Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

7 Hama Tanaman Strawberry yang Merusak Tanaman

Kompas.com - 18/06/2023, 20:23 WIB
Siti Nur Aeni

Penulis

4. Siput

Tak hanya menyerang tanaman padi, siput juga bisa menyerang tanaman strawberry. Di kebun strawberry, siput bisa menimbulkan kerusakan berat karena populasinya cukup banyak.

Siput biasanya memakan buah strawberry hingga habis. Berbeda dengan slug yang menimbulkan bekas berupa lubang, siput justru bisa menghilangkan sebagian buah atau seluruh bagian buah.

5. Aphid

Aphid atau kutu hitam merupakan hama yang menyerang daun muda dan pucuk tanaman. Hama ini banyak menyerang saat musim kemarau.

Baca juga: Cara Menanam Strawberry Hidroponik, Tak Perlu Lahan Luas

Daun yang terserang hama ini akan mengkerut. Hama ini menjadi vektor virus. Pada serangan hebat, tanaman menjadi kerdil.

Ilustrasi busuk buah strawberryShutterstock/Kittisak Chysree Ilustrasi busuk buah strawberry

6. Penggerek buah

Hama tanaman strawberry lainnya yaitu penggerek buah. Hama ini bisa membuat buah busuk. Meningkatnya populasi dapat dipengaruhi oleh kondisi lingkungan yang kotor dan banyak sisa tanaman.

7. Uret

Uret berada di tanah dan akan memakan perakaran tanaman. Hama ini banyak ditemukan saat musim hujan.

Serangan uret akan membuat akar tanaman strawberry rusak karena dimakan. Kondisi tersebut membuat pertumbuhan tanaman terhambat. Serangan yang parah membuat tanaman strawberry mati yang ditandai dengan layu.

 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Halaman:

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of

Video Pilihan Video Lainnya >

Terkini Lainnya

Serat Alam dan Potensi Pengembangannya

Serat Alam dan Potensi Pengembangannya

Varietas Tanaman
Menjadikan Indonesia Pusat Hilirisasi Kelapa Dunia

Menjadikan Indonesia Pusat Hilirisasi Kelapa Dunia

Varietas Tanaman
'Superfood' Daun Kelor: Nilai Gizi, Ekonomi, dan Lingkungan

"Superfood" Daun Kelor: Nilai Gizi, Ekonomi, dan Lingkungan

Varietas Tanaman
Peluang Budidaya Kurma di Indonesia: Teknologi dan Kisah Sukses

Peluang Budidaya Kurma di Indonesia: Teknologi dan Kisah Sukses

Varietas Tanaman
Purwoceng, Ginseng Lokal Bernilai Tinggi

Purwoceng, Ginseng Lokal Bernilai Tinggi

Varietas Tanaman
Manfaat Ekonomi dan Lingkungan Serai Wangi

Manfaat Ekonomi dan Lingkungan Serai Wangi

Varietas Tanaman
Kakao Indonesia: Dari Potensi Lokal ke Produk Premium Dunia

Kakao Indonesia: Dari Potensi Lokal ke Produk Premium Dunia

Varietas Tanaman
Sensasi Pedas Jaman Majapahit: Memanfaatkan Kembali Cabai Jawa

Sensasi Pedas Jaman Majapahit: Memanfaatkan Kembali Cabai Jawa

Varietas Tanaman
Pala: Warisan Nusantara Menuju Pemanfaatan Global

Pala: Warisan Nusantara Menuju Pemanfaatan Global

Varietas Tanaman
Anggur Muscat dan Keberpihakan pada Buah Lokal

Anggur Muscat dan Keberpihakan pada Buah Lokal

Varietas Tanaman
Mengenal Gula Bit: Inovasi Pemanis

Mengenal Gula Bit: Inovasi Pemanis

Varietas Tanaman
Peluang Stevia dalam Diversifikasi Industri Gula

Peluang Stevia dalam Diversifikasi Industri Gula

Varietas Tanaman
Mengoptimalkan Keunggulan Tanaman Obat Indonesia

Mengoptimalkan Keunggulan Tanaman Obat Indonesia

Varietas Tanaman
Menggali Peluang Ekonomi dan Manfaat Kayu Manis

Menggali Peluang Ekonomi dan Manfaat Kayu Manis

Varietas Tanaman
Kacang Mete: Komoditas Potensial di Lahan Marginal

Kacang Mete: Komoditas Potensial di Lahan Marginal

Varietas Tanaman
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau