Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Cara Memberi Pupuk Tanaman Jagung dengan Sistem Kocor

Kompas.com - 23/09/2022, 12:55 WIB
Sakina Rakhma Diah Setiawan

Penulis

Ilustrasi tanaman jagung.UNSPLASH/KATHERINE VOLKOVSKI Ilustrasi tanaman jagung.

2. Cara membuat pupuk kocor organik

Pupuk kocor untuk jagung dapat dibuat dengan alami alias organik. Ini adalah cara yang lebih tepat untuk diterapkan, sebab tidak membutuhkan banyak biaya serta bahannya dapat diambil dari alam.

Siapkan tepung yang asalnya dari daun petai lamtoro dengan banyak 1 kg, urine kambing atau sapi sebanyak 1 liter, dedak halus sebanyak 1 kg, terasi sebanyak 9 gram, serta EM4 dan gula merah sebanyak 2 ons.

Rebuslah gula merah lebih dulu menggunakan air jadi bisa mendidih dan mencair dengan sempurna. Haluskan terasi sampai tidak teraba kasar menggunakan penggilingan serta pakai jerigen yang masih bersih untuk meletakkan seluruh bahan.

Baca juga: Ciri-ciri Jagung Terkena Penyakit Bulai dan Cara Mengendalikannya

Campurkanlah dan aduk seluruh bahan jadi satu, kemudian pisahkan EM4. Setelah itu, aduk dan masukkan bahan yang terakhir, yaitu EM4.

Letakkan di tempat yang teduh selama kurun waktu empat hari, kemudian tutup rapat jerigen.

Dosis dan cara pemakaian

Masukkanlah air di dalam ember bersih dan kemudian larutkanlah pupuk dengan dosis 70 sampai 100 cc. Lakukan penyemprotan pada setiap tanaman jagung dengan jarak 6 cm pada sore hari.

Lakukan pemupukan ulang sekali dalam 14 hari.

 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Halaman:

Video Pilihan Video Lainnya >

Terkini Lainnya

Serat Alam dan Potensi Pengembangannya

Serat Alam dan Potensi Pengembangannya

Varietas Tanaman
Menjadikan Indonesia Pusat Hilirisasi Kelapa Dunia

Menjadikan Indonesia Pusat Hilirisasi Kelapa Dunia

Varietas Tanaman
'Superfood' Daun Kelor: Nilai Gizi, Ekonomi, dan Lingkungan

"Superfood" Daun Kelor: Nilai Gizi, Ekonomi, dan Lingkungan

Varietas Tanaman
Peluang Budidaya Kurma di Indonesia: Teknologi dan Kisah Sukses

Peluang Budidaya Kurma di Indonesia: Teknologi dan Kisah Sukses

Varietas Tanaman
Purwoceng, Ginseng Lokal Bernilai Tinggi

Purwoceng, Ginseng Lokal Bernilai Tinggi

Varietas Tanaman
Manfaat Ekonomi dan Lingkungan Serai Wangi

Manfaat Ekonomi dan Lingkungan Serai Wangi

Varietas Tanaman
Kakao Indonesia: Dari Potensi Lokal ke Produk Premium Dunia

Kakao Indonesia: Dari Potensi Lokal ke Produk Premium Dunia

Varietas Tanaman
Sensasi Pedas Jaman Majapahit: Memanfaatkan Kembali Cabai Jawa

Sensasi Pedas Jaman Majapahit: Memanfaatkan Kembali Cabai Jawa

Varietas Tanaman
Pala: Warisan Nusantara Menuju Pemanfaatan Global

Pala: Warisan Nusantara Menuju Pemanfaatan Global

Varietas Tanaman
Anggur Muscat dan Keberpihakan pada Buah Lokal

Anggur Muscat dan Keberpihakan pada Buah Lokal

Varietas Tanaman
Mengenal Gula Bit: Inovasi Pemanis

Mengenal Gula Bit: Inovasi Pemanis

Varietas Tanaman
Peluang Stevia dalam Diversifikasi Industri Gula

Peluang Stevia dalam Diversifikasi Industri Gula

Varietas Tanaman
Mengoptimalkan Keunggulan Tanaman Obat Indonesia

Mengoptimalkan Keunggulan Tanaman Obat Indonesia

Varietas Tanaman
Menggali Peluang Ekonomi dan Manfaat Kayu Manis

Menggali Peluang Ekonomi dan Manfaat Kayu Manis

Varietas Tanaman
Kacang Mete: Komoditas Potensial di Lahan Marginal

Kacang Mete: Komoditas Potensial di Lahan Marginal

Varietas Tanaman
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau