Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Cara Menanam Cengkeh di Pot, Solusi untuk Lahan Sempit

Kompas.com - 04/02/2023, 20:23 WIB
Siti Nur Aeni

Penulis

 

Penyiapan media tanam dan penanaman

Tahapan budidaya cengkeh berikutnya yaitu menyiapkan media tanam. Media tanam yang digunakan harus dapat memenuhi semua kebutuhan nutrisi yang dibutuhkan oleh tanaman cengkeh. Adapun cara menanam cengkeh di pot, seperti berikut:

  1. Siapkan alat dan bahan yang dibutuhkan seperti cangkul, pot, selang penyiram, tanah, pupuk kandang, dan bibit cengkeh.
  2. Campurkan tanah dan pupuk kandang secara merata dengan perbandingan 1:1.
  3. Masukan campuran tersebut ke dalam pot sampai penuh.
  4. Buatlah lubang tanam pada media tanam sedalam 5 sampai 10 cm.
  5. Masukan satu bibit cengkeh kedalam lubang tanam dan tutup dengan tanah.
  6. Lakukan perawatan secara rutin.

Baca juga: Simak, Ini Cara Menanam Lada Panjat yang Benar

Ilustrasi cengkeh
PIXABAY/ABUYOTAM Ilustrasi cengkeh

Perawatan

Tanaman cengkeh tidak memerlukan perawatan yang ekstra seperti tanaman buah maupun sayur. Perawatan pada tanaman cengkeh dalam pot meliputi:

  • Penyiraman
  • Pembersihan gulma
  • Pemupukan
  • Pemangkasan batang
  • Pengendalian hama penyakit

Pemanenan

Tanaman cengkeh dapat tumbuh besar dan tinggi mencapai 8 hingga 12 meter. Selain itu, cengkeh mampu hidup bertahun-tahun dan tetap berdaun lebat sepanjang tahun, baik saat musim hujan ataupun kemarau.

Baca juga: 5 Tahapan Budidaya Lada agar Panennya Melimpah

Cengkeh dapat mulai dipanen pada umur 3 sampai 4 tahun setelah tanam. Cengkeh sebenarnya merupakan pangkal bunga dari pohon tanaman ini yang akan membentuk biji. Pemanenan cengkeh dilakukan dengan cara mengambil cengkeh yang berada di ujung cabang.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Halaman:

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of

Video Pilihan Video Lainnya >

Terkini Lainnya

Serat Alam dan Potensi Pengembangannya

Serat Alam dan Potensi Pengembangannya

Varietas Tanaman
Menjadikan Indonesia Pusat Hilirisasi Kelapa Dunia

Menjadikan Indonesia Pusat Hilirisasi Kelapa Dunia

Varietas Tanaman
'Superfood' Daun Kelor: Nilai Gizi, Ekonomi, dan Lingkungan

"Superfood" Daun Kelor: Nilai Gizi, Ekonomi, dan Lingkungan

Varietas Tanaman
Peluang Budidaya Kurma di Indonesia: Teknologi dan Kisah Sukses

Peluang Budidaya Kurma di Indonesia: Teknologi dan Kisah Sukses

Varietas Tanaman
Purwoceng, Ginseng Lokal Bernilai Tinggi

Purwoceng, Ginseng Lokal Bernilai Tinggi

Varietas Tanaman
Manfaat Ekonomi dan Lingkungan Serai Wangi

Manfaat Ekonomi dan Lingkungan Serai Wangi

Varietas Tanaman
Kakao Indonesia: Dari Potensi Lokal ke Produk Premium Dunia

Kakao Indonesia: Dari Potensi Lokal ke Produk Premium Dunia

Varietas Tanaman
Sensasi Pedas Jaman Majapahit: Memanfaatkan Kembali Cabai Jawa

Sensasi Pedas Jaman Majapahit: Memanfaatkan Kembali Cabai Jawa

Varietas Tanaman
Pala: Warisan Nusantara Menuju Pemanfaatan Global

Pala: Warisan Nusantara Menuju Pemanfaatan Global

Varietas Tanaman
Anggur Muscat dan Keberpihakan pada Buah Lokal

Anggur Muscat dan Keberpihakan pada Buah Lokal

Varietas Tanaman
Mengenal Gula Bit: Inovasi Pemanis

Mengenal Gula Bit: Inovasi Pemanis

Varietas Tanaman
Peluang Stevia dalam Diversifikasi Industri Gula

Peluang Stevia dalam Diversifikasi Industri Gula

Varietas Tanaman
Mengoptimalkan Keunggulan Tanaman Obat Indonesia

Mengoptimalkan Keunggulan Tanaman Obat Indonesia

Varietas Tanaman
Menggali Peluang Ekonomi dan Manfaat Kayu Manis

Menggali Peluang Ekonomi dan Manfaat Kayu Manis

Varietas Tanaman
Kacang Mete: Komoditas Potensial di Lahan Marginal

Kacang Mete: Komoditas Potensial di Lahan Marginal

Varietas Tanaman
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau