Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Mudah, Begini Cara Menanam Buah Sawo yang Benar

Kompas.com, 5 Desember 2022, 13:24 WIB
Siti Nur Aeni

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Sawo merupakan buah yang memiliki rasa manis, sehingga banyak digemari oleh masyarakat Indonesia. Daging buahnya yang tebal dan memiliki biji yang sedikit membuat buah ini semakin disukai.

Buah sawo biasanya ditanam di kebun atau pekarangan rumah. Pohon buah ini cukup tinggi, akan tetapi cara menanam dan merawatnya tidak sulit.

Dilansir dari Cybext Kementerian Pertanian, Senin (5/12/2022), berikut tata cara menanam buah sawo yang perlu diketahui.

Baca juga: Cara Menanam Buah Manggis agar Panennya Melimpah

Syarat tumbuh

Pohon sawoPixabay/David_Miram Pohon sawo

Tanaman sawo akan tumbuh dengan baik ketika semua syarat tumbuhnya terpenuhi. Tanaman sawo bisa dibudidayakan di dataran rendah sampai sedang dengan ketinggian 200 sampai 900 meter di atas permukaan laut.

Selain itu, tanaman ini juga menghendaki curah hujan tahunan 1.250 hingga 2.500 mm/tahun dan pH tanah 6.0 sampai 7.0.

Pemilihan bibit

Tahapan yang penting dalam menanam buah sawo yaitu pemilihan bibit. Pastikan bibit yang akan ditanam merupakan bibit yang unggul, asal usul bibitnya jelas, dan memiliki sertifikat.

Persiapan lahan

Lahan yang akan ditanami buah sawo harus disiapkan terlebih dahulu. Berikut ini langkah-langkah persiapan lahan yang benar.

Baca juga: Cara Budidaya Rambutan di Lahan 1 Hektar

  1. Bersihkan lahan dari rumput liar, semak belukar, dan ranting kayu.
  2. Gemburkan lahan dengan luas 1x1 meter.
  3. Kemudian buat lubang tanam sedalam 30 sampai 50 cm
  4. Masukan pupuk kandang ataupun pupuk kompos sebagai pupuk dasar sebanyak 25 kg/lubang tanam.
  5. Setelah 7 sampai 10 hari, lahan sudah siap ditanami.

Penanaman

Cara menanam buah sawo cukup mudah. Berikut langkah-langkahnya:

  1. Sobek plastik polybag pada bibit sawo.
  2. Masukkan bibit sawo kedalam lubang tanam.
  3. Tutup lubang tanam menggunakan tanah.
  4. Berikanlah jarak antara lubang tanam 3x3 m atau 5x5 m.

Buah sawo yang sudah matangPixabay/congtytrienminh Buah sawo yang sudah matang

Pemeliharaan tanaman

Tanaman sawo akan menghasilkan buah yang manis dan lebat, apabila dipelihara dengan baik. Pemeliharaan buah sawo meliputi; penyiraman, penyiangan, pemupukan, pemangkasan cabang, pruning buah, dan pencegahan hama maupun penyakit tanaman.

Baca juga: Bagaimana Cara Menanam Durian dari Biji? Begini Penjelasannya

Panen

Tanaman sawo umumnya dapat dipanen setelah berusia 3 sampai 5 tahun. Biasanya, buah sawo tidak masak bersamaan, sehingga perlu dicek secara berkala.

Ciri-ciri buah sawo yang siap panen yaitu ukuran buahnya besar, daging buahnya sedikit empuk, dan mengeluarkan aroma yang harum.

Itulah cara menanam buah sawo. Lakukan teknik budidaya yang tepat agar tanaman tumbuh dengan baik dan produktivitasnya maksimal.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Video Pilihan Video Lainnya >

Terkini Lainnya
Masa Depan Cerah Kakao Indonesia
Masa Depan Cerah Kakao Indonesia
Varietas Tanaman
Kelapa Genjah Kopyor: Agronomi, Rantai Nilai, dan Pengembangan
Kelapa Genjah Kopyor: Agronomi, Rantai Nilai, dan Pengembangan
Varietas Tanaman
Meremajakan Kebun Kelapa untuk Industri Bernilai Tinggi
Meremajakan Kebun Kelapa untuk Industri Bernilai Tinggi
Varietas Tanaman
Dari Rempah Dunia ke Kebun yang Rentan
Dari Rempah Dunia ke Kebun yang Rentan
Varietas Tanaman
Aren Minahasa: Akar Tradisi dan Ekonomi Rakyat
Aren Minahasa: Akar Tradisi dan Ekonomi Rakyat
Varietas Tanaman
Aroma Cengkeh dan Perjuangan Petani Menembus Pasar
Aroma Cengkeh dan Perjuangan Petani Menembus Pasar
Varietas Tanaman
Kopi Indonesia Naik Kelas: Inovasi, Entrepreneur, dan Nilai Tambah
Kopi Indonesia Naik Kelas: Inovasi, Entrepreneur, dan Nilai Tambah
Varietas Tanaman
Cokelat Specialty: Mendorong Kakao Berdaya Saing
Cokelat Specialty: Mendorong Kakao Berdaya Saing
Varietas Tanaman
Saatnya Kayu Manis Indonesia Laris di Pasar Global
Saatnya Kayu Manis Indonesia Laris di Pasar Global
Varietas Tanaman
Gambir dan Nilai Tambah yang Harus Diwujudkan
Gambir dan Nilai Tambah yang Harus Diwujudkan
Varietas Tanaman
Ketika Vanili Menjadi Harapan Petani
Ketika Vanili Menjadi Harapan Petani
Varietas Tanaman
Kayu Manis Kerinci dan Peluang Rempah Indonesia di Pasar Dunia
Kayu Manis Kerinci dan Peluang Rempah Indonesia di Pasar Dunia
Varietas Tanaman
Mengapa Anak Muda Enggan Menjadi Petani?
Mengapa Anak Muda Enggan Menjadi Petani?
Tips
Mengembalikan Daya Saing Teh di Pasar Global
Mengembalikan Daya Saing Teh di Pasar Global
Varietas Tanaman
Nilam, Masihkah Primadona?
Nilam, Masihkah Primadona?
Varietas Tanaman
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau