Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Inilah 4 Cara Merawat Anggur agar Cepat Berbuah

Kompas.com - 09/11/2022, 18:35 WIB
Siti Nur Aeni

Penulis

Pupuk organik diperlukan tanaman anggur pada fase awal pertumbuhan. Jenis pupuk ini sering disebut juga pupuk dasar.

Pupuk anorganik digunakan sebagai pupuk susulan untuk mempercepat pertumbuhan. Gunakanlah pupuk anorganik yang lengkap dengan kandungan nitrogen, phospat, dan kalium.

Ilustrasi tanaman anggur, menanam anggur.PIXABAY/MONIKA Ilustrasi tanaman anggur, menanam anggur.

Penyiangan gulma

Cara merawat tanaman anggur selanjutnya yaitu pembersihan gulma. Perlu diketahui bahwa gulma merupakan tanaman liar yang tumbuh disekitar tanaman budidaya.

Baca juga: Simak, Cara Menanam Anggur supaya Buahnya Banyak

Gulma cenderung mengganggu karena bisa menyerap air dan unsur hara yang diperlukan oleh tanaman anggur. Oleh sebab itu, gulma yang tumbuh perlu dibersihkan.

Pembersihan gulma dapat dilakukan secara manual dengan cara dicabut maupun menggunakan bantuan alat seperti cangkul.

Pemangkasan

Seiring dengan bertambahnya umur, batang dan cabang tanaman ini akan terus tumbuh dan bertambah banyak. Apabila cabang yang tumbuh tidak dipangkas, maka akan menyebabkan nutrisi tidak fokus untuk membentuk bunga dan buah.

Baca juga: Cara Menanam Anggur di Halaman Rumah

Pemangkasan merupakan cara merawat tanaman anggur yang berguna dalam proses pembentukan bunga dan buah. Pemangkasan cabang dapat menggunakan pisau yang tajam maupun menggunakan gergaji.

Itulah cara merawat anggur agar cepat berbuah. Perawatan diperlukan agar tanaman tumbuh dengan sehat dan produktivitasnya maksimal.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Halaman:

Video Pilihan Video Lainnya >

Terkini Lainnya

Menjadikan Indonesia Pusat Hilirisasi Kelapa Dunia

Menjadikan Indonesia Pusat Hilirisasi Kelapa Dunia

Varietas Tanaman
'Superfood' Daun Kelor: Nilai Gizi, Ekonomi, dan Lingkungan

"Superfood" Daun Kelor: Nilai Gizi, Ekonomi, dan Lingkungan

Varietas Tanaman
Peluang Budidaya Kurma di Indonesia: Teknologi dan Kisah Sukses

Peluang Budidaya Kurma di Indonesia: Teknologi dan Kisah Sukses

Varietas Tanaman
Purwoceng, Ginseng Lokal Bernilai Tinggi

Purwoceng, Ginseng Lokal Bernilai Tinggi

Varietas Tanaman
Manfaat Ekonomi dan Lingkungan Serai Wangi

Manfaat Ekonomi dan Lingkungan Serai Wangi

Varietas Tanaman
Kakao Indonesia: Dari Potensi Lokal ke Produk Premium Dunia

Kakao Indonesia: Dari Potensi Lokal ke Produk Premium Dunia

Varietas Tanaman
Sensasi Pedas Jaman Majapahit: Memanfaatkan Kembali Cabai Jawa

Sensasi Pedas Jaman Majapahit: Memanfaatkan Kembali Cabai Jawa

Varietas Tanaman
Pala: Warisan Nusantara Menuju Pemanfaatan Global

Pala: Warisan Nusantara Menuju Pemanfaatan Global

Varietas Tanaman
Anggur Muscat dan Keberpihakan pada Buah Lokal

Anggur Muscat dan Keberpihakan pada Buah Lokal

Varietas Tanaman
Mengenal Gula Bit: Inovasi Pemanis

Mengenal Gula Bit: Inovasi Pemanis

Varietas Tanaman
Peluang Stevia dalam Diversifikasi Industri Gula

Peluang Stevia dalam Diversifikasi Industri Gula

Varietas Tanaman
Mengoptimalkan Keunggulan Tanaman Obat Indonesia

Mengoptimalkan Keunggulan Tanaman Obat Indonesia

Varietas Tanaman
Menggali Peluang Ekonomi dan Manfaat Kayu Manis

Menggali Peluang Ekonomi dan Manfaat Kayu Manis

Varietas Tanaman
Kacang Mete: Komoditas Potensial di Lahan Marginal

Kacang Mete: Komoditas Potensial di Lahan Marginal

Varietas Tanaman
Mengembalikan Kejayaan Industri Teh Indonesia

Mengembalikan Kejayaan Industri Teh Indonesia

Varietas Tanaman
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau