Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

6 Tips Menanam Stroberi di Daerah Panas

Kompas.com - 19/09/2022, 21:40 WIB
Siti Nur Aeni ,
Sakina Rakhma Diah Setiawan

Tim Redaksi

 

Dalam satu polybag, hanya bisa ditanami satu bibit. Cara menanamnya, masukan bibit stroberi pada polybag yang sudah berisi media tanam, kemudian padatkan secara perlahan agar bibit tumbuh dengan kokoh. 

Baca juga: Penyebab Tanaman Stroberi Tidak Tumbuh Subur dan Cepat Mati

Berikan garam Inggris

Ilustrasi tanaman stroberi, menanam strawberry.UNSPLASH/HENRY & CO. Ilustrasi tanaman stroberi, menanam strawberry.

Pemberian garam Inggris atau garam epsom sebanyak setengah sendok teh per tanaman ternyata bisa menunjang pertumbuhan tanaman stroberi di daerah panas. Garam Inggris diketahui mengandung magnesium sulfat yang tinggi.

Senyawa tersebut berguna membantu tanaman tumbuh cepat, beradaptasi baik, mencegah serangan hama, menyuburkan tanaman, dan mempercepat pembuahan. Namun, hindari mengaplikasikan garam Inggris berlebihan. 

Sebab, garam Inggris yang terlalu banyak bisa menyebabkan batang tanaman lapuk dan mudah busuk.

Baca juga: Cara Menanam Strawberry dari Biji dengan Sistem Hidroponik

Rutin menyiram tanaman

Selain memberikan garam Inggris sebagai tambahan nutrisi, tanaman stroberi yang dibudidayakan di daerah panas juga memerlukan air dalam jumlah cukup. Maka itu, pastikan menyiram secara rutin.

Namun, pemberian air juga tidak boleh berlebihan. Cukup siram media tanam sampai lembap dan tidak terlalu basah. Media tanam yang terlalu basah justru bisa membuat tanaman mati.

Baca juga: Cara Menanam Strawberry Hidroponik, Tak Perlu Lahan Luas

Letakan di tempat teduh

Selanjutnya, letakkan tanaman stroberi pada area teduh dan tidak terkena sinar matahari langsung untuk membuatnya tumbuh subur. 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Halaman:

Video Pilihan Video Lainnya >

Terkini Lainnya

Menjadikan Indonesia Pusat Hilirisasi Kelapa Dunia

Menjadikan Indonesia Pusat Hilirisasi Kelapa Dunia

Varietas Tanaman
'Superfood' Daun Kelor: Nilai Gizi, Ekonomi, dan Lingkungan

"Superfood" Daun Kelor: Nilai Gizi, Ekonomi, dan Lingkungan

Varietas Tanaman
Peluang Budidaya Kurma di Indonesia: Teknologi dan Kisah Sukses

Peluang Budidaya Kurma di Indonesia: Teknologi dan Kisah Sukses

Varietas Tanaman
Purwoceng, Ginseng Lokal Bernilai Tinggi

Purwoceng, Ginseng Lokal Bernilai Tinggi

Varietas Tanaman
Manfaat Ekonomi dan Lingkungan Serai Wangi

Manfaat Ekonomi dan Lingkungan Serai Wangi

Varietas Tanaman
Kakao Indonesia: Dari Potensi Lokal ke Produk Premium Dunia

Kakao Indonesia: Dari Potensi Lokal ke Produk Premium Dunia

Varietas Tanaman
Sensasi Pedas Jaman Majapahit: Memanfaatkan Kembali Cabai Jawa

Sensasi Pedas Jaman Majapahit: Memanfaatkan Kembali Cabai Jawa

Varietas Tanaman
Pala: Warisan Nusantara Menuju Pemanfaatan Global

Pala: Warisan Nusantara Menuju Pemanfaatan Global

Varietas Tanaman
Anggur Muscat dan Keberpihakan pada Buah Lokal

Anggur Muscat dan Keberpihakan pada Buah Lokal

Varietas Tanaman
Mengenal Gula Bit: Inovasi Pemanis

Mengenal Gula Bit: Inovasi Pemanis

Varietas Tanaman
Peluang Stevia dalam Diversifikasi Industri Gula

Peluang Stevia dalam Diversifikasi Industri Gula

Varietas Tanaman
Mengoptimalkan Keunggulan Tanaman Obat Indonesia

Mengoptimalkan Keunggulan Tanaman Obat Indonesia

Varietas Tanaman
Menggali Peluang Ekonomi dan Manfaat Kayu Manis

Menggali Peluang Ekonomi dan Manfaat Kayu Manis

Varietas Tanaman
Kacang Mete: Komoditas Potensial di Lahan Marginal

Kacang Mete: Komoditas Potensial di Lahan Marginal

Varietas Tanaman
Mengembalikan Kejayaan Industri Teh Indonesia

Mengembalikan Kejayaan Industri Teh Indonesia

Varietas Tanaman
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau