Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Apakah Kulit Kentang Bisa Dijadikan Kompos? Perhatikan Hal Ini

Kompas.com, 23 Februari 2023, 20:56 WIB
Sakina Rakhma Diah Setiawan

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Ada banyak sampah dapur yang bisa dijadikan kompos, termasuk kulit buah dan sayuran. Namun, ada beberapa sampah dapur yang tidak bisa dijadikan kompos.

Dikutip dari Gardening Know How, Kamis (23/2/2023), nungkin Anda pernah mendengar membuat kompos dari kulit kentang bukanlah ide yang baik. Meskipun Anda harus berhati-hati saat menambahkan kulit kentang ke kompos, membuat kompos dari kulit kentang bermanfaat.

Kentang mengandung nutrisi seperti nitrogen, fosfor, potasium, dan magnesium. Pengomposan kulit kentang menambah nutrisi ini ke kompos dan menguntungkan tanaman yang pada akhirnya akan tumbuh menggunakan kompos itu.

Baca juga: Cara Membuat Kompos Daun Kering, Mudah dan Murah

Ilustrasi kulit kentang. Kulit kentang dapat dimanfaatkan untuk membuat kompos.PIXABAY/THOMAS G. Ilustrasi kulit kentang. Kulit kentang dapat dimanfaatkan untuk membuat kompos.

Bisakah membuat kompos dari kulit kentang?

Masalah yang dapat timbul dari menambahkan kulit kentang ke kompos adalah kentang utuh dan kulitnya dapat membawa hawar kentang. Ini adalah infeksi jamur yang menyerang tanaman tomat dan kentang.

Spora hawar kentang bertahan dari satu musim ke musim berikutnya dengan melewati musim dingin pada jaringan tanaman hidup. Umbi kentang yang terinfeksi adalah inang yang sempurna.

Gejala hawar pada tanaman kentang dan tomat antara lain bercak kuning dengan bagian tengah berwarna coklat pada daun dan bercak gelap pada umbi kentang.

Ini diikuti oleh umbi kentang yang membusuk dari kulit ke arah tengah dan akhirnya berubah menjadi massa yang lembek.

Baca juga: Ketahui, Ciri-ciri Pupuk Kompos yang Baik untuk Tanaman

Jika tidak terkendali, hawar kentang dapat memusnahkan seluruh tanaman kentang dan tomat. Ada alasan untuk khawatir tentang menambahkan kulit kentang ke kompos.

Cara membuat kompos dari kulit kentang

Menghindari penyebaran hawar saat membuat kompos kulit kentang dapat dilakukan dengan mengikuti beberapa tindakan pencegahan sederhana.

Halaman:

Video Pilihan Video Lainnya >

Terkini Lainnya
Dari Kebun Kelapa dan Ladang Jagung Mereka Bangkit
Dari Kebun Kelapa dan Ladang Jagung Mereka Bangkit
Varietas Tanaman
Menguatkan Akar dan Menjahit Masa Depan: Arah Baru Perkebunan Nasional
Menguatkan Akar dan Menjahit Masa Depan: Arah Baru Perkebunan Nasional
Varietas Tanaman
Kopi dan Kayu Manis di Kerinci: Praktik Tumpangsari yang Menjaga Kebun Tetap Hidup
Kopi dan Kayu Manis di Kerinci: Praktik Tumpangsari yang Menjaga Kebun Tetap Hidup
Varietas Tanaman
Secangkir Optimisme Teh Indonesia
Secangkir Optimisme Teh Indonesia
Varietas Tanaman
Ketika Pasar Dunia Menunggu Panen Indonesia
Ketika Pasar Dunia Menunggu Panen Indonesia
Varietas Tanaman
Merawat Kopi dan Kakao Sumatera
Merawat Kopi dan Kakao Sumatera
Varietas Tanaman
Durian Indonesia Tak Berdaya di Pasar Global
Durian Indonesia Tak Berdaya di Pasar Global
Varietas Tanaman
Varietas Unggul dalam Pengelolaan Penyakit Jagung
Varietas Unggul dalam Pengelolaan Penyakit Jagung
Varietas Tanaman
Singkong: Komoditas Strategis yang Terlupakan
Singkong: Komoditas Strategis yang Terlupakan
Varietas Tanaman
China Ingin Swasembada Durian
China Ingin Swasembada Durian
Varietas Tanaman
Ketika Petani Meninggalkan Karet: Sawit Dinilai Lebih Menjanjikan
Ketika Petani Meninggalkan Karet: Sawit Dinilai Lebih Menjanjikan
Varietas Tanaman
Pertanian Berkelanjutan, Tapi untuk Siapa?
Pertanian Berkelanjutan, Tapi untuk Siapa?
Varietas Tanaman
Satu Kebun, Berkali-kali Panen
Satu Kebun, Berkali-kali Panen
Varietas Tanaman
Membuka Peluang Ekonomi Pinang
Membuka Peluang Ekonomi Pinang
Varietas Tanaman
Jalan Bagi Kesejahteraan Petani Kopi
Jalan Bagi Kesejahteraan Petani Kopi
Varietas Tanaman
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau