Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Mengenal Beauveria bassiana, Jamur yang Bisa Kendalikan Wereng

Kompas.com, 27 Juni 2023, 14:41 WIB
Add on Google
Siti Nur Aeni

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Serangan hama merupakan salah satu faktor pembatas dalam budidaya tanaman. kehadiran hama bisa membuat pertumbuhan dan produktivitas tanaman terganggu.

Bahkan, pada serangan yang parah tanaman bisa mati. Maka dari itu, pengendalian hama harus dilakukan dengan tepat dan cepat.

Salah satu cara untuk mengendalikan hama dengan cepat dan tetap ramah lingkungan yaitu dengan mengaplikasikan jamur entomopatogen Beauveria bassiana.

Baca juga: Manfaat dan Cara Mengaplikasikan Trichoderma sp untuk Tanaman

Apa itu Beauveria bassiana?

Mengutip dari Cybext Kementerian Pertanian, Selasa (27/6/2023), Beauveria bassiana adalah jamur entomopatogen yang bisa menyebabkan penyakit pada hama dari jenis serangga. Spora jamur ini masuk ke tubuh serangga sasaran lewat kulit, saluran pencernaan, spirakel, atau lubang lainnya.

Isolat jamur Beauveria bassianaShutterstock/Teerapong Swnk Isolat jamur Beauveria bassiana

Setelah berhasil menempel pada tubuh serangga, Beauveria bassiana akan berkecambah dan berkembang membentuk kecambah, lalu menembus kutikula tubuh serangga. Jamur ini nantinya akan mengeluarkan racun yang bisa merusak jaringan tubuh serangga.p

Dalam beberapa hari, jamur akan mati. Serangga yang mati karena jamur ini akan mengeras seperti mumi dan tubuhnya tertutup benang berwarna putih.

Keunggulan Beauveria bassiana sebagai pestisida hayati

Cara kerja yang mematikan membuat jamur entomopatogen Beauveria bassiana terus dikembangkan sebagai pestisida hayati. Ada beberapa keunggulan penggunaan jamur ini sebagai pestisida. Berikut penjelasannya.

Baca juga: Cara Menumbuhkan Trichoderma sp. dengan Mudah dan Murah

  • Selektif terhadap hama sasaran, sehingga tidak membahayakan serangga yang bukan sasarannya.
  • Tidak meninggalkan residu yang berbahaya untuk tanaman, tanah, air, atau manusia.
  • Tidak menyebabkan racun pada tanaman.
  • Mudah diperbanyak.

Cara aplikasi Beauveria bassiana pada tanaman padi

Salah satu hama sasaran jamur Beauveria bassiana yaitu wereng coklat. Hama penting tanaman padi ini bisa dikendalikan menggunakan jamur Beauveria bassiana dengan cara seperti berikut:

  1. Amati kondisi tanaman padi setiap hari.
  2. Jika ditemukan wereng, segera semprotkan jamur Beauveria bassiana.
  3. Penyemprotan dimulai dengan cara membuka barisan tanaman, lalu semprotkan bagian batang bawah tanaman padi karena biasanya dibagian ini hama wereng berkumpul.
  4. Penyemprotan sebaiknya dilakukan sore hari untuk mengurangi kerusakan akibat sinar ultraviolet.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Video Pilihan Video Lainnya >

Terkini Lainnya
Menjaga Momentum Kopi Indonesia di Tengah Gejolak Global
Menjaga Momentum Kopi Indonesia di Tengah Gejolak Global
Varietas Tanaman
Nilai Tinggi Kelapa Aromatik di Pasar Global Premium
Nilai Tinggi Kelapa Aromatik di Pasar Global Premium
Varietas Tanaman
Kecubung: Antara Stigma dan Kekayaan Hayati Nusantara
Kecubung: Antara Stigma dan Kekayaan Hayati Nusantara
Varietas Tanaman
Era Keemasan Baru Rempah Indonesia
Era Keemasan Baru Rempah Indonesia
Varietas Tanaman
Masa Depan Cerah Kakao Indonesia
Masa Depan Cerah Kakao Indonesia
Varietas Tanaman
Kelapa Genjah Kopyor: Agronomi, Rantai Nilai, dan Pengembangan
Kelapa Genjah Kopyor: Agronomi, Rantai Nilai, dan Pengembangan
Varietas Tanaman
Meremajakan Kebun Kelapa untuk Industri Bernilai Tinggi
Meremajakan Kebun Kelapa untuk Industri Bernilai Tinggi
Varietas Tanaman
Dari Rempah Dunia ke Kebun yang Rentan
Dari Rempah Dunia ke Kebun yang Rentan
Varietas Tanaman
Aren Minahasa: Akar Tradisi dan Ekonomi Rakyat
Aren Minahasa: Akar Tradisi dan Ekonomi Rakyat
Varietas Tanaman
Aroma Cengkeh dan Perjuangan Petani Menembus Pasar
Aroma Cengkeh dan Perjuangan Petani Menembus Pasar
Varietas Tanaman
Kopi Indonesia Naik Kelas: Inovasi, Entrepreneur, dan Nilai Tambah
Kopi Indonesia Naik Kelas: Inovasi, Entrepreneur, dan Nilai Tambah
Varietas Tanaman
Cokelat Specialty: Mendorong Kakao Berdaya Saing
Cokelat Specialty: Mendorong Kakao Berdaya Saing
Varietas Tanaman
Saatnya Kayu Manis Indonesia Laris di Pasar Global
Saatnya Kayu Manis Indonesia Laris di Pasar Global
Varietas Tanaman
Gambir dan Nilai Tambah yang Harus Diwujudkan
Gambir dan Nilai Tambah yang Harus Diwujudkan
Varietas Tanaman
Ketika Vanili Menjadi Harapan Petani
Ketika Vanili Menjadi Harapan Petani
Varietas Tanaman
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau