Penulis
Ilustrasi ikan nila, budidaya ikan nila. Setelah kolam siap digunakan, saatnya menebar benih ikan nila. Baiknya memakai teknik aklimatisasi supaya benih bisa menyesuaikan diri dengan media perairan dan tidak kaget dengan perbedaan suhu, tekanan, pH, salinitas, dan jumlah oksigen.
Baca juga: Cara Membuat Pupuk dari Ikan Asin, Mudah dan Murah
Kolam budidaya yang sudah ditebar benih jangan ditinggal begitu saja. Kondisi kolam perlu terus dijaga, diawasi, dan dirawat.
Lakukan pengujian parameter tertentu, seperti kadar oksigen. Jika menurun, cepat perbaiki dengan meningkatkan sirkulasi air. Apabila kadar asam sulfat dan amonia dalam air tidak seimbang, akan timbul bau busuk pada kolam.
Jika ini terjadi, maka ganti air kolam dengan air baru.
Umumnya ikan nila yang paling banyak dicari adalah yang berukuran 300 sampai 500 gram per ekor. Dengan penebaran benih ukuran 10 sampai 20 gram per ekor, biasanya membutuhkan waktu empat sampai enam bulan untuk panen ikan nila.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang