Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Simak, Cara Menanam Kacang Merah yang Benar

Kompas.com, 6 November 2022, 14:18 WIB
Siti Nur Aeni

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Kacang merah atau Phaseolus vulgaris L. adalah jenis kacang-kacangan yang memiliki banyak manfaat untuk tubuh. Kacang ini bisa diolah menjadi berbagai jenis makanan atau minuman.

Peminat kacang merah yang cukup tinggi, membuat banyak petani tertarik untuk menanam kacang merah. Dilansir dari Cybext Kementerian Pertanian, Minggu (6/11/2022), berikut tata cara menanam kacang merah agar pertumbuhan dan produktivitasnya optimal.

Baca juga: Cara Budidaya Kacang Koro Pedang agar Hasilnya Menguntungkan

Syarat tumbuh tanaman

Ilustrasi kacang merahFREEPIK/jcomp Ilustrasi kacang merah

Kacang merah cocok ditanam ditanam di dataran tinggi karena memiliki iklim sejuk dan curah hujan tinggi yang menunjang pertumbuhan tanaman ini. Sementara itu, suhu udara yang menjadi syarat tumbuh tanaman ini yaitu antara 20 sampai 25 derajat Celcius.

Menyiapkan benih

Benih kacang merah bisa didapatkan dengan dua cara, yakni membeli di toko pertanian atau menggunakan biji kacang merah hasil budidaya sebelumnya.

Jika Anda memilih cara yang kedua, maka pastikan biji kacang merah diambil dari tanaman kacang merah yang sudah tua. Pilih juga biji terbaik yang tidak cacat dan tidak terserang hama maupun penyakit.

Baca juga: Pedoman Budidaya Kacang Tanah yang Mudah Dilakukan

Penanaman

Kacang merah bisa ditanam di lahan sawah atau lahan pertanian biasa. Menanam kacang merah di sawah dapat dilakukan saat musim kemarau.

Untuk lahan pertanian biasa, sebelum penanaman harus digemburkan terlebih dahulu dan dibuat bedengan. Setelah itu, buat lubang tanam sedalam 4 cm menggunakan tugal.

Masukkan pupuk kandang ke dalam lubang tanam dan biarkan selama 2 hari. Kemudian letakkan 2 benih kacang merah dalam satu lubang tanam.

Pemupukan

Pemupukan umumnya dilakukan secara bertahap dari awal penanaman sampai masa produktif tanaman. Pada awal penanaman, diberikan pupuk dasar.

Pada 21 hari setelah pemupukan dasar, tanaman kacang merah kembali di pupuk untuk merangsang pertumbuhan. Jenis pupuk yang diberikan saat pemupukan susulan yaitu pupuk organik dan kimia.

Baca juga: Cara Budidaya Kacang Hijau di Sawah

Penyiraman

kacang merahFREEPIK/jcomp kacang merah

Di awal penanaman, kacang merah memerlukan air yang cukup. Biasanya, kacang merah disiram 2 kali sehari supaya kelembapan tanahnya terjaga.

Akan tetapi, ketika musim hujan, penyiraman dikurangi karena ketersediaan airnya sudah melimpah. Ketika musim hujan, pastikan bedengan tidak tergenang.

Penyulaman

Tanaman yang pertumbuhannya tidak normal atau mati, segera ganti dengan tanaman baru yang sehat. Dengan kegiatan penyulaman, maka populasi tanaman dalam satu lahan tetap terjaga.

Baca juga: Simak, Cara Menanam Kacang Tanah yang Benar

Penyiangan

Penyiangan adalah kegiatan membersihkan gulma yang tumbuh di sekitar area budidaya. Kegiatan ini bertujuan untuk mengurangi persaingan antara gulma dengan tanaman budidaya.

Pengendalian hama dan penyakit

Pengendalian hama dan penyakit tanaman dapat dilakukan dengan cara mengaplikasikan pestisida. Akan tetapi, aplikasi pestisida harus tetap sesuai anjuran agar tidak menyebabkan dampak negatif untuk lingkungan.

Panen

Umumnya, kacang merah bisa dipanen saat berumur 2 bulan setelah tanam. Ciri-ciri tanaman kacang merah yang siap panen yaitu kulit polong terlihat atau terasa kasar, polong belum menonjol, dan warna polongnya kusam.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Video Pilihan Video Lainnya >

Terkini Lainnya
Masa Depan Cerah Kakao Indonesia
Masa Depan Cerah Kakao Indonesia
Varietas Tanaman
Kelapa Genjah Kopyor: Agronomi, Rantai Nilai, dan Pengembangan
Kelapa Genjah Kopyor: Agronomi, Rantai Nilai, dan Pengembangan
Varietas Tanaman
Meremajakan Kebun Kelapa untuk Industri Bernilai Tinggi
Meremajakan Kebun Kelapa untuk Industri Bernilai Tinggi
Varietas Tanaman
Dari Rempah Dunia ke Kebun yang Rentan
Dari Rempah Dunia ke Kebun yang Rentan
Varietas Tanaman
Aren Minahasa: Akar Tradisi dan Ekonomi Rakyat
Aren Minahasa: Akar Tradisi dan Ekonomi Rakyat
Varietas Tanaman
Aroma Cengkeh dan Perjuangan Petani Menembus Pasar
Aroma Cengkeh dan Perjuangan Petani Menembus Pasar
Varietas Tanaman
Kopi Indonesia Naik Kelas: Inovasi, Entrepreneur, dan Nilai Tambah
Kopi Indonesia Naik Kelas: Inovasi, Entrepreneur, dan Nilai Tambah
Varietas Tanaman
Cokelat Specialty: Mendorong Kakao Berdaya Saing
Cokelat Specialty: Mendorong Kakao Berdaya Saing
Varietas Tanaman
Saatnya Kayu Manis Indonesia Laris di Pasar Global
Saatnya Kayu Manis Indonesia Laris di Pasar Global
Varietas Tanaman
Gambir dan Nilai Tambah yang Harus Diwujudkan
Gambir dan Nilai Tambah yang Harus Diwujudkan
Varietas Tanaman
Ketika Vanili Menjadi Harapan Petani
Ketika Vanili Menjadi Harapan Petani
Varietas Tanaman
Kayu Manis Kerinci dan Peluang Rempah Indonesia di Pasar Dunia
Kayu Manis Kerinci dan Peluang Rempah Indonesia di Pasar Dunia
Varietas Tanaman
Mengapa Anak Muda Enggan Menjadi Petani?
Mengapa Anak Muda Enggan Menjadi Petani?
Tips
Mengembalikan Daya Saing Teh di Pasar Global
Mengembalikan Daya Saing Teh di Pasar Global
Varietas Tanaman
Nilam, Masihkah Primadona?
Nilam, Masihkah Primadona?
Varietas Tanaman
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau