Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Cargill Resmikan Pabrik Pengolahan Jagung Basah di Pandaan

Kompas.com, 8 September 2022, 16:52 WIB
Add on Google
Sakina Rakhma Diah Setiawan

Penulis

PASURUAN, KOMPAS.com - Cargill meresmikan pabrik pengolahan jagung basah atau corn wet mill di Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, Kamis (8/9/2022). Pabrik ini dioperasikan guna memenuhi kebutuhan pati, pemanis, dan bahan pakan ternak.

Nilai investasi pabrik ini mencapai 100 juta dollar AS dan dibangun pada masa pandemi Covid-19. Kehadiran pabrik ini diharapkan dapat menyerap sekitar 4.000 tenaga kerja dan membantu perkembangan industri makanan dan minuman nasional.

Permintaan tepung jagung terus meningkat, seiring dengan prospek pertumbuhan industri makanan dan minuman di Indonesia yang diprediksi naik 7 persen pascapandemi Covid-19.

Baca juga: 3 Tips Menanam Jagung agar Buahnya Besar

Untuk memenuhi kebutuhan akan tepung jagung seringkali harus dilakukan impor. Adapun pabrik pengolahan jagung basah Cargill akan menghasilkan bahan-bahan yang sangat dibutuhkan industri tersebut, sejalan pula dengan visi pemerintah untuk substitusi impor dan meningkatkan ekspor produk bernilai tambah (value added products).

Ming Peng, managing director Cargill Indonesia menyatakan, fasilitas pabrik ini memungkinkan pihaknya untuk membeli jagung dan mengubahnya menjadi pati dan pemanis berbahan dasar jagung.

"Sehingga kami dapat memenuhi kebutuhan pelanggan, baik di pasar Indonesia maupun internasional," kata Ming dalam sambutannya pada acara peresmian pabrik pengolahan jagung basah Cargill di Pandaan, Pasururan, Jawa Timur.

Ming menjelaskan, pihaknya meyakini dengan adanya pabrik baru tersebut, maka Cargill dapat mendukung tujuan pemerintah Indonesia dalam menumbuhkan industri makanan dan minuman, dengan meningkatkan kapasitas dan daya saing di pasar internasional.

Baca juga: Varietas Jagung Manis Unggul, Rasanya Manis dan Warnanya Cerah

Sebagai informasi, produsen pemanis di Indonesia menggunakan tepung jagung untuk membuar beberapa produk bahan makanan dengan nilai tambah tinggi, misalnya glukosa, sorbitol, dan maltodekstrin.

Produk tepung jagung Cargill pun telah diekspor ke lebih dari 40 negara, termasuk Jepang, Filipina, Vietnam, India, Afrika Selatan, Australia, Mesir, dan beberapa negara lainnya.

Pabrik pengolahan jagung basah ini telah mengadopsi teknologi canggih, dengan penerapan industri 4.0 untuk mengoptimalkan otomasi, serta seluruh proses dari pabrik hingga pengemasan telah menggunakan teknologi robot.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Video Pilihan Video Lainnya >

Terkini Lainnya
Menjaga Momentum Kopi Indonesia di Tengah Gejolak Global
Menjaga Momentum Kopi Indonesia di Tengah Gejolak Global
Varietas Tanaman
Nilai Tinggi Kelapa Aromatik di Pasar Global Premium
Nilai Tinggi Kelapa Aromatik di Pasar Global Premium
Varietas Tanaman
Kecubung: Antara Stigma dan Kekayaan Hayati Nusantara
Kecubung: Antara Stigma dan Kekayaan Hayati Nusantara
Varietas Tanaman
Era Keemasan Baru Rempah Indonesia
Era Keemasan Baru Rempah Indonesia
Varietas Tanaman
Masa Depan Cerah Kakao Indonesia
Masa Depan Cerah Kakao Indonesia
Varietas Tanaman
Kelapa Genjah Kopyor: Agronomi, Rantai Nilai, dan Pengembangan
Kelapa Genjah Kopyor: Agronomi, Rantai Nilai, dan Pengembangan
Varietas Tanaman
Meremajakan Kebun Kelapa untuk Industri Bernilai Tinggi
Meremajakan Kebun Kelapa untuk Industri Bernilai Tinggi
Varietas Tanaman
Dari Rempah Dunia ke Kebun yang Rentan
Dari Rempah Dunia ke Kebun yang Rentan
Varietas Tanaman
Aren Minahasa: Akar Tradisi dan Ekonomi Rakyat
Aren Minahasa: Akar Tradisi dan Ekonomi Rakyat
Varietas Tanaman
Aroma Cengkeh dan Perjuangan Petani Menembus Pasar
Aroma Cengkeh dan Perjuangan Petani Menembus Pasar
Varietas Tanaman
Kopi Indonesia Naik Kelas: Inovasi, Entrepreneur, dan Nilai Tambah
Kopi Indonesia Naik Kelas: Inovasi, Entrepreneur, dan Nilai Tambah
Varietas Tanaman
Cokelat Specialty: Mendorong Kakao Berdaya Saing
Cokelat Specialty: Mendorong Kakao Berdaya Saing
Varietas Tanaman
Saatnya Kayu Manis Indonesia Laris di Pasar Global
Saatnya Kayu Manis Indonesia Laris di Pasar Global
Varietas Tanaman
Gambir dan Nilai Tambah yang Harus Diwujudkan
Gambir dan Nilai Tambah yang Harus Diwujudkan
Varietas Tanaman
Ketika Vanili Menjadi Harapan Petani
Ketika Vanili Menjadi Harapan Petani
Varietas Tanaman
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau