Baca juga: 5 Hama Tanaman Bawang Merah dan Cara Mengendalikannya
Ilustrasi bawang merah.Saat musim hujan, ketersediaan air sangat melimpah. Maka itu, usahakan air mengalir dengan lancar, maksimal setengah dari tinggi bedengan.
Selain mengatur aliran air, jenis perawatan lainnya yang dibutuhkan bawang merah saat musim hujan adalah penyemprotan herbisida secara rutin. Lakukan pengecekan pertumbuhan gulma secara rutin, kemudian berikan pupuk setelah penyiangan.
Pupuk diberikan dengan cara dibenamkan ke dalam lubang tanam. Pemupukan diberikan secara berkala saat tanaman berumur tujuh hari, 21 hari, dan 28 hari.
Baca juga: Gejala dan Cara Mengatasi Penyakit Trotol pada Bawang Merah
Saat tanaman berumur tujuh hari, jenis pupuk yang diberikan adalah NPK 210 kg/ha, Kcl 150 kg/ha, dan Furadan. Ketika tanaman berumur 21 hari, berikan pupuk NPK, KCl dengan dosis 175 kg/ha dan dan Zkplus sebanyak 210 kg/ha.
Pemupukan terakhir saat tanaman berumur 28 hari diberikan NPK 70 kg/ha dan Zkplus 240 kg/ha.
Itulah penjelasan singkat seputar cara menanam bawang merah saat musim hujan. Jika langkah-langkah di atas dilakukan optimal, pertumbuhan dan produktivitas tanaman menjadi maksimal.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang