Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

9 Jenis Kelapa Genjah yang Ada di Indonesia

Kompas.com - 13/08/2022, 12:53 WIB
Siti Nur Aeni ,
Sakina Rakhma Diah Setiawan

Tim Redaksi

 

Ilustrasi tanaman kelapa genjahPixabay/kaigraphick Ilustrasi tanaman kelapa genjah

4. Kelapa genjah hijau kopyor

Masih dari Pati, jenis kelapa genjah lainnya yaitu kelapa genjah hijau kopyor. Pohon kelapa genjah ini bisa berbuah sekitar 120-140 buah per pohon per tahun dengan jumlah buah kopyor 3,89 buah per tandan.

Kelapa genjah ini toleran terhadap kekeringan lebih dari 6 bulan kering dan dapat dipanen saat umurmnya 4 tahun.

5. Kelapa genjah entog Kebumen

Seperti namanya, jenis kelapa genjah ini berasal dari Kebumen, Jawa Tengah. Tanaman ini diketahui mampu menghasilkan buah sekitar 95 buah dalam satu pohon per tahun.

Jumlah buah per tandan sekitar 6-7 buah. Kelapa genjah entog kebumen ini memiliki kadar kemanisan air buah 6 persen brix, berat sekitar 437 gram, dan bisa dipanen pada saat berumur 4 tahun.

Baca juga: Cara Menanam Jagung Hibrida

6. Kelapa genjah raja

Varietas kelapa genjah ini berasal dari Maluku Utara. Keunggulan kelapa genjah raja yaitu memiliki potensi buah 70-120 buah per pohon per tahun dengan berat daging buah mencapai 167 gram.

Kadar minyak yang dihasilkan kelapa genjah ini mencapai 66 persen. Sama seperti jenis kepala genjah sebelumnya, varietas ini juga bisa dipanen pada umur 4 tahun.

7. Kelapa genjah kuning Nias

Potensi hasil kelapa genjah kuning nias sekitar 60-120 buah dengan berat daging buah mencapai 159 gram. Kelapa genjah ini bisa menghasilkan kadar minyak hingga 62% dan dapat dipanen saat umur 4 tahun.

Baca juga: Cara Budidaya Tomat agar Cepat Panen

8. Kelapa genjah kuning bali

Jenis kelapa genjah lainnya yaitu kelapa genjah kuning bali. Keunggulan varietas ini yaitu bisa menghasilkan buah sekitar 60-110 buah per pohon per tahun dengan berat buah mencapai 177 gram.

Kadar minyak yang dihasilkan kelapa ini sekitar 61 persen dengan umur panen 4 tahun.

Halaman Berikutnya
Halaman:

Video Pilihan Video Lainnya >

Terkini Lainnya

Serat Alam dan Potensi Pengembangannya

Serat Alam dan Potensi Pengembangannya

Varietas Tanaman
Menjadikan Indonesia Pusat Hilirisasi Kelapa Dunia

Menjadikan Indonesia Pusat Hilirisasi Kelapa Dunia

Varietas Tanaman
'Superfood' Daun Kelor: Nilai Gizi, Ekonomi, dan Lingkungan

"Superfood" Daun Kelor: Nilai Gizi, Ekonomi, dan Lingkungan

Varietas Tanaman
Peluang Budidaya Kurma di Indonesia: Teknologi dan Kisah Sukses

Peluang Budidaya Kurma di Indonesia: Teknologi dan Kisah Sukses

Varietas Tanaman
Purwoceng, Ginseng Lokal Bernilai Tinggi

Purwoceng, Ginseng Lokal Bernilai Tinggi

Varietas Tanaman
Manfaat Ekonomi dan Lingkungan Serai Wangi

Manfaat Ekonomi dan Lingkungan Serai Wangi

Varietas Tanaman
Kakao Indonesia: Dari Potensi Lokal ke Produk Premium Dunia

Kakao Indonesia: Dari Potensi Lokal ke Produk Premium Dunia

Varietas Tanaman
Sensasi Pedas Jaman Majapahit: Memanfaatkan Kembali Cabai Jawa

Sensasi Pedas Jaman Majapahit: Memanfaatkan Kembali Cabai Jawa

Varietas Tanaman
Pala: Warisan Nusantara Menuju Pemanfaatan Global

Pala: Warisan Nusantara Menuju Pemanfaatan Global

Varietas Tanaman
Anggur Muscat dan Keberpihakan pada Buah Lokal

Anggur Muscat dan Keberpihakan pada Buah Lokal

Varietas Tanaman
Mengenal Gula Bit: Inovasi Pemanis

Mengenal Gula Bit: Inovasi Pemanis

Varietas Tanaman
Peluang Stevia dalam Diversifikasi Industri Gula

Peluang Stevia dalam Diversifikasi Industri Gula

Varietas Tanaman
Mengoptimalkan Keunggulan Tanaman Obat Indonesia

Mengoptimalkan Keunggulan Tanaman Obat Indonesia

Varietas Tanaman
Menggali Peluang Ekonomi dan Manfaat Kayu Manis

Menggali Peluang Ekonomi dan Manfaat Kayu Manis

Varietas Tanaman
Kacang Mete: Komoditas Potensial di Lahan Marginal

Kacang Mete: Komoditas Potensial di Lahan Marginal

Varietas Tanaman
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau