap 20.000 Tenaga Kerja
Pabrik Kelapa di Halmahera Utara Berpotensi Serap 20.000 Tenaga Kerja
Varietas Tanaman
Lawan Rob, Warga Pekalongan Manfaatkan Tanah Wakaf untuk Pertanian
Lawan Rob, Warga Pekalongan Manfaatkan Tanah Wakaf untuk Pertanian
Varietas Tanaman
Kebutuhan Kelapa China 4 Miliar Butir, Halmahera Utara Siap Jadi Pemasok
Kebutuhan Kelapa China 4 Miliar Butir, Halmahera Utara Siap Jadi Pemasok
Varietas Tanaman
JIAT Rp 1,5 Miliar di Rote Ndao Layani 10 Hektar Lahan Pertanian
JIAT Rp 1,5 Miliar di Rote Ndao Layani 10 Hektar Lahan Pertanian
Varietas Tanaman
Ekspor Perkebunan Tumbuh Signifikan dan Dicari Pasar
Ekspor Perkebunan Tumbuh Signifikan dan Dicari Pasar
Varietas Tanaman
Swasembada Pangan dan Pertanian yang Berkelanjutan
Swasembada Pangan dan Pertanian yang Berkelanjutan
Varietas Tanaman
Reformasi Rantai Pasok Kakao
Reformasi Rantai Pasok Kakao
Varietas Tanaman
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau