Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

5 Cara Mengendalikan Ulat Grayak Bawang Merah

Kompas.com - 28/01/2023, 11:27 WIB
Siti Nur Aeni

Penulis

Induk ngengat jantan yang terjebak dan mati, tidak dapat berkembangbiak dengan ngengat betina. Oleh karena itu, hama ulat grayak tidak berkembang luas.

3. Pengendalian secara manual

Cara mengendalikan ulat grayak bawang merah dapat dilakukan secara manual. Daun bawang merah yang terserang ulat grayak dan terdapat larva ulat, diambil secara manual menggunakan tangan.

Daun dan ulat grayak tersebut dikumpulkan dalam satu wadah plastik yang rapat, sehingga ulat grayak tidak dapat kabur dan akan mati.

Baca juga: Gejala dan Cara Mengendalikan Penyakit Moler Bawang Merah

4. Rotasi tanaman

Ilustrasi bibit bawang merahPixabay/Ashish_Choudhary Ilustrasi bibit bawang merah

Penyebaran dan perkembangan ulat grayak harus diputus, supaya tidak menjadi hama endemik pada lahan tersebut. Pemutusan siklus hama ini dapat dilakukan dengan rotasi tanaman.

Rotasi tanaman merupakan pergantian jenis tanaman yang dibudidayakan pada lahan yang sama. Tanaman yang dapat dirotasi dengan bawang merah seperti jagung manis, terong, melon dan jenis tanaman selain umbi lainnya.

5. Penyemprotan insektisida kimia

Apabila serangan ulat grayak semakin banyak, dan sudah sulit dikendalikan. Lakukanlah penyemprotan menggunakan insektisida kimia.

Baca juga: Cara Merawat Bawang Merah agar Tumbuh Subur dan Panennya Melimpah

Gunakanlah insektisida dengan jenis yang sesuai dan dosis yang benar. Insektisida berbahan aktif Chlorfenapyr dan Flufenoxuron seperti dapat disemprotkan pada tanaman bawang merah yang terserang. Semprotkan insektisida secara berkala, sampai ulat grayak sudah tidak menyerang lagi.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Halaman:

Video Pilihan Video Lainnya >

Terkini Lainnya

Serat Alam dan Potensi Pengembangannya

Serat Alam dan Potensi Pengembangannya

Varietas Tanaman
Menjadikan Indonesia Pusat Hilirisasi Kelapa Dunia

Menjadikan Indonesia Pusat Hilirisasi Kelapa Dunia

Varietas Tanaman
'Superfood' Daun Kelor: Nilai Gizi, Ekonomi, dan Lingkungan

"Superfood" Daun Kelor: Nilai Gizi, Ekonomi, dan Lingkungan

Varietas Tanaman
Peluang Budidaya Kurma di Indonesia: Teknologi dan Kisah Sukses

Peluang Budidaya Kurma di Indonesia: Teknologi dan Kisah Sukses

Varietas Tanaman
Purwoceng, Ginseng Lokal Bernilai Tinggi

Purwoceng, Ginseng Lokal Bernilai Tinggi

Varietas Tanaman
Manfaat Ekonomi dan Lingkungan Serai Wangi

Manfaat Ekonomi dan Lingkungan Serai Wangi

Varietas Tanaman
Kakao Indonesia: Dari Potensi Lokal ke Produk Premium Dunia

Kakao Indonesia: Dari Potensi Lokal ke Produk Premium Dunia

Varietas Tanaman
Sensasi Pedas Jaman Majapahit: Memanfaatkan Kembali Cabai Jawa

Sensasi Pedas Jaman Majapahit: Memanfaatkan Kembali Cabai Jawa

Varietas Tanaman
Pala: Warisan Nusantara Menuju Pemanfaatan Global

Pala: Warisan Nusantara Menuju Pemanfaatan Global

Varietas Tanaman
Anggur Muscat dan Keberpihakan pada Buah Lokal

Anggur Muscat dan Keberpihakan pada Buah Lokal

Varietas Tanaman
Mengenal Gula Bit: Inovasi Pemanis

Mengenal Gula Bit: Inovasi Pemanis

Varietas Tanaman
Peluang Stevia dalam Diversifikasi Industri Gula

Peluang Stevia dalam Diversifikasi Industri Gula

Varietas Tanaman
Mengoptimalkan Keunggulan Tanaman Obat Indonesia

Mengoptimalkan Keunggulan Tanaman Obat Indonesia

Varietas Tanaman
Menggali Peluang Ekonomi dan Manfaat Kayu Manis

Menggali Peluang Ekonomi dan Manfaat Kayu Manis

Varietas Tanaman
Kacang Mete: Komoditas Potensial di Lahan Marginal

Kacang Mete: Komoditas Potensial di Lahan Marginal

Varietas Tanaman
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau