Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Mudah, Cara Menanam Jahe di Pekarangan Rumah

Kompas.com, 27 Agustus 2022, 10:19 WIB
Siti Nur Aeni ,
Sakina Rakhma Diah Setiawan

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Cara menanam jahe ternyata cukup mudah. Anda bahkan bisa menanam jahe di pekarangan rumah.

Jahe merupakan salah satu tanaman obat yang memiliki banyak manfaat. Selain dimanfaatkan sebagai obat, jahe juga sering ditambahkan dalam masakan sebagai penambah cita rasa.

Untuk mendapatkan jahe, Anda bisa membeli di pasar. Namun, menanam jahe sendiri pun tidak sulit. Anda bisa membudidayakan tanaman ini di pekarangan rumah, asalkan kebutuhan tanaman terpenuhi.

Baca juga: Simak, Ini Cara Menanam Jahe Merah di Pekarangan Rumah

Mengutip dari Cybext Kementerian Pertanian, Sabtu (27/8/2022), syarat tanaman jahe yaitu ditanam pada tanah dengan pH 6,8-7,4 dan mengandung unsur hara lengkap. Adapun langkah-langkah menanam jahe di pekarangan rumah, seperti berikut.

Ilustrasi menanam jahe di polybag.SHUTTERSTOCK/IZWAR GALLERY Ilustrasi menanam jahe di polybag.

1. Menyiapkan benih

Langkah pertama yang harus dilakukan sebelum menanam jahe yaitu menyiapkan benih jahe terlebih dahulu. Benih yang dipilih berasal dari varietas unggul dan sehat.

Setelah itu, benih disemai sampai tumbuh tunas kecil. Setelah tunas tumbuh, seleksi lagi benih sebelum di tanam di lahan.

2. Mengolah lahan budi daya

Sembari menunggu benih bertunas, Anda bisa mengolah lahan yang akan digunakan untuk menanam jahe. Bersihkah area budi daya kemudian gemburkan agar drainase dan aerasinya baik.

Baca juga: Cara Membuat Media Tanam Jahe Merah Tanpa Tanah

Setelah itu, buat bedengarn dan lubang tanam. Antar lubang tanam juga diberi jarak tanam untuk mempermudah perawatan dan menjaga lingkungan tumbuh.

3. Pindah tanam

Benih yang sudah bertunas bisa segera dipindahkan ke lahan budi daya. Cara menanam jahe cukup mudah yaitu dengan meletakan bibit pada lubang tanam yang sudah dibuat.

Setelah itu, tutup lubang dengan media tanah. Kemudian, tutup dengan alang-alang atau jerami untuk melindungi tunas dari sinar matahari yang terik.

Tak hanya itu, penutupan dengan jerami atau alang-alang juga berguna untuk menjaga permukaan tanah serta erosi akibat air hujan.

Baca juga: Tertarik Budidaya Jahe Emprit? Simak, Begini Caranya

Ilustrasi menanam jaheShutterstock/Supachai Rattanarueangdech Ilustrasi menanam jahe

4. Penyulaman

Penyulaman adalah kegiatan mengganti tanaman yang mati atau pertumbuhannya tidak baik. penyulaman dilakukan setelah tanaman jahe berumur 1-1,5 bulan.

Cara menanam jahe pengganti yaitu dengan mencabut tanaman yang akan diganti, kemudian tanam bibit jahe pengganti pada lubang tanam tersebut. Perlu dipahami bahwa, apabila tanaman mati karena layu bakteri, jangan langsung disulam.

Aplikasikan kapur pada bekas tanaman terlebih dahulu untuk mencegah penularan penyakit pada tanaman baru ataupun tanaman lainnya.

Baca juga: Cara Menanam Jahe Merah di Polybag

5. Aplikasi pupuk

Pemberian pupuk berguna untuk menjaga unsur hara dalam tanah agar sesuai dengan kebutuhan tanaman jahe. Tak hanya itu, pupuk juga berguna untuk memperbaiki tekstur dan struktur tanah.

Jenis dan dosis pupuk yang diaplikasikan disesuaikan dengan varietas jahe yang ditanam. Berikut rinciannya.

  • Jahe emprit dan jahe merah: 2-4 minggu sebelum tanam diberi pupuk kandang 200-300 kg per 100 meter persegi. Setelah tanaman berumur sebulan, diaplikasikan pupuk urea 1 sampai 1,3 kg per 100 meter persegi. Umur 2 dan 3 bulan diaplikasikan pupuk Urea dengan dosis yang sama.
  • Jahe genjah: 2-4 minggu sebelum tanam diberi pupuk kandang 200-400 kg per 100 meter persegi. Saat tanam benih dipupuk SP-36 2-4 kg per 100 meter persegi dan KCl sebanyak 3-4 kg per 100 meter persegi. Setelah tanaman berumur sebulan, diaplikasikan pupuk Urea 1,3-2 kg per 100 meter persegi. Umur 2 dan 3 bulan diaplikasikan pupuk urea dengan dosis yang sama.

6. Penyiangan

Penyiangan dilakukan untuk mengendalikan populasi gulma di area budi daya. Penyiangan dilakukan secara berlkala setiap 2-4 minggu sekali, kemudian dilakukan lagi setiap 4-6 minggu, atau tergantung pertumbuhan gulma di tempat tersebut.

Penyiangan dapat dilakukan dengan mencabut gulma atau menggunakan herbisida kimia. Namun, penggunaan herbisida tidak boleh dilakukan secara berlebih.

7. Pembumbunan

Pembumbunan biasanya dilakukan bersama dengan penyiangannya. Tujuannya untuk menutup akar tanaman yang muncul ke permukaan tanah.

Baca juga: Ingin Menanam Jahe di Dalam Rumah? Ikuti 6 Langkah Ini

Ilustrasi jahe.FREEPIK/JCOMP Ilustrasi jahe.

Pembumbunan juga berguna untuk mencegah rimpang terkena sinar matahari langsung dan bemanfaat untuk menggemburkan tanah di sekitar area budi daya.

8. Panen

Setelah tanaman jahe cukup umur, segera lakukan pemanenan. Cara panennya yaitu dengan membongkar tanaman jahe untuk mengambil rimpangnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Video Pilihan Video Lainnya >

Terkini Lainnya
Merawat Sawah, Menjaga Asa, Sang Penjaga Malam Berkolaborasi dengan Petani Gianyar
Merawat Sawah, Menjaga Asa, Sang Penjaga Malam Berkolaborasi dengan Petani Gianyar
Perawatan
Jalan ke Kebun Kini Mulus, Petani Aceh Tenggara Lebih Mudah Angkut Hasil Panen
Jalan ke Kebun Kini Mulus, Petani Aceh Tenggara Lebih Mudah Angkut Hasil Panen
Varietas Tanaman
13 Sumur Bor di Pulau Yamdena Bikin Petani Panen Tiga Kali Setahun
13 Sumur Bor di Pulau Yamdena Bikin Petani Panen Tiga Kali Setahun
Perawatan
Memulihkan Lahan, Menumbuhkan Ekonomi dari Desa Pulu
Memulihkan Lahan, Menumbuhkan Ekonomi dari Desa Pulu
Varietas Tanaman
Cengkih Indonesia: Besar dalam Produksi, Kecil dalam Nilai Tambah
Cengkih Indonesia: Besar dalam Produksi, Kecil dalam Nilai Tambah
Varietas Tanaman
Sinergi SVLK-FSC Siap Bawa Produk Hutan Indonesia Kuasai Pasar Global
Sinergi SVLK-FSC Siap Bawa Produk Hutan Indonesia Kuasai Pasar Global
Varietas Tanaman
Kementrans Kembangkan Ubi Jalar Jadi Pangan Alternatif Selain Beras
Kementrans Kembangkan Ubi Jalar Jadi Pangan Alternatif Selain Beras
Varietas Tanaman
Bendungan Bulango Ulu Segera Tuntas, Panen Diprediksi 3 Kali Setahun
Bendungan Bulango Ulu Segera Tuntas, Panen Diprediksi 3 Kali Setahun
Varietas Tanaman
Bela Petani Sawit Swadaya, Pemkab Kotim dan Solidaridad Percepat Migrasi e-STDB
Bela Petani Sawit Swadaya, Pemkab Kotim dan Solidaridad Percepat Migrasi e-STDB
Varietas Tanaman
Way Apu Jadi Andalan Pertanian Maluku, Layani Irigasi 10.562 Hektar
Way Apu Jadi Andalan Pertanian Maluku, Layani Irigasi 10.562 Hektar
Varietas Tanaman
Dulu, Petani Perbatasan RI-Australia Panen Sekali Setahun, Kini 3 Kali
Dulu, Petani Perbatasan RI-Australia Panen Sekali Setahun, Kini 3 Kali
Varietas Tanaman
Tak Cuma Pertanian, Potensi Maritim hingga Perkebunan Digarap TEP
Tak Cuma Pertanian, Potensi Maritim hingga Perkebunan Digarap TEP
Varietas Tanaman
Pangkas Kriminalitas di Kebun Sawit, Paser Gratiskan BPJS Buruh Informal
Pangkas Kriminalitas di Kebun Sawit, Paser Gratiskan BPJS Buruh Informal
Varietas Tanaman
Pabrik Kelapa di Halmahera Utara Berpotensi Serap 20.000 Tenaga Kerja
Pabrik Kelapa di Halmahera Utara Berpotensi Serap 20.000 Tenaga Kerja
Varietas Tanaman
Lawan Rob, Warga Pekalongan Manfaatkan Tanah Wakaf untuk Pertanian
Lawan Rob, Warga Pekalongan Manfaatkan Tanah Wakaf untuk Pertanian
Varietas Tanaman
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau