Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Cara Repotting Tanaman Hias dengan Benar

Kompas.com - 26/03/2023, 11:15 WIB
Siti Nur Aeni

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Tanaman hias akan membuat rumah semakin indah dan sejuk. Namun, agar tanaman hias tumbuh dengan baik, perlu dirawat dengan maksimal.

Salah satu kegiatan perawatan tanaman yang perlu dilakukan secara rutin yaitu repotting. Lantas, bagaimana cara repotting tanaman hias yang benar? Simak penjelasan lengkapnya berikut ini.

Cara repotting tanaman hias

Melansir dari buku Agar Tanaman Hias Tampil Cantik, Minggu (26/3/2023), repotting adalah kegiatan mengganti media tanam dan pot yang bertujuan untuk memperbaiki kondisi media tanam. Penggantian pot baru berguna untuk memberikan ruang lebih besar sesuai dengan pertumbuhan tanaman.

Baca juga: Cara Menanam Kaktus, Tanaman Hias yang Minim Perawatan

Umumnya, repotting tanaman bisa dilakukan setiap enam bulan sekali. Meskipun demikian, waktu repotting pada setiap tanaman bisa berbeda-beda, menyesuaikan pertumbuhan tanaman.

Ilustrasi merepotting tanaman. Shutterstock/Joyseulay Ilustrasi merepotting tanaman.

Adapun cara repotting tanaman hias yang benar, seperti berikut.

  1. Bongkar tanaman dalam pot dengan cara menyiram media tanam terlebih dahulu sampai basah. Kemudian, lepaskan tanaman sampai ke perakarannya secara hati-hati.
  2. Semprotkan fungisida ke perakaran tanaman supaya terhindar dari jamur patogen tanaman.
  3. Letakkan tanaman pada tempat yang kering dan teduh.
  4. Siapkan media tanam baru yang sterik. Kemudian masukkan media tanam pada pot baru yang lebih besar.
  5. Tanam kembali tanaman hias pada pot baru yang sudah berisi media tanam.
  6. Terakhir, letakkan pot di tempat yang teduh dan tidak perlu disiram selama 2 minggu supaya tanaman hias lebih cepat beradaptasi dengan kondisi lingkungan yang baru.

 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.


Video Pilihan Video Lainnya >

Terkini Lainnya

Menjadikan Indonesia Pusat Hilirisasi Kelapa Dunia

Menjadikan Indonesia Pusat Hilirisasi Kelapa Dunia

Varietas Tanaman
'Superfood' Daun Kelor: Nilai Gizi, Ekonomi, dan Lingkungan

"Superfood" Daun Kelor: Nilai Gizi, Ekonomi, dan Lingkungan

Varietas Tanaman
Peluang Budidaya Kurma di Indonesia: Teknologi dan Kisah Sukses

Peluang Budidaya Kurma di Indonesia: Teknologi dan Kisah Sukses

Varietas Tanaman
Purwoceng, Ginseng Lokal Bernilai Tinggi

Purwoceng, Ginseng Lokal Bernilai Tinggi

Varietas Tanaman
Manfaat Ekonomi dan Lingkungan Serai Wangi

Manfaat Ekonomi dan Lingkungan Serai Wangi

Varietas Tanaman
Kakao Indonesia: Dari Potensi Lokal ke Produk Premium Dunia

Kakao Indonesia: Dari Potensi Lokal ke Produk Premium Dunia

Varietas Tanaman
Sensasi Pedas Jaman Majapahit: Memanfaatkan Kembali Cabai Jawa

Sensasi Pedas Jaman Majapahit: Memanfaatkan Kembali Cabai Jawa

Varietas Tanaman
Pala: Warisan Nusantara Menuju Pemanfaatan Global

Pala: Warisan Nusantara Menuju Pemanfaatan Global

Varietas Tanaman
Anggur Muscat dan Keberpihakan pada Buah Lokal

Anggur Muscat dan Keberpihakan pada Buah Lokal

Varietas Tanaman
Mengenal Gula Bit: Inovasi Pemanis

Mengenal Gula Bit: Inovasi Pemanis

Varietas Tanaman
Peluang Stevia dalam Diversifikasi Industri Gula

Peluang Stevia dalam Diversifikasi Industri Gula

Varietas Tanaman
Mengoptimalkan Keunggulan Tanaman Obat Indonesia

Mengoptimalkan Keunggulan Tanaman Obat Indonesia

Varietas Tanaman
Menggali Peluang Ekonomi dan Manfaat Kayu Manis

Menggali Peluang Ekonomi dan Manfaat Kayu Manis

Varietas Tanaman
Kacang Mete: Komoditas Potensial di Lahan Marginal

Kacang Mete: Komoditas Potensial di Lahan Marginal

Varietas Tanaman
Mengembalikan Kejayaan Industri Teh Indonesia

Mengembalikan Kejayaan Industri Teh Indonesia

Varietas Tanaman
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau