Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Cara Menanam Jeruk dari Biji dengan Mudah

Kompas.com, 26 Desember 2022, 15:38 WIB
Siti Nur Aeni

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Jeruk menjadi buah favorit banyak orang karena rasanya yang enak dan menyehatkan. Buah ini cukup mudah dijumpai, bahkan seringkali di tanam di pekarangan rumah.

Cara menanam jeruk dari biji cukup mudah. Dikutip dari Cybext Kementerian Pertanian, Senin (26/12/2022), berikut tahapan budidaya jeruk dari pembibitan hingga panen.

Baca juga: Cara Menanam Jeruk Lemon, Mudah dan Menguntungkan

Pembibitan

Bibit jeruk bisa diperoleh dengan cara menyemai biji buah tersebut. Pembibitan dari biji akan menghasilkan bibit yang akarnya kuat.

ilustrasi tanaman jerukPixabay/Hans ilustrasi tanaman jeruk

Akan tetapi, pertumbuhan bibit jeruk dari biji cukup lama dan sifat tanaman yang dimiliki dapat berbeda dengan sifat tanaman induknya. Cara pembibitan jeruk dari biji diawali dengan memisahkan antara biji jeruk dengan daging buahnya.

Setelah itu, biji tersebut dikeringkan dengan cara dijemur selama 3 hari tanpa terpapar sinar matahari langsung. Lalu, semai biji jeruk pada media semai yang subur.

Saat bibit mulai tumbuh tinggi dan memiliki perakaran yang kuat, pindahkan bibit ke lahan budidaya.

Baca juga: Mudah, Cara Menanam Jeruk Limau agar Bisa Berbuah Banyak

Pengolahan lahan

Lahan yang digunakan untuk menanam jeruk dibersihkan terlebih dahulu. Setelah itu, olah lahan tersebut sampai gembur dan buat parit agar drainase lancar.

Buat juga lubang dan tambahkan pupuk dasar pada lubang tanam tersebut. Biarkan lubang tanam sekitar 2 minggu sebelum ditanami.

Pindah tanam

Cara menanam jeruk dari biji diawali dengan memotong beberapa cabang atau daun bibit tanaman. Tujuannya agar nantinya bibit mendapatkan sinar matahari yang cukup.

Setelah itu, letakkan bibit di lubang tanam tersebut. Lalu, tutup lubang tanam dengan tanah sembari dipadatkan agar bibit tidak roboh.

Baca juga: Tips dan Cara Menanam Jeruk agar Berbuah Sepanjang Tahun

Pemeliharaan tanaman

Supaya tanaman tumbuh dengan baik, maka pohon jeruk harus dirawat dengan baik. Beberapa kegiatan pemeliharaan tanaman jeruk, seperti berikut:

Ilustrasi tanaman jeruk, pohon jeruk. PIXABAY/ANNCAPICTURES Ilustrasi tanaman jeruk, pohon jeruk.

  • Pemangkasan: perawatan tanaman ini bertujuan untuk membuang bagian tanaman yang pertumbuhannya tidak baik maupun terserang hama dan penyakit.
  • Penyiraman: dilakukan agar tanaman tumbuh dengan baik. Saat musim kemarau, penyiraman dilakukan dua kali setiap hari. Sementara itu, saat musim hujan penyiraman bisa dikurangi agar tanaman tidak tergenang.
  • Penjarangan: kegiatan ini dilakukan ketika tanaman mulai berbuah. Penjarangan berguna untuk membuang buah yang sakit, buah yang terlalu banyak dalam satu tangkai, dan buah yang tidak terkena penyinaran matahari.
  • Penyiangan: dilakukan untuk membersihkan gulma di sekitar tanaman jeruk.
  • Pemupukan: kegiatan pemupukan dilakukan dua kali yakni di awal penanaman dan saat pohon jeruk mulai besar.

Baca juga: Panduan Pemupukan Tanaman Jeruk Keprok agar Panennya Melimpah

Panen

Pemanenan dapat dilakukan saat buah mulai masak. Cara panen jeruk yaitu memotong tangkai buah menggunakan gunting pangkas.

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.


Video Pilihan Video Lainnya >

Terkini Lainnya
Panas Bumi Kamojang Sokong Dapur Petani
Panas Bumi Kamojang Sokong Dapur Petani
Varietas Tanaman
Ubah Limbah Jagung Jadi Cuan, Dekranasda Sumbawa Gandeng BRIDA
Ubah Limbah Jagung Jadi Cuan, Dekranasda Sumbawa Gandeng BRIDA
Varietas Tanaman
Norwegia Suntik Bantuan, Tanjabtim Hijaukan 475 Hektar Hutan dan Benteng Pesisir
Norwegia Suntik Bantuan, Tanjabtim Hijaukan 475 Hektar Hutan dan Benteng Pesisir
Varietas Tanaman
Kabar Baik Sektor Pangan, 87 Persen Lahan Baku Sawah Masuk Perlindungan LP2B
Kabar Baik Sektor Pangan, 87 Persen Lahan Baku Sawah Masuk Perlindungan LP2B
Berita
Karhutla Belum Usai, Lahan Hortikultura Palangka Raya Mulai Terdampak
Karhutla Belum Usai, Lahan Hortikultura Palangka Raya Mulai Terdampak
Berita
Dua Tahun Prabowo-Gibran: Swasembada Beras hingga Cabai, Stok Beras 4,5 Juta Ton
Dua Tahun Prabowo-Gibran: Swasembada Beras hingga Cabai, Stok Beras 4,5 Juta Ton
Berita
Budidaya Perikanan Jadi Tumpuan Baru Ketahanan Pangan
Budidaya Perikanan Jadi Tumpuan Baru Ketahanan Pangan
Berita
Bukan Lagi Milik Negara Maju, Smart Farming Bikin Petani Dunia Ketiga Cuan
Bukan Lagi Milik Negara Maju, Smart Farming Bikin Petani Dunia Ketiga Cuan
Berita
Perkuat Pangan Nasional, Kemenhut dan KSPL Dorong Potensi Perhutanan Sosial
Perkuat Pangan Nasional, Kemenhut dan KSPL Dorong Potensi Perhutanan Sosial
Berita
Tembus Rp 1.480 Triliun, Ini Rincian Dana Global Selamatkan Alam dari Kerusakan
Tembus Rp 1.480 Triliun, Ini Rincian Dana Global Selamatkan Alam dari Kerusakan
Berita
Amankan Pasokan Pupuk Nasional, RI Incar Tambang Fosfat di Aljazair
Amankan Pasokan Pupuk Nasional, RI Incar Tambang Fosfat di Aljazair
Berita
Dari Kopi hingga Sawit, Cara PISAgro Cetak Perempuan Petani Mandiri Finansial
Dari Kopi hingga Sawit, Cara PISAgro Cetak Perempuan Petani Mandiri Finansial
Berita
Topang Ketahanan Pangan Nasional, Jatim Diguyur Bantuan Rp 3 Triliun
Topang Ketahanan Pangan Nasional, Jatim Diguyur Bantuan Rp 3 Triliun
Berita
Rendah Emisi, Green Rice Punya Banyak Keunggulan
Rendah Emisi, Green Rice Punya Banyak Keunggulan
Varietas Tanaman
Pemerintah Tegaskan Komitmen Dekarbonisasi dan Penghentian Deforestasi Pertanian
Pemerintah Tegaskan Komitmen Dekarbonisasi dan Penghentian Deforestasi Pertanian
Berita
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau