Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

5 Langkah Mudah Menanam Stroberi Hidroponik

Kompas.com, 27 September 2022, 11:11 WIB
Siti Nur Aeni ,
Sakina Rakhma Diah Setiawan

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Buah stroberi memiliki penggemar yang cukup banyak. Hal ini dikarenakan rasanya yang manis, asam dan segar.

Aromanya yang wangi, bentuknya yang menarik dan warnanya yang merah menyala, membuat siapapun bisa mengenali buah stroberi. Banyak orang yang ingin menanam stroberi sendiri di rumah.

Salah satu cara menanam stroberi yang cukup mudah yaitu menanam dengan sistem hidroponik. Prinsip dasar teknik menanam secara hidroponik yaitu menggunakan media tanam selain tanah.

Baca juga: 6 Tips Menanam Stroberi di Daerah Panas

Jenis media tanam hidroponik yang biasa digunakan seperti pasir, cocopeat, arang sekam, rockwool, dan lain sebagainya. Stroberi yang dibudidayakan dengan teknik hidroponik memiliki potensi hasil lebih banyak, jika dirawat dengan baik.

Di negara maju seperti Jepang dan Amerika Serikat, buah stroberi dibudidayakan di dalam green house. Menanam stroberi di green house bertujuan untuk menghindari serangan organisme pengganggu tanaman.

Dilansir dari Cybext Kementerian Pertanian, Selasa (27/9/2022), berikut cara menanam strawberry hidroponik yang perlu dipahami.

Ilustrasi menanam strawberry di pot. SHUTTERSTOCK/LUNARVOGEL Ilustrasi menanam strawberry di pot.

Persiapan bibit

Persiapan bibit merupakan langkah awal yang harus dilakukan. Bibit stroberi dapat dihasilkan dari berbagai cara seperti dari biji buah, stolon/sulur, dan anakan yang tumbuh disekitar batang utama.

Baca juga: Cara Menanam Strawberry Hidroponik, Tak Perlu Lahan Luas

Akan tetapi, cara pembibitan yang paling mudah, cepat, dan murah yaitu menggunakan stolon/sulur. Jumlahnya yang banyak dan kualitasnya yang seragam, sangat efektif untuk kebutuhan bibit pada lahan yang luas.

Persiapan tanam

Alat dan bahan yang diperlukan untuk menanam stroberi hidroponik meliputi:

  • Sarung tangan
  • Sekop kecil
  • Polybag
  • Sekam bakar atau cocopeat
  • Gembor
  • Nutrisi AB Mix
  • Bibit stroberi

Baca juga: Cara Menanam Strawberry dari Biji dengan Sistem Hidroponik

Tanaman strawberry yang ditanam menggunakan wadah batalan plastik atau karungSHUTTERSTOCK/MILAN SOMMER Tanaman strawberry yang ditanam menggunakan wadah batalan plastik atau karung

Penanaman

Langkah-langkah persiapan tanaman setelah alat dan bahan disiapkan sebagai berikut:

  1. Masukan media tanam berupa arang sekam atau cocopeat ke dalam polybag.
  2. Ratakan media sehingga tidak ada ruang yang kosong.
  3. Buatlah lubang tanam untuk bibit.
  4. Masukan bibit ke dalam lubang tanam.
  5. Siram menggunakan nutrisi AB Mix sesuai dosis tanaman secara rutin.

Perawatan

Tanaman stroberi akan menghasilkan buah yang besar-besar apabila dirawat dengan baik. Adapun perawatan stroberi hidroponik yang biasanya dilakukan yaitu penyiraman, pemangkasan daun, pemangkasan sulur, pemupukan, dan pengendalian hama serta penyakit.

Baca juga: Cara Menanam Strawberry di Pot, Praktis Tanpa Lahan Luas

Panen

Tanaman stroberi dapat dipanen setelah 3 sampai 4 bulan. Buah yang sudah berwarna merah dapat dipanen dengan cara memotong tangkainya.

Tanaman stroberi dapat berbuah sepanjang tahun dan bisa menghasilkan buah selama 2 tahun apabila dirawat dengan baik.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Video Pilihan Video Lainnya >

Terkini Lainnya
Nilam, Masihkah Primadona?
Nilam, Masihkah Primadona?
Varietas Tanaman
Gambir: Komoditas Tua dari Sumatera yang Diam-Diam Diburu Industri Dunia
Gambir: Komoditas Tua dari Sumatera yang Diam-Diam Diburu Industri Dunia
Varietas Tanaman
Kakao Indonesia 2026: Menguatkan Hulu dan Menjaga Hilir
Kakao Indonesia 2026: Menguatkan Hulu dan Menjaga Hilir
Varietas Tanaman
Aren, Pohon Liar yang Menyimpan Masa Depan
Aren, Pohon Liar yang Menyimpan Masa Depan
Varietas Tanaman
Masa Depan Kelapa di Negeri Nyiur Melambai
Masa Depan Kelapa di Negeri Nyiur Melambai
Varietas Tanaman
Saat Kita Terlalu Bergantung pada Beras
Saat Kita Terlalu Bergantung pada Beras
Varietas Tanaman
Meraup Keuntungan dari Lada Lampung
Meraup Keuntungan dari Lada Lampung
Varietas Tanaman
Surplus Pangan, Mengapa Impor?
Surplus Pangan, Mengapa Impor?
Varietas Tanaman
Kopi dan Kakao Indonesia: Komoditas Ekspor yang Paling Dicari Dunia
Kopi dan Kakao Indonesia: Komoditas Ekspor yang Paling Dicari Dunia
Varietas Tanaman
Gula Aren dan Kebangkitan Ekonomi Desa Berbasis Agroforestri
Gula Aren dan Kebangkitan Ekonomi Desa Berbasis Agroforestri
Varietas Tanaman
Mete Indonesia Makin Berjaya di Pasar Internasional
Mete Indonesia Makin Berjaya di Pasar Internasional
Varietas Tanaman
Dari Kebun Kelapa dan Ladang Jagung Mereka Bangkit
Dari Kebun Kelapa dan Ladang Jagung Mereka Bangkit
Varietas Tanaman
Menguatkan Akar dan Menjahit Masa Depan: Arah Baru Perkebunan Nasional
Menguatkan Akar dan Menjahit Masa Depan: Arah Baru Perkebunan Nasional
Varietas Tanaman
Kopi dan Kayu Manis di Kerinci: Praktik Tumpangsari yang Menjaga Kebun Tetap Hidup
Kopi dan Kayu Manis di Kerinci: Praktik Tumpangsari yang Menjaga Kebun Tetap Hidup
Varietas Tanaman
Secangkir Optimisme Teh Indonesia
Secangkir Optimisme Teh Indonesia
Varietas Tanaman
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau