Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Ciri-ciri Kacang Panjang Siap Panen dan Cara Pemanenannya

Kompas.com, 27 Desember 2022, 12:06 WIB
Add on Google
Siti Nur Aeni

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemanenan tepat waktu sangat mempengaruhi kualitas sayuran kacang panjang yang dihasilkan. Secara umum, panen kacang panjang dibedakan menjadi dua jenis yaitu panen polong muda dan poong tua.

Kedua memiliki kriteria yang berbeda. Dilansir dari Cybext Kementerian Pertanian, Selasa (27/12/2022), berikut ciri-ciri kacang panjang yang siap panen dan cara pemanenannya.

Baca juga: 3 Kegiatan Pasca Panen Kacang Panjang agar Kesegarannya Terjaga

Kriteria kacang panjang siap dipanen

1. Panen polong muda

Panen kacang panjang polong muda dilakukan saat tanaman berumur 45 hari. Meskipun demikian, umur kacang panjang ini tergantung dengan varietas, musim, hingga ketinggian tempat penanaman muda.

Sayuran kacang panjangPixabay/K_Kristie Sayuran kacang panjang

Ciri-ciri kacang panjang yang dipanen sebagai polong muda yaitu polongnya sudah terisi penuh dan warna polongnya hijau merata hingga hijau keputihannya. Selain itu, polong yang masih muda bisa dengan mudah dipatahkan.

Semakin tua polongnya, maka akan semakin liat, berserat, dan warnanya kuning. Maka dari itu, pemanenan harus dilakukan tepat waktu. Pasalnya, terlambat panen akan menyebabkan kualitasnya menurun dan nilai jualnya turun.

Baca juga: Mudah, Cara Menanam Kacang Panjang di Halaman Rumah

Pemanenan dapat dilakukan saat pagi hari dan langsung dipasarkan siang atau sore harinya. Pemanenan dilakukan setiap tiga hari sekali.

Setelah tanaman berumur 3 hingga 3,5 bulan, pemanenan dihentikan karena pada saat itu biasanya buah kacang panjang sudah habis.

2. Panen polong tua

Sementara itu, umur panen kacang panjang polong tua yaitu sekitar 3 hingga 3,5 bulan. Ciri-ciri kacang panjang yang dipanen saat tua yaitu polongnya mulai tua, bijinya menonjol, dan kulit luarnya memiliki warna hijau kekuningan. Waktu panen kacang panjang bisa dilakukan pagi atau sore hari.

Cara panen kacang panjang

Pemanenan kacang panjang cukup mudah, Anda hanya perlu memutar pangkal polong supaya terlepas dan tidak menimbulkan luka. Cara penan seperti ini juga dapat memicu pembentukan buah baru dengan lebih cepat.

Baca juga: Budidaya Tanaman Kacang Panjang yang Benar, Bisa Panen Sampai 15 Kali

Biasanya pemanenan dapat dilakukan sekitar 5 sampai 15 kali sampai semua polong habis. Khusus kacang panjang tipe tegang, pemanenan bisa dilakukan dengan cara mencabut atau memotong pangkal batang tanamannya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Video Pilihan Video Lainnya >

Terkini Lainnya
Ekspor Perkebunan Tumbuh Signifikan dan Dicari Pasar
Ekspor Perkebunan Tumbuh Signifikan dan Dicari Pasar
Varietas Tanaman
Swasembada Pangan dan Pertanian yang Berkelanjutan
Swasembada Pangan dan Pertanian yang Berkelanjutan
Varietas Tanaman
Reformasi Rantai Pasok Kakao
Reformasi Rantai Pasok Kakao
Varietas Tanaman
Menjaga Momentum Kopi Indonesia di Tengah Gejolak Global
Menjaga Momentum Kopi Indonesia di Tengah Gejolak Global
Varietas Tanaman
Nilai Tinggi Kelapa Aromatik di Pasar Global Premium
Nilai Tinggi Kelapa Aromatik di Pasar Global Premium
Varietas Tanaman
Kecubung: Antara Stigma dan Kekayaan Hayati Nusantara
Kecubung: Antara Stigma dan Kekayaan Hayati Nusantara
Varietas Tanaman
Era Keemasan Baru Rempah Indonesia
Era Keemasan Baru Rempah Indonesia
Varietas Tanaman
Masa Depan Cerah Kakao Indonesia
Masa Depan Cerah Kakao Indonesia
Varietas Tanaman
Kelapa Genjah Kopyor: Agronomi, Rantai Nilai, dan Pengembangan
Kelapa Genjah Kopyor: Agronomi, Rantai Nilai, dan Pengembangan
Varietas Tanaman
Meremajakan Kebun Kelapa untuk Industri Bernilai Tinggi
Meremajakan Kebun Kelapa untuk Industri Bernilai Tinggi
Varietas Tanaman
Dari Rempah Dunia ke Kebun yang Rentan
Dari Rempah Dunia ke Kebun yang Rentan
Varietas Tanaman
Aren Minahasa: Akar Tradisi dan Ekonomi Rakyat
Aren Minahasa: Akar Tradisi dan Ekonomi Rakyat
Varietas Tanaman
Aroma Cengkeh dan Perjuangan Petani Menembus Pasar
Aroma Cengkeh dan Perjuangan Petani Menembus Pasar
Varietas Tanaman
Kopi Indonesia Naik Kelas: Inovasi, Entrepreneur, dan Nilai Tambah
Kopi Indonesia Naik Kelas: Inovasi, Entrepreneur, dan Nilai Tambah
Varietas Tanaman
Cokelat Specialty: Mendorong Kakao Berdaya Saing
Cokelat Specialty: Mendorong Kakao Berdaya Saing
Varietas Tanaman
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau