Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Cara Menanam Catnip di Pot, Tanaman Herbal yang Kaya Manfaat

Kompas.com, 22 Agustus 2023, 22:51 WIB
Add on Google
Siti Nur Aeni

Penulis

Sumber The Spruce


JAKARTA, KOMPAS.com - Catnip adalah tanaman herbal dari keluarga mint yang berasal dari Asia dan Eropa. Tanaman ini memiliki aroma khas perpaduan antara mint dan lemon.

Tanaman ini erat kaitannya dengan kucing karena hewan bulu ini senang dengan aroma segar dari tanaman catnip. Bahkan, tanaman ini bisa membuat kucing berhalusinasi.

Sementara itu, pada manusia catnip memiliki beberapa manfaat seperti menenangkan tubuh, mengatasi insomnia, mengurangi gas dan kram perut, dan lain sebagainya. Bentuk yang cantik juga membuat tanaman ini cocok menjadi tanaman hias.

Dilansir dari The Spruce, Selasa (22/8/2023), berikut cara menanam catnip dengan mudah.

Baca juga: Cara Menanam Daun Mint di Pot dengan Benar agar Tumbuh Subur

Pemilihan lokasi tanam

Tanaman catnip sebaiknya ditanam pada area yang terkena sinar matahari dan berdrainase baik. tanaman juga sebaiknya tidak ternaungi dan ditanam pada daerah dengan iklim panas.

Ilustrasi tanaman catnip. SHUTTERSTOCK/ISLAVICEK Ilustrasi tanaman catnip.

Akan tetapi, catnip juga menyukai tempat teduh di sore harinya. Selain berdrainase baik, tanah dengan pH netral juga sesuai untuk menanam tanaman ini.

Cara menanam catnip di pot

Penanaman catnip bisa dilakukan di bedengan tanam atau pot. Penanaman catnip dalam pot dinilai lebih mudah.

Cara menanam catnip di pot diawali dengan mengisi pot dengan tanah liat tanpa pasir. Kemudian, buat lubang tanam dan tanam bibit catnip pada lubang tanam tersebut.

Perawatan tanaman

Tanaman catnip akan tumbuh dengan baik apabila dirawat dengan maksimal. Beberapa kegiatan perawatan catnip yang perlu dilakukan, seperti berikut:

Baca juga: Cara Menanam Daun Mint dari Biji dan Stek Batang

  • Penyiraman

Tanaman ini sebenarnya sangat toleran terhadap kekeringan. Maka dari itu, tanaman ini jangan sampai tergenang karena bisa membuat tanaman ini mati.

Akan tetapi, tanaman catnip tetap membutuhkan air. Oleh karena itu, saat media tanam terlihat kering segera lakukan penyiraman secukupnya.

  • Pemupukan

Jenis pupuk yang diberikan yaitu kompos. Pupuk tersebut bisa dicampurkan dalam media tanam. Setelah itu, tanaman catnip tidak memerlukan pupuk lain.

Panen

Tanaman catnip dipanen setelah mekar. Waktu panen yang paling tepat yaitu di pagi hari setelah embun kering.

Potong batang tanaman yang siap panen. Catnip bisa dikeringkan dan dimanfaatkan sebagai teh.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Video Pilihan Video Lainnya >

Terkini Lainnya
Swasembada Pangan dan Pertanian yang Berkelanjutan
Swasembada Pangan dan Pertanian yang Berkelanjutan
Varietas Tanaman
Reformasi Rantai Pasok Kakao
Reformasi Rantai Pasok Kakao
Varietas Tanaman
Menjaga Momentum Kopi Indonesia di Tengah Gejolak Global
Menjaga Momentum Kopi Indonesia di Tengah Gejolak Global
Varietas Tanaman
Nilai Tinggi Kelapa Aromatik di Pasar Global Premium
Nilai Tinggi Kelapa Aromatik di Pasar Global Premium
Varietas Tanaman
Kecubung: Antara Stigma dan Kekayaan Hayati Nusantara
Kecubung: Antara Stigma dan Kekayaan Hayati Nusantara
Varietas Tanaman
Era Keemasan Baru Rempah Indonesia
Era Keemasan Baru Rempah Indonesia
Varietas Tanaman
Masa Depan Cerah Kakao Indonesia
Masa Depan Cerah Kakao Indonesia
Varietas Tanaman
Kelapa Genjah Kopyor: Agronomi, Rantai Nilai, dan Pengembangan
Kelapa Genjah Kopyor: Agronomi, Rantai Nilai, dan Pengembangan
Varietas Tanaman
Meremajakan Kebun Kelapa untuk Industri Bernilai Tinggi
Meremajakan Kebun Kelapa untuk Industri Bernilai Tinggi
Varietas Tanaman
Dari Rempah Dunia ke Kebun yang Rentan
Dari Rempah Dunia ke Kebun yang Rentan
Varietas Tanaman
Aren Minahasa: Akar Tradisi dan Ekonomi Rakyat
Aren Minahasa: Akar Tradisi dan Ekonomi Rakyat
Varietas Tanaman
Aroma Cengkeh dan Perjuangan Petani Menembus Pasar
Aroma Cengkeh dan Perjuangan Petani Menembus Pasar
Varietas Tanaman
Kopi Indonesia Naik Kelas: Inovasi, Entrepreneur, dan Nilai Tambah
Kopi Indonesia Naik Kelas: Inovasi, Entrepreneur, dan Nilai Tambah
Varietas Tanaman
Cokelat Specialty: Mendorong Kakao Berdaya Saing
Cokelat Specialty: Mendorong Kakao Berdaya Saing
Varietas Tanaman
Saatnya Kayu Manis Indonesia Laris di Pasar Global
Saatnya Kayu Manis Indonesia Laris di Pasar Global
Varietas Tanaman
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau