Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Catat, Inilah Ciri-ciri Durian Siap Panen

Kompas.com, 7 November 2022, 17:10 WIB
Siti Nur Aeni

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemanenan merupakan tahapan penting dalam budidaya tanaman, tak terkecuali dalam budidaya durian. Pemanenan yang tepat akan menentukan kualitas buah yang dihasilkan.

Lantas, kapan waktu yang tepat untuk memanen buah durian? Dan bagaimana ciri-ciri durian siap panen? Dilansir dari buku Bertanam Durian Unggul , Senin (7/11/2022), berikut penjelasan lengkapnya.

Baca juga: Tidak Sulit, Begini Cara Menanam Durian dari Biji

Umur panen durian

Umur panen buah durian berbeda-beda tergantung pada varietas dan asal bibitnya. Durian lokal yang diperbanyak dengan cara okulasi atau sambung pucuk sudah mulai berbunga pada umur 8 hingga 10 tahun.

Pohon durianShutterstock/manatthailand Pohon durian

Sedangkan, untuk durian genjah yang berasal dari cara perbanyakan okulasi atau sambung pucuk sudah bisa berbuah pada umur 4 hingga 5 tahun sejak penanaman.

Ciri-ciri durian siap panen

Umumnya, buah durian akan matang sempurna pada 4 bulan setelah bunga mekar. Walaupun, lama pemasakan buah juga sangat bergantung pada varietasnya.

Misalnya, pada durian montong pemasakan bisa terjadi sekitar 125 sampai 135 hari setelah bunga mekar. Sedangkan pada durian chanee, pemasakan memerlukan waktu lebih singkat yakni 110 sampai 116 hari setelah bunga mekar.

Baca juga: Cara Menanam Durian Namlung agar Cepat Berbuah

Selain dilihat dari umurnya, buah durian yang siap panen juga dapat dilihat dari ciri fisiknya. Adapun ciri-ciri durian yang siap panen, seperti berikut:

  1. Warna buah durian yang sudah siap panen cerah.
  2. Pada ujung duri berwarna coklat tua.
  3. Garis di antara duri terlihat jelas dan warnanya gelap.
  4. Tangkai buahnya lunak dengan ruas besar dan mudah dibengkokkan.
  5. Buku di tangkai buah membengkak.
  6. Tercium aroma khas buah durian.
  7. Jika diketuk, akan terdengar suara seperti gentong berisi air yakni kasar dan bergema.

Ilustrasi buah durian yang matang sempurnaUNSPLASH/JIM TEO Ilustrasi buah durian yang matang sempurna

Cara panen buah durian

Setelah umur dan ciri fisik buah durian siap dipanen, maka Anda dapat segera memanen buah tersebut dengan cara memetik atau memotong buah di pohon menggunakan pisau atau galah berpisau. Bagian yang dipotong yaitu tangkai buah dekat batang.

Baca juga: 10 Tips Memilih Durian yang Matang dan Manis

Saat memanen, pastikan buah durian tidak sampai jatuh. Hal tersebut dikarenakan buah yang jatuh, kualitasnya akan menurun.

Namun, jika pohon durian terlalu tinggi, maka cara panennya yaitu dengan memanjat pohon tersebut. Kemudian memetik menggunakan galah yang sudah dipasang pisau.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Video Pilihan Video Lainnya >

Terkini Lainnya
Way Apu Jadi Andalan Pertanian Maluku, Layani Irigasi 10.562 Hektar
Way Apu Jadi Andalan Pertanian Maluku, Layani Irigasi 10.562 Hektar
Varietas Tanaman
Dulu, Petani Perbatasan RI-Australia Panen Sekali Setahun, Kini 3 Kali
Dulu, Petani Perbatasan RI-Australia Panen Sekali Setahun, Kini 3 Kali
Varietas Tanaman
Tak Cuma Pertanian, Potensi Maritim hingga Perkebunan Digarap TEP
Tak Cuma Pertanian, Potensi Maritim hingga Perkebunan Digarap TEP
Varietas Tanaman
Pangkas Kriminalitas di Kebun Sawit, Paser Gratiskan BPJS Buruh Informal
Pangkas Kriminalitas di Kebun Sawit, Paser Gratiskan BPJS Buruh Informal
Varietas Tanaman
Pabrik Kelapa di Halmahera Utara Berpotensi Serap 20.000 Tenaga Kerja
Pabrik Kelapa di Halmahera Utara Berpotensi Serap 20.000 Tenaga Kerja
Varietas Tanaman
Lawan Rob, Warga Pekalongan Manfaatkan Tanah Wakaf untuk Pertanian
Lawan Rob, Warga Pekalongan Manfaatkan Tanah Wakaf untuk Pertanian
Varietas Tanaman
Kebutuhan Kelapa China 4 Miliar Butir, Halmahera Utara Siap Jadi Pemasok
Kebutuhan Kelapa China 4 Miliar Butir, Halmahera Utara Siap Jadi Pemasok
Varietas Tanaman
JIAT Rp 1,5 Miliar di Rote Ndao Layani 10 Hektar Lahan Pertanian
JIAT Rp 1,5 Miliar di Rote Ndao Layani 10 Hektar Lahan Pertanian
Varietas Tanaman
Ekspor Perkebunan Tumbuh Signifikan dan Dicari Pasar
Ekspor Perkebunan Tumbuh Signifikan dan Dicari Pasar
Varietas Tanaman
Swasembada Pangan dan Pertanian yang Berkelanjutan
Swasembada Pangan dan Pertanian yang Berkelanjutan
Varietas Tanaman
Reformasi Rantai Pasok Kakao
Reformasi Rantai Pasok Kakao
Varietas Tanaman
Menjaga Momentum Kopi Indonesia di Tengah Gejolak Global
Menjaga Momentum Kopi Indonesia di Tengah Gejolak Global
Varietas Tanaman
Nilai Tinggi Kelapa Aromatik di Pasar Global Premium
Nilai Tinggi Kelapa Aromatik di Pasar Global Premium
Varietas Tanaman
Kecubung: Antara Stigma dan Kekayaan Hayati Nusantara
Kecubung: Antara Stigma dan Kekayaan Hayati Nusantara
Varietas Tanaman
Era Keemasan Baru Rempah Indonesia
Era Keemasan Baru Rempah Indonesia
Varietas Tanaman
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau