Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Cara Menanam Kangkung dari Batang, Mudah dan Cepat Tumbuh

Kompas.com, 29 Maret 2023, 17:37 WIB
Siti Nur Aeni

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Kangkung merupakan sayuran yang mudah didapat dan harganya sangat murah. Apabila Anda membeli sayuran kangkung, ada baiknya batang kangkung tidak langsung dibuang.

Pasalnya, batang kangkung ternyata bisa ditanam kembali. Bagaimana cara menanam kangkung dari batang? Simak penjelasan lengkapnya berikut ini.

Pembibitan

Tahapan pertama dalam budidaya kangkung yaitu melakukan pembibitan. Batang kangkung yang sudah dipotong kemudian direndam dalam air. Anda bisa menambahkan zat pengatur tumbuh untuk mempercepat pertumbuhan akar.

Baca juga: Cara Menanam Kangkung Air dengan Mudah, Bisa Panen Setelah 11 Hari

Persiapan media tanam

Kangkung termasuk sayuran yang mudah tumbuh. Namun, agar pertumbuhannya maksimal sebaiknya gunakan media tanam yang subur dan kaya unsur hara.

Ilustrasi kangkung. SHUTTERSTOCK/KOBCHAIMA Ilustrasi kangkung.

Anda bisa menambahkan pupuk kandang atau kompos yang sudah kering untuk meningkatkan kesuburan tanah. Media tanam yang disiapkan dimasukkan dalam pot atau polybag.

Penanaman

Cara menanam kangkung dari batang diawali dengan membuat lubang tanam. Setelah itu, masukkan batang kangkung yang sudah tumbuh akar pada lubang tanam tersebut.

Kemudian, timbun lubang tanam dengan media tanam. Lalu, siram sampai media tanam lembap.

Baca juga: Cara Tanam Kangkung, Sayuran Daun yang Cepat Panen

Perawatan tanaman

Agar tanaman kangkung tumbuh dengan baik, maka perlu perawatan tanaman secara rutin. Beberapa kegiatan pemeliharaan tanaman kangkung yang bisa dilakukan, seperti berikut.

  • Lakukan penyiraman secara rutin setidaknya 2 kali sehari atau menyesuaikan kondisi media tanam.
  • Beri pupuk susulan secara berkala agar tanaman tumbuh subur.
  • Pengendalian hama dan penyakit tanaman menggunakan pestisida nabati.

Pemanenan

Kangkung termasuk tanaman sayur yang cepat panen. Tanaman kangkung bisa dipanen setelah berumur 21 hingga 20 hari setelah tanam.

Cara panennya yaitu dengan memotong batang tanaman. Sisa batang kangkung dibiarkan agar tumbuh menjadi tanaman baru. Jangan lupa untuk melakukan perawatan secara rutin agar batang tanaman bisa tumbuh menjadi tanaman yang sehat dan subur.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Video Pilihan Video Lainnya >

Terkini Lainnya
Pabrik Kelapa di Halmahera Utara Berpotensi Serap 20.000 Tenaga Kerja
Pabrik Kelapa di Halmahera Utara Berpotensi Serap 20.000 Tenaga Kerja
Varietas Tanaman
Lawan Rob, Warga Pekalongan Manfaatkan Tanah Wakaf untuk Pertanian
Lawan Rob, Warga Pekalongan Manfaatkan Tanah Wakaf untuk Pertanian
Varietas Tanaman
Kebutuhan Kelapa China 4 Miliar Butir, Halmahera Utara Siap Jadi Pemasok
Kebutuhan Kelapa China 4 Miliar Butir, Halmahera Utara Siap Jadi Pemasok
Varietas Tanaman
JIAT Rp 1,5 Miliar di Rote Ndao Layani 10 Hektar Lahan Pertanian
JIAT Rp 1,5 Miliar di Rote Ndao Layani 10 Hektar Lahan Pertanian
Varietas Tanaman
Ekspor Perkebunan Tumbuh Signifikan dan Dicari Pasar
Ekspor Perkebunan Tumbuh Signifikan dan Dicari Pasar
Varietas Tanaman
Swasembada Pangan dan Pertanian yang Berkelanjutan
Swasembada Pangan dan Pertanian yang Berkelanjutan
Varietas Tanaman
Reformasi Rantai Pasok Kakao
Reformasi Rantai Pasok Kakao
Varietas Tanaman
Menjaga Momentum Kopi Indonesia di Tengah Gejolak Global
Menjaga Momentum Kopi Indonesia di Tengah Gejolak Global
Varietas Tanaman
Nilai Tinggi Kelapa Aromatik di Pasar Global Premium
Nilai Tinggi Kelapa Aromatik di Pasar Global Premium
Varietas Tanaman
Kecubung: Antara Stigma dan Kekayaan Hayati Nusantara
Kecubung: Antara Stigma dan Kekayaan Hayati Nusantara
Varietas Tanaman
Era Keemasan Baru Rempah Indonesia
Era Keemasan Baru Rempah Indonesia
Varietas Tanaman
Masa Depan Cerah Kakao Indonesia
Masa Depan Cerah Kakao Indonesia
Varietas Tanaman
Kelapa Genjah Kopyor: Agronomi, Rantai Nilai, dan Pengembangan
Kelapa Genjah Kopyor: Agronomi, Rantai Nilai, dan Pengembangan
Varietas Tanaman
Meremajakan Kebun Kelapa untuk Industri Bernilai Tinggi
Meremajakan Kebun Kelapa untuk Industri Bernilai Tinggi
Varietas Tanaman
Dari Rempah Dunia ke Kebun yang Rentan
Dari Rempah Dunia ke Kebun yang Rentan
Varietas Tanaman
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau