Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Budidaya Sorgum di Lahan Kering dari Pemilihan Varietas sampai Panen

Kompas.com, 11 April 2023, 16:53 WIB
Add on Google
Siti Nur Aeni

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Sorgum merupakan salah satu tanaman serealia yang bisa menjadi pangan alternatif. Tanaman ini memiliki daya adaptasi yang luas dan bisa ditanam di lahan kering.

Dengan demikian, budidaya sorgum bisa menjadi salah satu upaya pemanfaatan lahan kering agar menjadi lahan produktif. Dikutip dari Cybext Kementerian Pertanian, Selasa (11/4/2023), berikut ini tahapan budidaya sorgum di lahan kering.

1. Menentukan varietas yang akan ditanam

Langkah awal yang perlu dilakukan yaitu menentukan varietas yang tepat. Secara umum, sorgum terdapat tiga jenis yaitu sorgum berumur genjah, sedang, dan dalam.

Baca juga: Cara Menanam Sorgum agar Produktivitasnya Maksimal

2. Menyiapkan benih

Setelah menentukan varietas yang akan ditanam, langkah berikutnya yaitu menyiapkan benih. Pastikan benih tersebut memiliki vigor yang baik, sehat, dan berasal dari tanaman dengan pertumbuhan baik.

Ilustrasi tanaman sorgum.PIXABAY/BRUCE MCLENNAN Ilustrasi tanaman sorgum.

3. Persiapan lahan

Tahapan budidaya sorgum di lahan kering selanjutnya yaitu persiapan lahan. Caranya dengan membersihkan gulma yang tumbuh di lahan tersebut. Kemudian, olah lahan sampai gembur.

4. Penanaman

Waktu tanam sorgum di lahan kering sebaiknya dilakukan di awal atau akhir musim hujan setelah tanaman palawija dipanen. Sorgum bisa ditanam dengan sistem monokultur.

Baca juga: Panduan Budidaya Sorgum, Tanaman Pangan Alternatif Pengganti Gandum

Cara menanam sorgum diawali dengan membuat lubang tanam dengan cara ditugal. Kemudian letakkan benih pada lubang tanam sebanyak 3 hingga 4 benih per lubang tanam. Lalu, tutup lubang tanam menggunakan tanah ringan atau pupuk alami.

5. Perawatan tanaman

Agar tanaman sorgum tumbuh dengan baik, maka lakukan perawatan dengan rutin. Beberapa kegiatan perawatan yang perlu dilakukan, antara lain;

  • Pemupukan
  • Pembersihan gulma dan pembumbunan
  • Pengairan
  • Pengendalian hama dan penyakit tanaman

Baca juga: Mengenal Tanaman Sorgum yang Potensial Jadi Bahan Pangan

6. Pemanenan

Tanaman sorgum biasanya sudah bisa dipanen saat berumur 3 hingga 4 bulan setelah tanam, atau tergantung varietasnya. Pemanenan ditentukan berdasarkan umur tanaman setelah biji terbentuk atau dengan melihat ciri-ciri biji sorgum yang sudah masak secara fisiologis.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Video Pilihan Video Lainnya >

Terkini Lainnya
Swasembada Pangan dan Pertanian yang Berkelanjutan
Swasembada Pangan dan Pertanian yang Berkelanjutan
Varietas Tanaman
Reformasi Rantai Pasok Kakao
Reformasi Rantai Pasok Kakao
Varietas Tanaman
Menjaga Momentum Kopi Indonesia di Tengah Gejolak Global
Menjaga Momentum Kopi Indonesia di Tengah Gejolak Global
Varietas Tanaman
Nilai Tinggi Kelapa Aromatik di Pasar Global Premium
Nilai Tinggi Kelapa Aromatik di Pasar Global Premium
Varietas Tanaman
Kecubung: Antara Stigma dan Kekayaan Hayati Nusantara
Kecubung: Antara Stigma dan Kekayaan Hayati Nusantara
Varietas Tanaman
Era Keemasan Baru Rempah Indonesia
Era Keemasan Baru Rempah Indonesia
Varietas Tanaman
Masa Depan Cerah Kakao Indonesia
Masa Depan Cerah Kakao Indonesia
Varietas Tanaman
Kelapa Genjah Kopyor: Agronomi, Rantai Nilai, dan Pengembangan
Kelapa Genjah Kopyor: Agronomi, Rantai Nilai, dan Pengembangan
Varietas Tanaman
Meremajakan Kebun Kelapa untuk Industri Bernilai Tinggi
Meremajakan Kebun Kelapa untuk Industri Bernilai Tinggi
Varietas Tanaman
Dari Rempah Dunia ke Kebun yang Rentan
Dari Rempah Dunia ke Kebun yang Rentan
Varietas Tanaman
Aren Minahasa: Akar Tradisi dan Ekonomi Rakyat
Aren Minahasa: Akar Tradisi dan Ekonomi Rakyat
Varietas Tanaman
Aroma Cengkeh dan Perjuangan Petani Menembus Pasar
Aroma Cengkeh dan Perjuangan Petani Menembus Pasar
Varietas Tanaman
Kopi Indonesia Naik Kelas: Inovasi, Entrepreneur, dan Nilai Tambah
Kopi Indonesia Naik Kelas: Inovasi, Entrepreneur, dan Nilai Tambah
Varietas Tanaman
Cokelat Specialty: Mendorong Kakao Berdaya Saing
Cokelat Specialty: Mendorong Kakao Berdaya Saing
Varietas Tanaman
Saatnya Kayu Manis Indonesia Laris di Pasar Global
Saatnya Kayu Manis Indonesia Laris di Pasar Global
Varietas Tanaman
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau