Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Simak, Begini Cara Menanam Bunga Aster

Kompas.com - 12/10/2022, 10:15 WIB
Siti Nur Aeni ,
Sakina Rakhma Diah Setiawan

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Bunga aster menjadi salah satu jenis tanaman hias yang banyak disukai. Bunga aster memiliki keunikan seperti bunganya yang indah, warna kelopak bunganya yang beragam, cara menanam yang mudah, dan dapat berbunga di semua musim.

Teknik menanam bunga aster yang baik, akan membuat tanaman ini tumbuh dan menghasilkan bunga yang indah. Bunga aster dapat tumbuh dan menghasilkan bunga selama 2 tahun.

Dilansir dari Jurnal Agroekotek 8(12), Rabu (12/10/2022), berikut ini tata cara menanam bunga aster yang baik agar menghasilkan bunga yang indah.

Ilustrasi bunga aster atau daisy berwarna pink.Unsplash/shaunmcreatives Ilustrasi bunga aster atau daisy berwarna pink.

Baca juga: Simak, Begini Cara Menanam Bunga Dahlia

Persiapan bahan dan alat

Langkah pertama sebelum menanam bunga aster yaitu menyiapkan bahan dan alat. Adapun bahan dan alat yang dibutuhkan seperti:

  • Pot
  • Sarung tangan
  • Sekop kecil
  • Tray semai
  • Pupuk organik
  • Tanah
  • Bibit bunga aster

Pembibitan

Bibit bunga aster dapat diperoleh dengan dua cara, yang pertama dari menyemai benih bunga aster dan yang kedua dengan cara stek tanaman yang sudah berbunga. Bibit bunga aster yang diperoleh dari cara semai benih lebih banyak dilakukan, karena perakarannya kuat dan tanaman yang dihasilkan lebih baik.

Baca juga: Cara Menanam Bunga Mawar agar Berbunga Banyak

Akan tetapi benih tersebut harus disemai terlebih dahulu. Berikut ini langkah-langkah menyemai benih bunga aster:

  1. Siapkan tray semai, media tanam dan benih bunga aster.
  2. Masukan media tanam ke dalam tray semai.
  3. Buatlah lubang tanam pada tray semai.
  4. Masukkan benih ke dalam lubang tanam dan kemudian ditutup dengan media tanam.
  5. Siram secara rutin sampai benih tumbuh.
  6. Bibit siap ditanam setelah berumur satu bulan.

Halaman:

Video Pilihan Video Lainnya >

Terkini Lainnya

Serat Alam dan Potensi Pengembangannya

Serat Alam dan Potensi Pengembangannya

Varietas Tanaman
Menjadikan Indonesia Pusat Hilirisasi Kelapa Dunia

Menjadikan Indonesia Pusat Hilirisasi Kelapa Dunia

Varietas Tanaman
'Superfood' Daun Kelor: Nilai Gizi, Ekonomi, dan Lingkungan

"Superfood" Daun Kelor: Nilai Gizi, Ekonomi, dan Lingkungan

Varietas Tanaman
Peluang Budidaya Kurma di Indonesia: Teknologi dan Kisah Sukses

Peluang Budidaya Kurma di Indonesia: Teknologi dan Kisah Sukses

Varietas Tanaman
Purwoceng, Ginseng Lokal Bernilai Tinggi

Purwoceng, Ginseng Lokal Bernilai Tinggi

Varietas Tanaman
Manfaat Ekonomi dan Lingkungan Serai Wangi

Manfaat Ekonomi dan Lingkungan Serai Wangi

Varietas Tanaman
Kakao Indonesia: Dari Potensi Lokal ke Produk Premium Dunia

Kakao Indonesia: Dari Potensi Lokal ke Produk Premium Dunia

Varietas Tanaman
Sensasi Pedas Jaman Majapahit: Memanfaatkan Kembali Cabai Jawa

Sensasi Pedas Jaman Majapahit: Memanfaatkan Kembali Cabai Jawa

Varietas Tanaman
Pala: Warisan Nusantara Menuju Pemanfaatan Global

Pala: Warisan Nusantara Menuju Pemanfaatan Global

Varietas Tanaman
Anggur Muscat dan Keberpihakan pada Buah Lokal

Anggur Muscat dan Keberpihakan pada Buah Lokal

Varietas Tanaman
Mengenal Gula Bit: Inovasi Pemanis

Mengenal Gula Bit: Inovasi Pemanis

Varietas Tanaman
Peluang Stevia dalam Diversifikasi Industri Gula

Peluang Stevia dalam Diversifikasi Industri Gula

Varietas Tanaman
Mengoptimalkan Keunggulan Tanaman Obat Indonesia

Mengoptimalkan Keunggulan Tanaman Obat Indonesia

Varietas Tanaman
Menggali Peluang Ekonomi dan Manfaat Kayu Manis

Menggali Peluang Ekonomi dan Manfaat Kayu Manis

Varietas Tanaman
Kacang Mete: Komoditas Potensial di Lahan Marginal

Kacang Mete: Komoditas Potensial di Lahan Marginal

Varietas Tanaman
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau