Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Cara Menanam Aglaonema Hidroponik, Tanaman Hias Daun yang Indah

Kompas.com - 07/03/2023, 11:40 WIB
Siti Nur Aeni

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Aglaonema merupakan tanaman hias daun yang memiliki corak dan warna menarik. Tanaman ini ternyata bisa dibudidayakan secara hidroponik.

Cara menanam aglaonema hidroponik cukup mudah karena tanaman ini tidak membutuhkan air dalam jumlah banyak. Dilansir dari buku Dasar-dasar Bertanam Secara Hidroponik, Selasa (7/3/2023), berikut cara menanam aglaonema dengan metode hidroponik.

Menyiapkan bibit

Bibit aglaonema bisa didapat dari anakan tanaman aglaonema yang sudah dewasa. Anakan tersebut kemudian dipisahkan dengan tanaman induknya. Caranya dengan menyemprotkan air secara perlahan, kemudian lepaskan pelan-pelan.

Baca juga: Mudah, Begini Cara Menanam Bonggol Aglonema agar Cepat Bertunas

Ilustrasi tanaman hias Aglonema Harlequin. SHUTTERSTOCK/MID TRAN DESIGNER Ilustrasi tanaman hias Aglonema Harlequin.

Menyiapkan media tanam hidroponik

Media tanam yang bisa digunakan untuk menanam aglaonema hidroponik yaitu butiran kerikil kuarsa atau batu alor. Sebelum digunakan, cuci terlebih dahulu media tanam tersebut.

Penanaman bibit aglaonema

Cara menanam aglonema hidroponik cukup mudah yaitu dengan meletakkan bibit pada gelas atau toples kaca yang sudah berisi media tanam. Setelah bibit berdiri dengan kokoh, tambahkan larutan hara ke dalam toples tersebut.

Baca juga: Tips Menanam Aglonema agar Tumbuh Subur dan Berdaun Banyak

Penyungkupan

Salah satu kegiatan perawatan tanaman aglaonema hidroponik yaitu penyungkupan. Kegiatan ini bertujuan agar tanaman bisa beradaptasi dengan baik.

Kemudian, letakkan tanaman aglaonema pada tempat yang teduh dan sejuk. Setelah 2 hingga 3 hari, aglaonema akan terlihat sehat dan siap dipajang.

 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.


Video Pilihan Video Lainnya >

Terkini Lainnya

Menjadikan Indonesia Pusat Hilirisasi Kelapa Dunia

Menjadikan Indonesia Pusat Hilirisasi Kelapa Dunia

Varietas Tanaman
'Superfood' Daun Kelor: Nilai Gizi, Ekonomi, dan Lingkungan

"Superfood" Daun Kelor: Nilai Gizi, Ekonomi, dan Lingkungan

Varietas Tanaman
Peluang Budidaya Kurma di Indonesia: Teknologi dan Kisah Sukses

Peluang Budidaya Kurma di Indonesia: Teknologi dan Kisah Sukses

Varietas Tanaman
Purwoceng, Ginseng Lokal Bernilai Tinggi

Purwoceng, Ginseng Lokal Bernilai Tinggi

Varietas Tanaman
Manfaat Ekonomi dan Lingkungan Serai Wangi

Manfaat Ekonomi dan Lingkungan Serai Wangi

Varietas Tanaman
Kakao Indonesia: Dari Potensi Lokal ke Produk Premium Dunia

Kakao Indonesia: Dari Potensi Lokal ke Produk Premium Dunia

Varietas Tanaman
Sensasi Pedas Jaman Majapahit: Memanfaatkan Kembali Cabai Jawa

Sensasi Pedas Jaman Majapahit: Memanfaatkan Kembali Cabai Jawa

Varietas Tanaman
Pala: Warisan Nusantara Menuju Pemanfaatan Global

Pala: Warisan Nusantara Menuju Pemanfaatan Global

Varietas Tanaman
Anggur Muscat dan Keberpihakan pada Buah Lokal

Anggur Muscat dan Keberpihakan pada Buah Lokal

Varietas Tanaman
Mengenal Gula Bit: Inovasi Pemanis

Mengenal Gula Bit: Inovasi Pemanis

Varietas Tanaman
Peluang Stevia dalam Diversifikasi Industri Gula

Peluang Stevia dalam Diversifikasi Industri Gula

Varietas Tanaman
Mengoptimalkan Keunggulan Tanaman Obat Indonesia

Mengoptimalkan Keunggulan Tanaman Obat Indonesia

Varietas Tanaman
Menggali Peluang Ekonomi dan Manfaat Kayu Manis

Menggali Peluang Ekonomi dan Manfaat Kayu Manis

Varietas Tanaman
Kacang Mete: Komoditas Potensial di Lahan Marginal

Kacang Mete: Komoditas Potensial di Lahan Marginal

Varietas Tanaman
Mengembalikan Kejayaan Industri Teh Indonesia

Mengembalikan Kejayaan Industri Teh Indonesia

Varietas Tanaman
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau