Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Cara Mengatasi Busuk Akar dan Daun Aglonema

Kompas.com - 24/09/2022, 12:47 WIB
Siti Nur Aeni ,
Sakina Rakhma Diah Setiawan

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Aglonema merupakan tanaman hias yang tidak berkayu. Seluruh bagian tanaman ini mengandung air, sehingga mudah mengalami busuk.

Bagian yang sering mengalami busuk yaitu pada akar dan daun. Busuk pada akar dan daun aglonema biasanya disebabkan oleh jamur dan bakteri.

Jika tidak segera ditangani, maka gejalanya akan menyebar ke bagian lain dan menyebabkan tanaman mati. Dikutip dari Buku Pintar Tanaman Hias, Sabtu (24/9/2022), berikut cara mengatasi busuk akar dan daun aglonema yang efektif.

Baca juga: Cara Menanam Bonggol Aglonema agar Pertumbuhannya Bagus

Ilustrasi tanaman hias Aglonema Lady Valentine. SHUTTERSTOCK/MID TRAN DESIGNER Ilustrasi tanaman hias Aglonema Lady Valentine.

Penyakit busuk akibat bakteri

Bakteri yang biasanya menyerang tanaman aglonema yaitu Erwina coratovora. Bakteri ini bisa menyebabkan kerusakan pada daun dan tangkai.

Daun dan tangkai yang terserang akan rusak, berlendir, berubah warna menjadi coklat, dan megeluarkan aroma busuk. Apabila tidak segera diatasi, maka jaringan pada bagian yang terserang akan rusak.

Pengendalian penyakit ini dengan menyemptotkan bakterisida seperti Vinegar Silition atau Agrept sesuai sosis yang dianjurkan. Bagian yang bergejala juga harus dipotong dan dimusnahkan agar tidak menular ke bagian tanaman lain.

Baca juga: Tips Menanam Aglonema agar Tumbuh Subur dan Berdaun Banyak

Sementara itu, upaya pencegahan yang bisa dilakukan agar aglonema tidak terserang bakteri ini yaitu dengan memberikan jarak antar pot, tidak menyiram air secara berlebih, dan memastikan drainase dalam kondisi yang baik.

Penyakit busuk akar

Penyakit busuk akar aglonema disebabkan oleh jamur Phytium. Jamur tersebut membuat tanaman tumbuh tidak normal serta menyebabkan daun muda tumbuh kerdil dan menguning.

Halaman:

Video Pilihan Video Lainnya >

Terkini Lainnya

Serat Alam dan Potensi Pengembangannya

Serat Alam dan Potensi Pengembangannya

Varietas Tanaman
Menjadikan Indonesia Pusat Hilirisasi Kelapa Dunia

Menjadikan Indonesia Pusat Hilirisasi Kelapa Dunia

Varietas Tanaman
'Superfood' Daun Kelor: Nilai Gizi, Ekonomi, dan Lingkungan

"Superfood" Daun Kelor: Nilai Gizi, Ekonomi, dan Lingkungan

Varietas Tanaman
Peluang Budidaya Kurma di Indonesia: Teknologi dan Kisah Sukses

Peluang Budidaya Kurma di Indonesia: Teknologi dan Kisah Sukses

Varietas Tanaman
Purwoceng, Ginseng Lokal Bernilai Tinggi

Purwoceng, Ginseng Lokal Bernilai Tinggi

Varietas Tanaman
Manfaat Ekonomi dan Lingkungan Serai Wangi

Manfaat Ekonomi dan Lingkungan Serai Wangi

Varietas Tanaman
Kakao Indonesia: Dari Potensi Lokal ke Produk Premium Dunia

Kakao Indonesia: Dari Potensi Lokal ke Produk Premium Dunia

Varietas Tanaman
Sensasi Pedas Jaman Majapahit: Memanfaatkan Kembali Cabai Jawa

Sensasi Pedas Jaman Majapahit: Memanfaatkan Kembali Cabai Jawa

Varietas Tanaman
Pala: Warisan Nusantara Menuju Pemanfaatan Global

Pala: Warisan Nusantara Menuju Pemanfaatan Global

Varietas Tanaman
Anggur Muscat dan Keberpihakan pada Buah Lokal

Anggur Muscat dan Keberpihakan pada Buah Lokal

Varietas Tanaman
Mengenal Gula Bit: Inovasi Pemanis

Mengenal Gula Bit: Inovasi Pemanis

Varietas Tanaman
Peluang Stevia dalam Diversifikasi Industri Gula

Peluang Stevia dalam Diversifikasi Industri Gula

Varietas Tanaman
Mengoptimalkan Keunggulan Tanaman Obat Indonesia

Mengoptimalkan Keunggulan Tanaman Obat Indonesia

Varietas Tanaman
Menggali Peluang Ekonomi dan Manfaat Kayu Manis

Menggali Peluang Ekonomi dan Manfaat Kayu Manis

Varietas Tanaman
Kacang Mete: Komoditas Potensial di Lahan Marginal

Kacang Mete: Komoditas Potensial di Lahan Marginal

Varietas Tanaman
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau