Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Cara Menanam Lidah Buaya agar Cepat Besar

Kompas.com, 18 Agustus 2024, 10:03 WIB
Add on Google
Siti Nur Aeni

Penulis

Menanam lidah buaya di dalam ruangan

Apabila lidah buaya hendak ditanam di dalam ruangan, maka tanaman ini bisa ditumbuhkan di dalam pot. “Jika menanam lidah buaya di dalam pot, saya sarankan menggunakan pot terakota yang berpori agar air lebih mudah menguap,” kata McEnaney. 

Selain itu, McEnaney juga menyarankan untuk menggunakan tanah atau media tanam berdrainase baik agar tanaman lidah buaya tumbuh optimal. Adapun cara menanam lidah buaya agar cepat besar, seperti berikut:

  1. Isi pot dengan media tanam. 
  2. Tempatkan tanaman lidah buaya di tengah pot. 
  3. Isi lubang tanam dengan media tanam sampai akar tertutup sempurna. 
  4. Siram tanaman, pastikan air mengalir hingga ke akar dan tidak ada genangan. 

Baca juga: 8 Tips Merawat Tanaman Lidah Buaya agar Daunnya Tebal

Cara merawat lidah buaya

Menanam dengan benar saja tidak cukup. Tanaman ini tetap perlu dirawat agar cepat besar dan tumbuh sehat. Berikut cara merawat tanaman lidah buaya dengan tepat.

  • Melakukan penyiraman dengan seimbang

Ilustrasi tanaman lidah buaya.Shutterstock/Andi WG Ilustrasi tanaman lidah buaya.

Menyiram tanaman lidah buaya secara berlebihan bisa menyebabkan akar tanaman busuk. Baik menanam di dalam maupun luar ruangan, penting untuk melakukan pengujian tingkat kekeringan dan mengecek kelembapan tanah sebelum mulai menyiram tanaman. 

Chris Satch, dokter tanaman di Horti, menyarankan untuk menyiram tanaman lidah buaya saat tanah sudah benar-benar kering. 

Baca juga: Tips Menyiram Tanaman yang Benar dan Berimbang

  • Memastikan tanaman lidah buaya mendapatkan penyinaran yang optimal

Tanaman lidah buaya akan tumbuh dengan baik jika terkena banyak sinar matahari. Apabila ditanam di luar rumah, maka pastikan lidah buaya mendapatkan penyinaran matahari enam sampai delapan jam sehari.

Namun, apabila ditanam di dalam ruangan, pastikan lidah buaya mendapatkan penyinaran tidak langsung. Sebaiknya, tempatkan lidah buaya di dekat jendela agar tanaman tetap mendapatkan sinar matahari sepanjang hari. 

  • Menjaga agar suhu lingkungan tetap ideal

Lidah buaya memerlukan suhu yang lebih hangat dan tidak bisa beradaptasi di suhu dingin dalam waktu lama. Jadi, pastikan menanam lidah buaya saat cuaca sedang hangat agar pertumbuhannya maksimal. 

Baca juga: Panduan Pemupukan Tanaman Hias yang Benar

  • Memberikan pupuk sesuai kebutuhan

Tanaman lidah buaya sebenarnya hanya membutuhkan sedikit pupuk atau bahkan tidak sama sekali. Jika menanam tanaman di dalam ruangan, pemberian pupuk bisa dilakukan di awal penanaman. Sedangkan jika ditanam di luar ruangan, tanaman tidak perlu diberi pupuk. 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:

Video Pilihan Video Lainnya >

Terkini Lainnya
Ekspor Perkebunan Tumbuh Signifikan dan Dicari Pasar
Ekspor Perkebunan Tumbuh Signifikan dan Dicari Pasar
Varietas Tanaman
Swasembada Pangan dan Pertanian yang Berkelanjutan
Swasembada Pangan dan Pertanian yang Berkelanjutan
Varietas Tanaman
Reformasi Rantai Pasok Kakao
Reformasi Rantai Pasok Kakao
Varietas Tanaman
Menjaga Momentum Kopi Indonesia di Tengah Gejolak Global
Menjaga Momentum Kopi Indonesia di Tengah Gejolak Global
Varietas Tanaman
Nilai Tinggi Kelapa Aromatik di Pasar Global Premium
Nilai Tinggi Kelapa Aromatik di Pasar Global Premium
Varietas Tanaman
Kecubung: Antara Stigma dan Kekayaan Hayati Nusantara
Kecubung: Antara Stigma dan Kekayaan Hayati Nusantara
Varietas Tanaman
Era Keemasan Baru Rempah Indonesia
Era Keemasan Baru Rempah Indonesia
Varietas Tanaman
Masa Depan Cerah Kakao Indonesia
Masa Depan Cerah Kakao Indonesia
Varietas Tanaman
Kelapa Genjah Kopyor: Agronomi, Rantai Nilai, dan Pengembangan
Kelapa Genjah Kopyor: Agronomi, Rantai Nilai, dan Pengembangan
Varietas Tanaman
Meremajakan Kebun Kelapa untuk Industri Bernilai Tinggi
Meremajakan Kebun Kelapa untuk Industri Bernilai Tinggi
Varietas Tanaman
Dari Rempah Dunia ke Kebun yang Rentan
Dari Rempah Dunia ke Kebun yang Rentan
Varietas Tanaman
Aren Minahasa: Akar Tradisi dan Ekonomi Rakyat
Aren Minahasa: Akar Tradisi dan Ekonomi Rakyat
Varietas Tanaman
Aroma Cengkeh dan Perjuangan Petani Menembus Pasar
Aroma Cengkeh dan Perjuangan Petani Menembus Pasar
Varietas Tanaman
Kopi Indonesia Naik Kelas: Inovasi, Entrepreneur, dan Nilai Tambah
Kopi Indonesia Naik Kelas: Inovasi, Entrepreneur, dan Nilai Tambah
Varietas Tanaman
Cokelat Specialty: Mendorong Kakao Berdaya Saing
Cokelat Specialty: Mendorong Kakao Berdaya Saing
Varietas Tanaman
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau