Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Cara Membuat Kompos Daun Kering, Mudah dan Murah

Kompas.com - 29/01/2023, 12:07 WIB
Siti Nur Aeni

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Saat melihat daun kering berserakan di halaman rumah mungkin kita akan tergerak untuk segera menyapu dan membuangnya ke tempat sampah. Hal tersebut akan membuat halaman rumah kembali bersih dan nyaman dipandang.

Akan tetapi, tahukah Anda jika ternyata daun kering masih dapat dimanfaatkan untuk menjadi pupuk kompos. Pembuatan kompos daun juga ternyata mudah dan murah.

Mengutip dari Litbang Pertanian, Minggu (29/1/2023), berikut cara membuat kompos daun dengan mudah.

Siapkan wadah dan daun

Langkah pertama yang perlu dilakukan yaitu menyiapkan wadah berukuran besar dan mempunyai tutup, seperti ember cat atau tong sampah. Selain itu, kumpulkan juga daun kering yang akan diolah menjadi kompos.

Baca juga: Tidak Sulit, Proses Pembuatan Pupuk Kompos dari Sampah Organik

Letakkan daun dalam wadah

Daun kering yang sudah dikumpulkan kemudian dimasukkan ke dalam wadah minimal seperempat bagian. Kemudian, tumpuk daun kering dengan serat potongan kayu hingga sampah organik seperti sampah makanan atau sampah dapur.

Ilustrasi pupuk kompos, menggunakan pupuk kompos untuk tanaman. SHUTTERSTOCK/ASHLEY-BELLE BURNS Ilustrasi pupuk kompos, menggunakan pupuk kompos untuk tanaman.

Lalu, tutup kembali bahan organik tersebut dengan daun kering. Buat lapisan tersebut sampai seluruh wadah terisi penuh. Terakhir, tutup wadah sampai rapat.

Tambahkan air

Lakukan pengecekan kompos secara rutin. Apabila kompos terlihat kering, tambahkan ar sampai kompos lembap dan basah.

Setelah beberapa hari, kompos sudah bisa digunakan. Kompos yang siap digunakan memiliki warna hitam gelap, kering, dan teksturnya remah.

Baca juga: Cara Membuat Kompos dari Kulit Kacang

Aroma kompos daun yang siap digunakan menyerupai tanah dan tidak ada aroma busuk yang menyengat.

 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.


Video Pilihan Video Lainnya >

Terkini Lainnya

Menjadikan Indonesia Pusat Hilirisasi Kelapa Dunia

Menjadikan Indonesia Pusat Hilirisasi Kelapa Dunia

Varietas Tanaman
'Superfood' Daun Kelor: Nilai Gizi, Ekonomi, dan Lingkungan

"Superfood" Daun Kelor: Nilai Gizi, Ekonomi, dan Lingkungan

Varietas Tanaman
Peluang Budidaya Kurma di Indonesia: Teknologi dan Kisah Sukses

Peluang Budidaya Kurma di Indonesia: Teknologi dan Kisah Sukses

Varietas Tanaman
Purwoceng, Ginseng Lokal Bernilai Tinggi

Purwoceng, Ginseng Lokal Bernilai Tinggi

Varietas Tanaman
Manfaat Ekonomi dan Lingkungan Serai Wangi

Manfaat Ekonomi dan Lingkungan Serai Wangi

Varietas Tanaman
Kakao Indonesia: Dari Potensi Lokal ke Produk Premium Dunia

Kakao Indonesia: Dari Potensi Lokal ke Produk Premium Dunia

Varietas Tanaman
Sensasi Pedas Jaman Majapahit: Memanfaatkan Kembali Cabai Jawa

Sensasi Pedas Jaman Majapahit: Memanfaatkan Kembali Cabai Jawa

Varietas Tanaman
Pala: Warisan Nusantara Menuju Pemanfaatan Global

Pala: Warisan Nusantara Menuju Pemanfaatan Global

Varietas Tanaman
Anggur Muscat dan Keberpihakan pada Buah Lokal

Anggur Muscat dan Keberpihakan pada Buah Lokal

Varietas Tanaman
Mengenal Gula Bit: Inovasi Pemanis

Mengenal Gula Bit: Inovasi Pemanis

Varietas Tanaman
Peluang Stevia dalam Diversifikasi Industri Gula

Peluang Stevia dalam Diversifikasi Industri Gula

Varietas Tanaman
Mengoptimalkan Keunggulan Tanaman Obat Indonesia

Mengoptimalkan Keunggulan Tanaman Obat Indonesia

Varietas Tanaman
Menggali Peluang Ekonomi dan Manfaat Kayu Manis

Menggali Peluang Ekonomi dan Manfaat Kayu Manis

Varietas Tanaman
Kacang Mete: Komoditas Potensial di Lahan Marginal

Kacang Mete: Komoditas Potensial di Lahan Marginal

Varietas Tanaman
Mengembalikan Kejayaan Industri Teh Indonesia

Mengembalikan Kejayaan Industri Teh Indonesia

Varietas Tanaman
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau