Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pasca-panen Tanaman Buah-buahan, agar Kualitasnya Tetap Terjaga

Kompas.com, 21 Desember 2022, 11:57 WIB
Add on Google
Siti Nur Aeni

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Pasca panen tanaman buah-buahan perlu diperhatikan dengan baik agar kualitas buah tidak berubah sampai ke tangan konsumen. Setelah panen, kegiatan pasca panen buah yang perlu dilakukan, antara lain; pengumpulan buah, pencucian, pengemasan, pelilinan, pemeraman, penyimpanan, dan pengangkutan.

Dikutip dari Cybext Kementerian Pertanian, Rabu (21/12/2022), berikut penjelasan selengkapnya.

Pengumpulan

Kegiatan pasca panen tanaman buah-buahan yang pertama yaitu pengumpulan. Kegiatan ini bertujuan untuk menjaga buah dari kerusakan fisik.

Baca juga: Cara Panen dan Pasca Panen Alpukat agar Kualitasnya Tidak Menurun

Saat pengangkutan, lakukan juga penyortiran buah untuk memisahkan buah yang kualitasnya baik dengan buah yang rusak.

buah jerukJen Gunter/ Unsplash buah jeruk

Pencucian

Setelah terpilih buah dengan kualitas terbaik, buah dicuci sampai bersih. Anda bisa menambahkan klorin dalam air untuk membunuh mikroba pada buah setelah itu, bilas menggunakan air bersih dan tiriskan. Selain itu, lakukan juga grading untuk mengelompokkan buah berdasarkan bobot dan ukuran buah.

Pengemasan

Pengemasan berguna untuk memudahkan pengangkutan dan melindungi buah dari kerusakan fisik. Akan tetapi, pengemasan tidak boleh menghambat keluarnya panas.

Baca juga: Panen dan Pasca Panen Melon agar Kualitasnya Tetap Terjaga

Selain itu, pengemasan juga harus bisa menahan beban tumpukan selama penyimpanan. Bahan pengemasan bisa terbuat dari kayu, rotan, bambu, maupun karton bergelombang.

Pelilinan

Pelilinan menjadi tahapan pasca panen tanaman buah-buahan berikutnya. Pelilinan berguna untuk mengurangi kehilangan air, meningkatkan umur simpan, mengurangi perkembangan patogen penyebab penyakit pasca panen, melindungi buah dari luka, dan memperbaiki penampilan buah.

Ilustrasi buah pisang yang sudah masak.PIXABAY/GUILHERME MACHADO Ilustrasi buah pisang yang sudah masak.

Penyimpanan

Penyimpanan buah harus diperhatikan dengan benar agar kesegaran buah terjaga. Metode penyimpanan yang baik yaitu dengan meletakkan buah dalam gudang pendingin.

Suhu tempat penyimpanan harus diatur berdasarkan komoditasnya. Dengan demikian, kesegaran dan kualitas buah tetap terjaga dengan baik.

Baca juga: 5 Tahapan Pasca Panen Buah Pisang agar Kualitasnya Terjaga

Pengangkutan

Dalam mengangkut buah, sebaiknya perhatikan karakteristik produk, lama perjalanan, dan alat yang digunakan untuk mengangkut produk tersebut.

Pastikan juga buah tidak terkena sinar matahari langsung agar kesegarannya tidak hilang. Selama pengangkutan, jaga buah agar tidak terkena benturan maupun gesekan benda lain yang bisa menimbulkan kerusakan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Video Pilihan Video Lainnya >

Terkini Lainnya
Swasembada Pangan dan Pertanian yang Berkelanjutan
Swasembada Pangan dan Pertanian yang Berkelanjutan
Varietas Tanaman
Reformasi Rantai Pasok Kakao
Reformasi Rantai Pasok Kakao
Varietas Tanaman
Menjaga Momentum Kopi Indonesia di Tengah Gejolak Global
Menjaga Momentum Kopi Indonesia di Tengah Gejolak Global
Varietas Tanaman
Nilai Tinggi Kelapa Aromatik di Pasar Global Premium
Nilai Tinggi Kelapa Aromatik di Pasar Global Premium
Varietas Tanaman
Kecubung: Antara Stigma dan Kekayaan Hayati Nusantara
Kecubung: Antara Stigma dan Kekayaan Hayati Nusantara
Varietas Tanaman
Era Keemasan Baru Rempah Indonesia
Era Keemasan Baru Rempah Indonesia
Varietas Tanaman
Masa Depan Cerah Kakao Indonesia
Masa Depan Cerah Kakao Indonesia
Varietas Tanaman
Kelapa Genjah Kopyor: Agronomi, Rantai Nilai, dan Pengembangan
Kelapa Genjah Kopyor: Agronomi, Rantai Nilai, dan Pengembangan
Varietas Tanaman
Meremajakan Kebun Kelapa untuk Industri Bernilai Tinggi
Meremajakan Kebun Kelapa untuk Industri Bernilai Tinggi
Varietas Tanaman
Dari Rempah Dunia ke Kebun yang Rentan
Dari Rempah Dunia ke Kebun yang Rentan
Varietas Tanaman
Aren Minahasa: Akar Tradisi dan Ekonomi Rakyat
Aren Minahasa: Akar Tradisi dan Ekonomi Rakyat
Varietas Tanaman
Aroma Cengkeh dan Perjuangan Petani Menembus Pasar
Aroma Cengkeh dan Perjuangan Petani Menembus Pasar
Varietas Tanaman
Kopi Indonesia Naik Kelas: Inovasi, Entrepreneur, dan Nilai Tambah
Kopi Indonesia Naik Kelas: Inovasi, Entrepreneur, dan Nilai Tambah
Varietas Tanaman
Cokelat Specialty: Mendorong Kakao Berdaya Saing
Cokelat Specialty: Mendorong Kakao Berdaya Saing
Varietas Tanaman
Saatnya Kayu Manis Indonesia Laris di Pasar Global
Saatnya Kayu Manis Indonesia Laris di Pasar Global
Varietas Tanaman
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau