Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Manfaat Kepala Ikan untuk Tanaman Jagung dan Cara Menggunakannya

Kompas.com - 01/10/2022, 08:20 WIB
Sakina Rakhma Diah Setiawan

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala ikan biasanya tidak banyak dimanfaatkan, bahkan langsung dibuang. Namun, kepala ikan bisa menjadi sumber nutrisi untuk tanaman jagung.

Dikutip dari Home Guides SF Gate, Sabtu (1/10/2022), ketika kepala ikan membusuk, maka akan terurai menjadi nutrisi yang dibutuhkan jagung untuk tumbuh. Anda membutuhkan setidaknya satu kepala ikan untuk setiap 12 inci ruang tempat menanam jagung.

Untuk lahan penanaman jagung berukuran rata-rata 2,4 x 2,4 meter, Anda membutuhkan antara 30 hingga 40 kepala ikan.

Baca juga: Alat-alat Tanam Jagung yang Mempermudah Penanaman, Apa Saja?

 

Ilustrasi ikan segar. FREEPIK/DASHU83 Ilustrasi ikan segar.

Manfaat kepala ikan untuk tanaman jagung

Jagung adalah tanaman yang membutuhkan nutrisi banyak, yang berarti membutuhkan banyak nitrogen untuk tumbuh dengan baik. Tanaman jagung bisa tumbuh lebih dari 180 cm dan menghasilkan jagung manis dan berair dalam satu musim.

Pertumbuhan yang cepat ini menuntut pasokan nutrisi yang konstan. Kepala ikan melepaskan nitrogen saat membusuk, untuk jagung yang kuat dan sehat.

Cara menggunakan kepala ikan untuk tanaman jagung

Untuk menanam jagung dengan kepala ikan, olah tanah sedalam 8 inci sehingga lembut dan bebas dari batu dan puing-puing. Tanam jagung dalam baris yang panjangnya setidaknya 1,2 hingga 1,8 meter, dengan jarak baris 60 cm.

Gali satu lubang setiap 12 inci dan masukkan kepala ikan ke dalam lubang. Pastikan lubang setidaknya 6 sampai 8 inci, sehingga kepala ikan benar-benar tertutup tanah.

Baca juga: Cara Menanam Jagung Manis di Pekarangan Rumah

Tanam biji jagung 1 inci di bawah tanah dan beri jarak 6 inci. Setelah tanaman muncul, tipiskan hingga 12 inci.

Halaman:

Video Pilihan Video Lainnya >

Terkini Lainnya

Menjadikan Indonesia Pusat Hilirisasi Kelapa Dunia

Menjadikan Indonesia Pusat Hilirisasi Kelapa Dunia

Varietas Tanaman
'Superfood' Daun Kelor: Nilai Gizi, Ekonomi, dan Lingkungan

"Superfood" Daun Kelor: Nilai Gizi, Ekonomi, dan Lingkungan

Varietas Tanaman
Peluang Budidaya Kurma di Indonesia: Teknologi dan Kisah Sukses

Peluang Budidaya Kurma di Indonesia: Teknologi dan Kisah Sukses

Varietas Tanaman
Purwoceng, Ginseng Lokal Bernilai Tinggi

Purwoceng, Ginseng Lokal Bernilai Tinggi

Varietas Tanaman
Manfaat Ekonomi dan Lingkungan Serai Wangi

Manfaat Ekonomi dan Lingkungan Serai Wangi

Varietas Tanaman
Kakao Indonesia: Dari Potensi Lokal ke Produk Premium Dunia

Kakao Indonesia: Dari Potensi Lokal ke Produk Premium Dunia

Varietas Tanaman
Sensasi Pedas Jaman Majapahit: Memanfaatkan Kembali Cabai Jawa

Sensasi Pedas Jaman Majapahit: Memanfaatkan Kembali Cabai Jawa

Varietas Tanaman
Pala: Warisan Nusantara Menuju Pemanfaatan Global

Pala: Warisan Nusantara Menuju Pemanfaatan Global

Varietas Tanaman
Anggur Muscat dan Keberpihakan pada Buah Lokal

Anggur Muscat dan Keberpihakan pada Buah Lokal

Varietas Tanaman
Mengenal Gula Bit: Inovasi Pemanis

Mengenal Gula Bit: Inovasi Pemanis

Varietas Tanaman
Peluang Stevia dalam Diversifikasi Industri Gula

Peluang Stevia dalam Diversifikasi Industri Gula

Varietas Tanaman
Mengoptimalkan Keunggulan Tanaman Obat Indonesia

Mengoptimalkan Keunggulan Tanaman Obat Indonesia

Varietas Tanaman
Menggali Peluang Ekonomi dan Manfaat Kayu Manis

Menggali Peluang Ekonomi dan Manfaat Kayu Manis

Varietas Tanaman
Kacang Mete: Komoditas Potensial di Lahan Marginal

Kacang Mete: Komoditas Potensial di Lahan Marginal

Varietas Tanaman
Mengembalikan Kejayaan Industri Teh Indonesia

Mengembalikan Kejayaan Industri Teh Indonesia

Varietas Tanaman
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau