Varietas padi unggulan nasional lainnya yaitu IR64. Tanaman ini bisa dipanen setelah berumur 115 HST. Bentuk tanaman tegak dan anakan yang banyak.
IR64 diketahui tahan terhadap wereng coklat biotipe 1,2,3 dan wereng hijau, agak tahan bakteri busuk daun, serta agak tahan virus kerdil.
Ilustrasi tanaman padi.Jenis tanaman padi lainnya yang populer yaitu Rojolele. Tanaman ini memiliki anakan produktif yang tidak terlalu banyak, namun keunggulan seperti tahan rontok dan peka terhadap wereng coklat.
Baca juga: Cara Membuat Pestisida Nabati dari Daun Sirsak untuk Basmi Hama Padi
Pandan Wangi juga termasuk varietas unggulan yang banyak ditanam petani padi di Indonesia. Tanaman ini memiliki umur tanam 155 hari dengan anakan produktif sekitar 15-18 batang. Pandan wangi menghasilkan nasi yang pulen dan rasanya relatif enak.
Jenis tanaman padi selanjutnya yang termasuk varietas unggul yaitu Inpago Unsoed 1. Varietas ini berasal dari persilangan Poso dan Mentik Wangi.
Inpago Unsoed 1 memiliki umur tanaman 110 hari dengan jumlah anakan produktif 16 batang. Varietas ini tahan terhadap penyakit blas 13 dan bisa ditanam di lahan kering dataran rendah hingga sedang kurang dari 700 meter di atas permukaan laut.
Baca juga: Daftar Gulma pada Tanaman Padi yang Merugikan
Itulah sejumlah varietas tanaman padi yang ada di Indonesia. Selain varietas yang sudah disebutkan sebelumnya, sebenarnya masih banyak varietas lain yang pernah di lepas Kementerian Pertanian Indonesia.
Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.