Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Cara Menyimpan Kacang-kacangan dengan Benar

Kompas.com, 29 Juli 2023, 20:09 WIB
Siti Nur Aeni

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Kacang-kacangan merupakan salah satu jenis tanaman pangan yang banyak dikonsumsi. Beberapa jenis kacang dapat menjadi sumber protein yang baik untuk kesehatan tubuh.

Tak hanya itu, kandungan asam amino dan lemak dalam kacang-kacangan juga bisa menjadi sumber nutrisi untuk tubuh. Beberapa jenis kacang-kacangan yang populer dan mudah dijumpai, antara lain; kacang hijau, kacang kedelai, kacang merah, dan kacang almond.

Kacang-kacangan tersebut harus disimpan dengan benar agar kualitasnya terjaga. Kondisi ruang penyimpanan juga sangat mempengaruhi aktivitas mikroorganisme. Cara menyimpan kacang-kacangan yang tidak benar bisa membuat terjadinya kontaminasi mikroba.

Baca juga: Cara Menanam Kacang Tanah Tanpa Olah Tanah, Bisa Hemat Biaya Produksi

Cara menyimpan kacang-kacangan

Melansir dari Cybext Kementerian Pertanian, Sabtu (29/7/2023), setiap jenis kacang memiliki cara penyimpanan yang berbeda. Pasalnya, kandungan lemak setiap kacang berbeda.

ilustrasi kacang hijau
Pixabay/PDPics ilustrasi kacang hijau

Kacang-kacangan yang mudah tengik bisa bertahan sampai satu tahun apabila disimpan dalam kemasan kering dan kedap udara. Sementara itu, kacang yang sudah dikuliti dapat bertahan hingga 4 bulan, apabila disimpan dalam kemasan deap udara dan dimasukkan dalam lemari es atau freezer.

Secara konvensional, biji atau benih kacang yang sudah kering bisa dimasukkan ke dalam kantong, karung goni, atau langsung disimpan dalam gedung bersuhu lebih dari 25 derajat Celcius. Tempat penyimpanan harus kedap udara.

Setelah benih agak dingin, masukkan ke dalam kantong plastik dan alumunium foil. Lalu, pres kemasan dengan alat pengepres, sehingga kedap udara. Kemasan tersebut disimpan dalam tempat penyimpanan bersuhu kurang dari 20 derajat Celcius.

Baca juga: Tahapan Budidaya Kacang Merah dan Cara Merawatnya dengan Benar

Tips menyimpan kacang-kacangan

Saat penyimpanan, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar mutunya terjaga. Simak penjelasan selengkapnya berikut ini.

  1. Pilih kacang yang kualitasnya masih bagus. Hindari kacang yang sudah rusak, berkutu, dan terdapat lubang.
  2. Jemur kacang sampai kering sebelum dijemur. Kacang yang kering lebih tahan lama dibandingkan kacang basah atau terkena air.
  3. Simpan kacang-kacangan di jar atau botol yang tutupnya rapat.
  4. Saat menyimpan kacang-kacangan, usahakan untuk menyimpan satu jenis kacang dalam satu wadah. Hindari menyimpan berbagai jenis kacang dalam satu tempat yang sama.
  5. Biji kacang bisa disimpan dalam lemari es. Sebelum disimpan di kulkas, bungkus biji kacang dalam wadah tertutup.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang


Video Pilihan Video Lainnya >

Terkini Lainnya
Membuka Peluang Ekonomi Pinang
Membuka Peluang Ekonomi Pinang
Varietas Tanaman
Jalan Bagi Kesejahteraan Petani Kopi
Jalan Bagi Kesejahteraan Petani Kopi
Varietas Tanaman
Ketahanan Kopi Dimulai dari Kebunnya
Ketahanan Kopi Dimulai dari Kebunnya
Varietas Tanaman
Menata Ulang Masa Depan Petani Lada
Menata Ulang Masa Depan Petani Lada
Varietas Tanaman
Kedelai di Bawah Sawit: Peluang Mandiri Pangan di Dharmasraya
Kedelai di Bawah Sawit: Peluang Mandiri Pangan di Dharmasraya
Varietas Tanaman
Kelapa Indonesia 2026: Dari Komoditas Rakyat ke Mesin Pertumbuhan Ekonomi
Kelapa Indonesia 2026: Dari Komoditas Rakyat ke Mesin Pertumbuhan Ekonomi
Varietas Tanaman
Bandeng Naik Kelas Menuju Panggung Blue Food Global
Bandeng Naik Kelas Menuju Panggung Blue Food Global
Varietas Tanaman
Menjaga Denyut Kakao Sulawesi
Menjaga Denyut Kakao Sulawesi
Varietas Tanaman
Menjaga Masa Depan Karet Indonesia
Menjaga Masa Depan Karet Indonesia
Varietas Tanaman
Strategis Pengembangan Industri Gambir
Strategis Pengembangan Industri Gambir
Varietas Tanaman
Asa Pohon Mete di Tanah Gersang
Asa Pohon Mete di Tanah Gersang
Varietas Tanaman
Belajar dari Sukun Kukus: Menguatkan Ketahanan Pangan lewat Keanekaragaman
Belajar dari Sukun Kukus: Menguatkan Ketahanan Pangan lewat Keanekaragaman
Varietas Tanaman
Halusinasi Negara Agraris
Halusinasi Negara Agraris
Tips
Waktunya Jujur: Petani Butuh Fakta, Bukan Ilusi Statistik
Waktunya Jujur: Petani Butuh Fakta, Bukan Ilusi Statistik
Tips
Jangan Korbankan Teh: Investasi Hijau untuk Masa Depan
Jangan Korbankan Teh: Investasi Hijau untuk Masa Depan
Varietas Tanaman
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau