Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Cara Membuat Pohon Mangga Cepat Berbunga Pakai ZPT

Kompas.com - 29/12/2022, 10:25 WIB
Sakina Rakhma Diah Setiawan

Penulis

Ilustrasi pohon mangga, tanaman mangga, buah mangga di pohon. UNSPLASH/JAMETLENE RESKP Ilustrasi pohon mangga, tanaman mangga, buah mangga di pohon.

Adapun pemberian ZPT kimia menggunakan ZPT yang mengandung Paklobutrazol. ZPT Paklobutrazol adalah hormon yang berfungsi untuk menghentikan pertumbuhan vegetatif tanaman sehingga dapat merangsang pembungaan.

Tanaman mangga yang akan diberi ZPT kimia harus dalam kondisi sehat, tidak sedang tumbuh tunas (flush) dan sudah berproduksi (tanaman produktif). Ada banyak merek dagang ZPT Paklobutrazol, antara lain Apocet, Cultar, Portar, Butrazol, dan lain sebagainya.

Baca juga: Cara Okulasi Tanaman Mangga

Adapun tahap aplikasi ZPT Paklobutrazol untuk merangsang pembuahan mangga dilakukan dengan dua cara, yakni sebagai berikut.

1. Dikocor di akar

Sediakan 3 liter 4 liter air bersih untuk 1 pohon. Masukkan paklobutrazol 10 sampai 15 cc per liter air.

Buat parit melingkar di sekeliling pohon mangga dengan kedalaman 10 cm, jarak parit 1 sampai 1,5 meter dari pohon. Siramkan atau kocorkan larutan paklobutrazol secara merata ke dalam parit yang sudah dibuat

Setelah itu, tutup kembali parit menggunakan tanah. Cara ini dapat dilakukan apabila ketersediaan air cukup melimpah. 

Baca juga: Cara Budidaya Mangga Harum Manis agar Cepat Berbuah

2. Dikocor di batang

Sediakan air bersih sebanyak 1 botol air air mineral besar (1.500 ml). Masukkan paklobutrazol sebanyak 3 sampai 5 cc per 1 botol.

Buat luka sayatan pada batang pohon mangga sampai terlihat kulit dalamnya. Tuang larutan ZPT Paklobutrazol ke dalam luka sayatan tersebut sebanyak setengah gelas.

Perlakuan ZPT dengan cara ini rentan menyebabkan tanaman lebih cepat tua dan mati, karena sifatnya dilukai dan ZPT langsung masuk ke batang.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Halaman:

Video Pilihan Video Lainnya >

Terkini Lainnya

Serat Alam dan Potensi Pengembangannya

Serat Alam dan Potensi Pengembangannya

Varietas Tanaman
Menjadikan Indonesia Pusat Hilirisasi Kelapa Dunia

Menjadikan Indonesia Pusat Hilirisasi Kelapa Dunia

Varietas Tanaman
'Superfood' Daun Kelor: Nilai Gizi, Ekonomi, dan Lingkungan

"Superfood" Daun Kelor: Nilai Gizi, Ekonomi, dan Lingkungan

Varietas Tanaman
Peluang Budidaya Kurma di Indonesia: Teknologi dan Kisah Sukses

Peluang Budidaya Kurma di Indonesia: Teknologi dan Kisah Sukses

Varietas Tanaman
Purwoceng, Ginseng Lokal Bernilai Tinggi

Purwoceng, Ginseng Lokal Bernilai Tinggi

Varietas Tanaman
Manfaat Ekonomi dan Lingkungan Serai Wangi

Manfaat Ekonomi dan Lingkungan Serai Wangi

Varietas Tanaman
Kakao Indonesia: Dari Potensi Lokal ke Produk Premium Dunia

Kakao Indonesia: Dari Potensi Lokal ke Produk Premium Dunia

Varietas Tanaman
Sensasi Pedas Jaman Majapahit: Memanfaatkan Kembali Cabai Jawa

Sensasi Pedas Jaman Majapahit: Memanfaatkan Kembali Cabai Jawa

Varietas Tanaman
Pala: Warisan Nusantara Menuju Pemanfaatan Global

Pala: Warisan Nusantara Menuju Pemanfaatan Global

Varietas Tanaman
Anggur Muscat dan Keberpihakan pada Buah Lokal

Anggur Muscat dan Keberpihakan pada Buah Lokal

Varietas Tanaman
Mengenal Gula Bit: Inovasi Pemanis

Mengenal Gula Bit: Inovasi Pemanis

Varietas Tanaman
Peluang Stevia dalam Diversifikasi Industri Gula

Peluang Stevia dalam Diversifikasi Industri Gula

Varietas Tanaman
Mengoptimalkan Keunggulan Tanaman Obat Indonesia

Mengoptimalkan Keunggulan Tanaman Obat Indonesia

Varietas Tanaman
Menggali Peluang Ekonomi dan Manfaat Kayu Manis

Menggali Peluang Ekonomi dan Manfaat Kayu Manis

Varietas Tanaman
Kacang Mete: Komoditas Potensial di Lahan Marginal

Kacang Mete: Komoditas Potensial di Lahan Marginal

Varietas Tanaman
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau