Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Syarat Tumbuh dan Cara Menanam Kapulaga yang Benar

Kompas.com - 28/06/2023, 23:20 WIB
Siti Nur Aeni

Penulis

 

Pengolahan lahan

Langkah awal yang harus dilakukan yaitu membersihkan lahan dari rumput liar, ranting kayu dan bebatuan. Setelah itu dilakukan penggemburan tanah menggunakan cangkul. Buatlah lubang tanam dengan kedalam 10 sampai 15 cm dan berikan pupuk kandang sebanyak 10 hingga 20 ton/ha

Penanaman bibit kapulaga

  • Agar tanaman kapulaga tumbuh dengan baik, berikut beberapa langkah yang perlu diperhatikan.
  • Pembuatan lubang tanam pada lahan dengan jarak 1x1.5 m atau 2 x 1.5 m antar lubang tanam.
  • Masukan satu bibit kapulaga ke dalam setiap lubang tanam.
  • Tutup menggunakan tanah.
  • Lakukan pemeliharaan secara rutin.

Baca juga: Cara Menanam Cengkeh agar Cepat Panen

Perawatan

Pertumbuhan dan hasil panen kapulaga dipengaruhi dari oleh berbagai faktor. Salah satunya yaitu cara perawatan. Perawatan yang kurang tepat, bisa menurunkan hasil panen menyebabkan kematian tanaman.

Ilustrasi kapulaga hijauShutterstock/Chamille White Ilustrasi kapulaga hijau

Oleh sebab itu, perawatan kapulaga perlu dilakukan dengan baik. Berikut ini cara merawat tanaman kapulaga:

  • Lakukan penyiraman secara rutin, minimal 2 kali seminggu, terutama pada fase awal pertumbuhan.
  • Bersihkan gulma atau rumput liar yang tumbuh disekitar tanaman .
  • Berikan pupuk secara berkala sesuai dengan kebutuhan tanaman.
  • Lakukan pencegahan dan pengendalian hama penyakit sebelum menimbulkan gejala yang lebih parah.

Pemanenan

Kapulaga memiliki waktu panen yang cukup lama. Panen pertama dapat dilakukan pada umur 2 sampai 3 tahun setelah tanam.

Baca juga: Cara Budidaya Kayu Manis dengan Benar agar Panennya Berkualitas

Tanaman kapulaga yang siap dipanen memiliki tanda biji berwarna hijau kekuningan. Cara panen kapulaga dengan memotong dompolan biji kapulaga dari tangkainya dan dikumpulkan ke dalam karung.

Pemanenan kapulaga dapat dilakukan secara berkali-kali, bahkan sampai umur tanaman mencapai 15 tahun. Oleh sebab itu, rawat tanaman kapulaga dengan baik.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Halaman:

Video Pilihan Video Lainnya >

Terkini Lainnya

Serat Alam dan Potensi Pengembangannya

Serat Alam dan Potensi Pengembangannya

Varietas Tanaman
Menjadikan Indonesia Pusat Hilirisasi Kelapa Dunia

Menjadikan Indonesia Pusat Hilirisasi Kelapa Dunia

Varietas Tanaman
'Superfood' Daun Kelor: Nilai Gizi, Ekonomi, dan Lingkungan

"Superfood" Daun Kelor: Nilai Gizi, Ekonomi, dan Lingkungan

Varietas Tanaman
Peluang Budidaya Kurma di Indonesia: Teknologi dan Kisah Sukses

Peluang Budidaya Kurma di Indonesia: Teknologi dan Kisah Sukses

Varietas Tanaman
Purwoceng, Ginseng Lokal Bernilai Tinggi

Purwoceng, Ginseng Lokal Bernilai Tinggi

Varietas Tanaman
Manfaat Ekonomi dan Lingkungan Serai Wangi

Manfaat Ekonomi dan Lingkungan Serai Wangi

Varietas Tanaman
Kakao Indonesia: Dari Potensi Lokal ke Produk Premium Dunia

Kakao Indonesia: Dari Potensi Lokal ke Produk Premium Dunia

Varietas Tanaman
Sensasi Pedas Jaman Majapahit: Memanfaatkan Kembali Cabai Jawa

Sensasi Pedas Jaman Majapahit: Memanfaatkan Kembali Cabai Jawa

Varietas Tanaman
Pala: Warisan Nusantara Menuju Pemanfaatan Global

Pala: Warisan Nusantara Menuju Pemanfaatan Global

Varietas Tanaman
Anggur Muscat dan Keberpihakan pada Buah Lokal

Anggur Muscat dan Keberpihakan pada Buah Lokal

Varietas Tanaman
Mengenal Gula Bit: Inovasi Pemanis

Mengenal Gula Bit: Inovasi Pemanis

Varietas Tanaman
Peluang Stevia dalam Diversifikasi Industri Gula

Peluang Stevia dalam Diversifikasi Industri Gula

Varietas Tanaman
Mengoptimalkan Keunggulan Tanaman Obat Indonesia

Mengoptimalkan Keunggulan Tanaman Obat Indonesia

Varietas Tanaman
Menggali Peluang Ekonomi dan Manfaat Kayu Manis

Menggali Peluang Ekonomi dan Manfaat Kayu Manis

Varietas Tanaman
Kacang Mete: Komoditas Potensial di Lahan Marginal

Kacang Mete: Komoditas Potensial di Lahan Marginal

Varietas Tanaman
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau