Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Cara Menanam Daun Bawang Sisa Dapur, Mudah dan Praktis

Kompas.com - 28/06/2023, 21:49 WIB
Siti Nur Aeni

Penulis

Sumber Dengarden

JAKARTA, KOMPAS.com - Daun bawang merupakan salah satu sayuran yang mudah ditanam. Bahkan, daun bawang sisa dapur masih bisa ditanam dengan mudah.

Cara ini bisa mengurangi sampah sekaligus menghemat pengeluaran. Dikutip dari Dengarden, Rabu (28/6/2023), berikut ini cara menanam daun bawang sisa dapur dengan mudah.

Siapkan alat dan bahan

Sebelum mulai menanam, ada beberapa alat dan bahan yang perlu disiapkan. Beberapa alat dan bahan yang dibutuhkan, seperti berikut:

  • Polybag atau pot.
  • Tanah yang berkualitas dan subur.
  • Bonggol daun bawang sisa dapur

Baca juga: Simak, Ini Cara Menanam Daun Bawang di Rumah

Ilustrasi menanam daun bawang di pot.SHUTTERSTOCK/YULIA RANEVA Ilustrasi menanam daun bawang di pot.

Cara menanam daun bawang sisa dapur

Sebelum ditanam, pastikan akar daun bawang dalam kondisi utuh. Semakin panjang akarnya, semakin baik pertumbuhanya.

Setelah mendapatkan daun bawang berkualitas, potong daun bawang sekitar 1 sampai 2 inci dari bagian bawah. Bagian ini yang nantinya akan ditanam di pot.

Lalu, isi pot dengan media tanam berkualitas. Ratakan tanah dalam pot dan buat lubang tanam. Selanjutnya, letakkan bonggol daun bawang dan tutup dengan tanah. Lakukan penyiraman sampai media tanam lembap.

Panen daun bawang

Setelah beberapa minggu, daun bawang akan tumbuh tinggi dan siap dipanen. Cara panennya cukup mudah, Anda hanya perlu memotong daun bawang bagian atas dan sisakan ¼ sampai ½ inci.

Baca juga: Cara Menanam Daun Bawang di Pot, Mudah dan Praktis

Sisa daun bawang yang masih tertanam dapat tumbuh lagi apabila dirawat dengan baik. Maka dari itu, lakukan perawatan secara rutin agar daun bawang bisa tumbuh dan dipanen terus menerus.

 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.


Video Pilihan Video Lainnya >

Terkini Lainnya

Menjadikan Indonesia Pusat Hilirisasi Kelapa Dunia

Menjadikan Indonesia Pusat Hilirisasi Kelapa Dunia

Varietas Tanaman
'Superfood' Daun Kelor: Nilai Gizi, Ekonomi, dan Lingkungan

"Superfood" Daun Kelor: Nilai Gizi, Ekonomi, dan Lingkungan

Varietas Tanaman
Peluang Budidaya Kurma di Indonesia: Teknologi dan Kisah Sukses

Peluang Budidaya Kurma di Indonesia: Teknologi dan Kisah Sukses

Varietas Tanaman
Purwoceng, Ginseng Lokal Bernilai Tinggi

Purwoceng, Ginseng Lokal Bernilai Tinggi

Varietas Tanaman
Manfaat Ekonomi dan Lingkungan Serai Wangi

Manfaat Ekonomi dan Lingkungan Serai Wangi

Varietas Tanaman
Kakao Indonesia: Dari Potensi Lokal ke Produk Premium Dunia

Kakao Indonesia: Dari Potensi Lokal ke Produk Premium Dunia

Varietas Tanaman
Sensasi Pedas Jaman Majapahit: Memanfaatkan Kembali Cabai Jawa

Sensasi Pedas Jaman Majapahit: Memanfaatkan Kembali Cabai Jawa

Varietas Tanaman
Pala: Warisan Nusantara Menuju Pemanfaatan Global

Pala: Warisan Nusantara Menuju Pemanfaatan Global

Varietas Tanaman
Anggur Muscat dan Keberpihakan pada Buah Lokal

Anggur Muscat dan Keberpihakan pada Buah Lokal

Varietas Tanaman
Mengenal Gula Bit: Inovasi Pemanis

Mengenal Gula Bit: Inovasi Pemanis

Varietas Tanaman
Peluang Stevia dalam Diversifikasi Industri Gula

Peluang Stevia dalam Diversifikasi Industri Gula

Varietas Tanaman
Mengoptimalkan Keunggulan Tanaman Obat Indonesia

Mengoptimalkan Keunggulan Tanaman Obat Indonesia

Varietas Tanaman
Menggali Peluang Ekonomi dan Manfaat Kayu Manis

Menggali Peluang Ekonomi dan Manfaat Kayu Manis

Varietas Tanaman
Kacang Mete: Komoditas Potensial di Lahan Marginal

Kacang Mete: Komoditas Potensial di Lahan Marginal

Varietas Tanaman
Mengembalikan Kejayaan Industri Teh Indonesia

Mengembalikan Kejayaan Industri Teh Indonesia

Varietas Tanaman
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau