Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Cara Menanam Tomat Hidroponik, Mudah dan Praktis

Kompas.com, 23 November 2022, 17:04 WIB
Siti Nur Aeni

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Hidroponik adalah budidaya tanaman yang tidak menggunakan media tanah dan diganti dengan media tanam lain yang sesuai dengan syarat tumbuh tanaman hidroponik. Ada banyak jenis tanaman yang biasanya dibudidayakan secara hidroponik, salah satunya tomat.

Hidroponik tomat cukup mudah dan praktis karena bisa dilakukan di lahan sempit. Dikutip dari buku Hidroponik untuk Pemula, Rabu (23/11/2022), berikut penjelasan selengkapnya.

Baca juga: Cara Menanam Tomat Ceri Hidroponik agar Buahnya Lebat

Alat dan bahan

Ilustrasi tomat hidroponikShutterstock/Vidu Gunaratna Ilustrasi tomat hidroponik

Hal pertama yang harus dilakukan sebelum menanam tomat hidroponik yaitu menyiapkan alat dan bahan yang diperlukan. Berikut beberapa alat dan bahan yang menunjang budidaya tomat hidroponik:

  • Benih tomat
  • Netpot
  • Rockwool
  • Sumbu pupuk

Penyemaian dan pindah tanam ke instalasi hidroponik

Setelah seluruh bahan dan alat tersedia, langkah berikutnya dalam budidaya tomat hidroponik yaitu penyemaian. Cara menyemai tomat hidroponik, seperti berikut;

Baca juga: Gampang, Begini Budidaya Tomat Organik di Rumah

  1. Media tanam rockwool dipotong kecil, kemudian ditempatkan di atas tempat dan basahi dengan air secukupnya.
  2. Buat lubang pada rockwool kemudian letakkan benih di lubang tersebut.
  3. Persemaian kemudian diletakkan di tempat gelap agar bisa tumbuh dengan cepat.
  4. Jaga kelembapan rockwool dan periksa secara berkala.
  5. Jika benih sudah pecah, pindahkan persemaian ke tempat yang terkena sinar matahari minimal 6 jam per hari.
  6. Bibit tomat bisa dipindahkan ke instalasi hidroponik setelah memiliki daun empat helai.
    Ilustrasi tanaman tomat.PIXABAY/congerdesign Ilustrasi tanaman tomat.

Pemberian nutrisi

Hidroponik tomat akan tumbuh dengan maksimal apabila kebutuhan nutrisi tanaman terpenuhi. Nutrisi hidroponik bisa diracik sendiri atau membeli pupuk hidroponik yang siap pakai.

Pemanenan

Tanaman tomat yang sudah berbuah bisa segera dipanen setelah buah tersebut tua atau masak. Cara panennya yaitu dengan memetik buah tomat yang warnanya mulai kuning kemerahan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Video Pilihan Video Lainnya >

Terkini Lainnya
Masa Depan Cerah Kakao Indonesia
Masa Depan Cerah Kakao Indonesia
Varietas Tanaman
Kelapa Genjah Kopyor: Agronomi, Rantai Nilai, dan Pengembangan
Kelapa Genjah Kopyor: Agronomi, Rantai Nilai, dan Pengembangan
Varietas Tanaman
Meremajakan Kebun Kelapa untuk Industri Bernilai Tinggi
Meremajakan Kebun Kelapa untuk Industri Bernilai Tinggi
Varietas Tanaman
Dari Rempah Dunia ke Kebun yang Rentan
Dari Rempah Dunia ke Kebun yang Rentan
Varietas Tanaman
Aren Minahasa: Akar Tradisi dan Ekonomi Rakyat
Aren Minahasa: Akar Tradisi dan Ekonomi Rakyat
Varietas Tanaman
Aroma Cengkeh dan Perjuangan Petani Menembus Pasar
Aroma Cengkeh dan Perjuangan Petani Menembus Pasar
Varietas Tanaman
Kopi Indonesia Naik Kelas: Inovasi, Entrepreneur, dan Nilai Tambah
Kopi Indonesia Naik Kelas: Inovasi, Entrepreneur, dan Nilai Tambah
Varietas Tanaman
Cokelat Specialty: Mendorong Kakao Berdaya Saing
Cokelat Specialty: Mendorong Kakao Berdaya Saing
Varietas Tanaman
Saatnya Kayu Manis Indonesia Laris di Pasar Global
Saatnya Kayu Manis Indonesia Laris di Pasar Global
Varietas Tanaman
Gambir dan Nilai Tambah yang Harus Diwujudkan
Gambir dan Nilai Tambah yang Harus Diwujudkan
Varietas Tanaman
Ketika Vanili Menjadi Harapan Petani
Ketika Vanili Menjadi Harapan Petani
Varietas Tanaman
Kayu Manis Kerinci dan Peluang Rempah Indonesia di Pasar Dunia
Kayu Manis Kerinci dan Peluang Rempah Indonesia di Pasar Dunia
Varietas Tanaman
Mengapa Anak Muda Enggan Menjadi Petani?
Mengapa Anak Muda Enggan Menjadi Petani?
Tips
Mengembalikan Daya Saing Teh di Pasar Global
Mengembalikan Daya Saing Teh di Pasar Global
Varietas Tanaman
Nilam, Masihkah Primadona?
Nilam, Masihkah Primadona?
Varietas Tanaman
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau