Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Mengenal Asam Humat dan Asam Fulvat Lengkap dengan Manfaatnya

Kompas.com - 08/02/2023, 15:15 WIB
Siti Nur Aeni

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Humus memiliki peran yang sangat besar untuk menunjang kesuburan tanah. Humus menjadi sumber makanan untuk tanaman agar pertumbuhan dan produktivitasnya maksimal.

Humus tersusun dari bahan organik yang telah terurai secara alami. Di dalam humus terdapat zat humat berupa asam humat, asam fulvat, dan humin.

Pada kesempatan kali ini, kita akan mengenal seputar asam humat dan asam fulvat lengkap dengan manfaatnya. Dikutip dari Cybext Kementerian Pertanian, Rabu (8/2/2023), berikut uraian lengkapnya.

Baca juga: Tidak Sulit, Proses Pembuatan Pupuk Kompos dari Sampah Organik

Asam Humat

Jika dilihat dari pengertiannya, asam humat adalah zat organik yang mempunyai struktur molekul kompleks dengan bobot molekul tinggi yang mengandung gugus aktif. Secara alami, asam humat terbentuk dari proses biologi, kimia, dan fisika dari bahan yang berasal dari tanaman maupun hewan.

Proses pembentukan asam humat dikenal dengan nama humifikasi. Maka dari itu, struktur asam humat terdiri atas pencampuran senyawa organik alifatik dan aromatik. Kondisi tersebut membuat asam humat bersifat sebagai pembenah tanah.

Selain itu, manfaat asam humat untuk tanaman juga sangat beragam. Berikut penjelasan selengkapnya.

Baca juga: Pupuk Kandang dan Pupuk Kompos, Apa Perbedaannya?

  1. Mempunyai kapasitas tukar kation untuk menambah kemampuan tanah dalam menahan unsur hara.
  2. Memiliki kemampuan menyerap air cukup tinggi antara 80 sampai 90 persen dan meningkatkan kemampuan tanah dalam menahan air.
  3. Mengikat dan mengendapkan polutan seperti logam berat dalam tanah.
  4. Meningkatkan nutrien lewat konversi hara menjadi bentuk yang siap diserap tanaman.
  5. Meningkatkan efisiensi pemupukan.
  6. Memperbaiki struktur fisik maupun kimia tanah.
  7. Menunjang aktivitas mikrobiologi tanah sehingga pertumbuhan akar optimal.

Asam fulvat

Selain asam humat, dalam humus juga terdapat asam fulvat. Perlu diketahui bahwa asam fulvat adalah hasil ekstraksi humus yang dapat dimanfaatkan sebagai pupuk untuk memacu pertumbuhan tanaman.

Baca juga: Ketahui, Ciri-ciri Pupuk Kompos yang Baik untuk Tanaman

Asam fulvat yang berasal dari bahan organik bisa memperbaiki ketersediaan unsur fosfat dengan mengurangi jerapan fosfat. Setidaknya ada manfaat asam fulvat untuk tanaman.

Pertama, bisa membantu aktivitas kimia seperti produksi enzim, struktur hormon, hingga kebutuhan penggunaan vitamin. Sementara itu, manfaat yang kedua yaitu meningkatkan pertumbuhan pada tanaman, membuat tanah lebih subur, menyerap logam berat dan polutan, serta memperbaiki sel yang tidak seimbang.

 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Berikan Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Video Pilihan Video Lainnya >

Terkini Lainnya

Serat Alam dan Potensi Pengembangannya

Serat Alam dan Potensi Pengembangannya

Varietas Tanaman
Menjadikan Indonesia Pusat Hilirisasi Kelapa Dunia

Menjadikan Indonesia Pusat Hilirisasi Kelapa Dunia

Varietas Tanaman
'Superfood' Daun Kelor: Nilai Gizi, Ekonomi, dan Lingkungan

"Superfood" Daun Kelor: Nilai Gizi, Ekonomi, dan Lingkungan

Varietas Tanaman
Peluang Budidaya Kurma di Indonesia: Teknologi dan Kisah Sukses

Peluang Budidaya Kurma di Indonesia: Teknologi dan Kisah Sukses

Varietas Tanaman
Purwoceng, Ginseng Lokal Bernilai Tinggi

Purwoceng, Ginseng Lokal Bernilai Tinggi

Varietas Tanaman
Manfaat Ekonomi dan Lingkungan Serai Wangi

Manfaat Ekonomi dan Lingkungan Serai Wangi

Varietas Tanaman
Kakao Indonesia: Dari Potensi Lokal ke Produk Premium Dunia

Kakao Indonesia: Dari Potensi Lokal ke Produk Premium Dunia

Varietas Tanaman
Sensasi Pedas Jaman Majapahit: Memanfaatkan Kembali Cabai Jawa

Sensasi Pedas Jaman Majapahit: Memanfaatkan Kembali Cabai Jawa

Varietas Tanaman
Pala: Warisan Nusantara Menuju Pemanfaatan Global

Pala: Warisan Nusantara Menuju Pemanfaatan Global

Varietas Tanaman
Anggur Muscat dan Keberpihakan pada Buah Lokal

Anggur Muscat dan Keberpihakan pada Buah Lokal

Varietas Tanaman
Mengenal Gula Bit: Inovasi Pemanis

Mengenal Gula Bit: Inovasi Pemanis

Varietas Tanaman
Peluang Stevia dalam Diversifikasi Industri Gula

Peluang Stevia dalam Diversifikasi Industri Gula

Varietas Tanaman
Mengoptimalkan Keunggulan Tanaman Obat Indonesia

Mengoptimalkan Keunggulan Tanaman Obat Indonesia

Varietas Tanaman
Menggali Peluang Ekonomi dan Manfaat Kayu Manis

Menggali Peluang Ekonomi dan Manfaat Kayu Manis

Varietas Tanaman
Kacang Mete: Komoditas Potensial di Lahan Marginal

Kacang Mete: Komoditas Potensial di Lahan Marginal

Varietas Tanaman
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi Akun
Proteksi akunmu dari aktivitas yang tidak kamu lakukan.
199920002001200220032004200520062007200820092010
Data akan digunakan untuk tujuan verifikasi sesuai Kebijakan Data Pribadi KG Media.
Verifikasi Akun Berhasil
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau