Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Cara Pembibitan Lada agar Menghasilkan Bibit Produktif

Kompas.com - 10/12/2022, 14:54 WIB
Siti Nur Aeni

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Lada merupakan tanaman rempah yang banyak dibudidayakan di Indonesia. Tanaman ini bahkan menjadi salah satu komoditas ekspor yang menguntungkan.

Oleh karena itu, budidaya tanaman lada harus dilakukan dengan benar. Salah satu upaya yang bisa dilakukan yaitu dengan menyiapkan bibit unggul.

Penggunaan bibit lada unggul akan mempengaruhi hasil panen tanaman ini. Pembibitan lada bisa dilakukan dengan cara vegetatif maupun generatif.

Baca juga: Cara Menanam Ketumbar dalam Pot, Mudah untuk Pemula

Akan tetapi, dalam usaha budidaya lada, biasanya bibit diperoleh dari perbanyakan vegetatif dengan cara stek. Perbanyakan ini lebih efisien dan dapat menghasilkan bibit yang mempunyai sifat unggul seperti tanaman induknya.

Ilustrasi tanaman ladaShutterstock/David Bokuchava Ilustrasi tanaman lada

Lantas, bagaimana cara pembibitan lada yang benar? Dikutip dari Cybext Kementerian Pertanian, Sabtu (10/12/2022), berikut tahapan stek lada yang benar agar menghasilkan bibit lada yang produktif.

Pengambilan ruas tanaman lada

Langkah awal yang perlu dilakukan dalam pembibitan lada yaitu mengambil ruas tanaman lada yang akan distek. Adapun langkah-langkahnya, seperti berikut:

Baca juga: Pedoman Budidaya Kemiri yang Baik dan Benar

  1. Stek berasal dari tanaman lada yang sehat dan pertumbuhannya normal.
  2. Gunakan tanaman induk yang umurnya 2 tahun dan sudah dipangkas sebanyak 2 kali.
  3. Stek diambil dari cabang panjat yang tumbuh ke atas dan menempel pada tiang panjatan.
  4. Stek sebaiknya diambil dari batang yang sudah berkayu, berdaun hijau, dan pertumbuhannya normal.
  5. Pengambilan bahan stek dilakukan pagi atau sore hari.

Halaman:

Video Pilihan Video Lainnya >

Terkini Lainnya

Serat Alam dan Potensi Pengembangannya

Serat Alam dan Potensi Pengembangannya

Varietas Tanaman
Menjadikan Indonesia Pusat Hilirisasi Kelapa Dunia

Menjadikan Indonesia Pusat Hilirisasi Kelapa Dunia

Varietas Tanaman
'Superfood' Daun Kelor: Nilai Gizi, Ekonomi, dan Lingkungan

"Superfood" Daun Kelor: Nilai Gizi, Ekonomi, dan Lingkungan

Varietas Tanaman
Peluang Budidaya Kurma di Indonesia: Teknologi dan Kisah Sukses

Peluang Budidaya Kurma di Indonesia: Teknologi dan Kisah Sukses

Varietas Tanaman
Purwoceng, Ginseng Lokal Bernilai Tinggi

Purwoceng, Ginseng Lokal Bernilai Tinggi

Varietas Tanaman
Manfaat Ekonomi dan Lingkungan Serai Wangi

Manfaat Ekonomi dan Lingkungan Serai Wangi

Varietas Tanaman
Kakao Indonesia: Dari Potensi Lokal ke Produk Premium Dunia

Kakao Indonesia: Dari Potensi Lokal ke Produk Premium Dunia

Varietas Tanaman
Sensasi Pedas Jaman Majapahit: Memanfaatkan Kembali Cabai Jawa

Sensasi Pedas Jaman Majapahit: Memanfaatkan Kembali Cabai Jawa

Varietas Tanaman
Pala: Warisan Nusantara Menuju Pemanfaatan Global

Pala: Warisan Nusantara Menuju Pemanfaatan Global

Varietas Tanaman
Anggur Muscat dan Keberpihakan pada Buah Lokal

Anggur Muscat dan Keberpihakan pada Buah Lokal

Varietas Tanaman
Mengenal Gula Bit: Inovasi Pemanis

Mengenal Gula Bit: Inovasi Pemanis

Varietas Tanaman
Peluang Stevia dalam Diversifikasi Industri Gula

Peluang Stevia dalam Diversifikasi Industri Gula

Varietas Tanaman
Mengoptimalkan Keunggulan Tanaman Obat Indonesia

Mengoptimalkan Keunggulan Tanaman Obat Indonesia

Varietas Tanaman
Menggali Peluang Ekonomi dan Manfaat Kayu Manis

Menggali Peluang Ekonomi dan Manfaat Kayu Manis

Varietas Tanaman
Kacang Mete: Komoditas Potensial di Lahan Marginal

Kacang Mete: Komoditas Potensial di Lahan Marginal

Varietas Tanaman
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau