Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

6 Jenis Tanaman Hidroponik, Bisa Ditanam di Rumah

Kompas.com, 7 Februari 2023, 16:11 WIB
Add on Google
Siti Nur Aeni

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Hidroponik adalah sistem budidaya tanaman yang tidak memerlukan tanah. Biasanya, media tanam hidroponik yang digunakan yaitu cocopeat, rockwool, atau arang sekam.

Jenis tanaman yang banyak ditanam dengan sistem hidroponik cukup beragam, mulai dari sayuran, tanaman buah, tanaman herbal, hingga tanaman hias. Dikutip dari Cybext Kementerian Pertanian, Selasa (7/2/2023), berikut jenis tanaman hidroponik yang perlu diketahui.

1. Selada

Selada merupakan jenis sayuran yang bisa ditanam dengan sistem hidroponik. Sayuran ini akan tumbuh dengan subur, apabila dirawat dengan baik.

Baca juga: Cara Menanam Selada Hidroponik, Bisa Dilakukan di Rumah

Selada juga termasuk sayuran cepat panen, sehingga hasilnya bisa cepat dinikmati. Harga jual selada hidroponik juga relatif tinggi, sehingga bisa menjadi komoditas yang menguntungkan.

2. Bayam

Ilustrasi bayam, tanaman bayam. PIXABAY/MAXMANN Ilustrasi bayam, tanaman bayam.

Selain selada, sayuran lainnya yang bisa ditanam dengan sistem hidroponik yaitu bayam. Tanaman ini cukup mudah ditanam, akan tetapi perlu pemeliharaan dengan rutin agar hasil panennya maksimal.

Sama seperti selada, bayam juga termasuk tanaman cepat panen. Waktu panen yang tepat untuk sayuran ini sekitar 26 sampai 29 hari setelah penyemaian.

3. Timun

Tanaman hidroponik lainnya yaitu timun. Tanaman ini memerlukan sinar matahari yang cukup agar bisa tumbuh dengan baik.

Baca juga: Cara Menanam Timun agar Berbuah Lebat

Maka dari itu, penanaman timun hidroponik sebaiknya dilakukan dalam rumah kaca. Selain itu, timun juga memerlukan tempat yang luas agar pertumbuhan timun maksimal. Maka dari itu, sebaiknya gunakan tempat menanam yang besar supaya hasil panennya maksimal.

4. Melon

Tak hanya sayuran, tanaman buah juga bisa dibudidayakan secara hidroponik. Jenis buah yang bisa ditanam secara hidroponik yaitu melon.

Untuk menanam melon hidroponik, pastikan pencahayaan, nutrisi, dan air tersedia dengan baik untuk menunjang pertumbuhan tanaman. Tempat menanam juga sebaiknya dipilih yang ukurannya besar karena tanaman melon bisa tumbuh besar.

Ilustrasi buah melon hidroponikFreepik/jcomp Ilustrasi buah melon hidroponik

5. Tanaman herbal

Jenis tanaman herbal seperti mint, ketumbar, dan basil juga bisa ditanam dengan sistem hidroponik. Bahkan, Anda bisa menanam tanaman tersebut di rumah dengan mudah.

Baca juga: Cara Menanam Daun Mint dari Biji dan Stek Batang

6. Bunga mawar

Tanaman hias seperti bunga mawar juga bisa dibudidayakan secara hidroponik. Penanaman mawar dengan sistem hidroponik juga bisa menjadi alternatif pilihan untuk lahan sempit. Selain mawar, bunga anggrek juga dapat ditanam menggunakan sistem hidroponik.

Itulah beberapa jenis tanaman hidroponik yang mudah dibudidayakan. Selain keenam jenis tanaman di atas, masih ada beberapa tanaman lain yang juga cocok dibudidayakan menggunakan sistem hidroponik.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Video Pilihan Video Lainnya >

Terkini Lainnya
Era Keemasan Baru Rempah Indonesia
Era Keemasan Baru Rempah Indonesia
Varietas Tanaman
Masa Depan Cerah Kakao Indonesia
Masa Depan Cerah Kakao Indonesia
Varietas Tanaman
Kelapa Genjah Kopyor: Agronomi, Rantai Nilai, dan Pengembangan
Kelapa Genjah Kopyor: Agronomi, Rantai Nilai, dan Pengembangan
Varietas Tanaman
Meremajakan Kebun Kelapa untuk Industri Bernilai Tinggi
Meremajakan Kebun Kelapa untuk Industri Bernilai Tinggi
Varietas Tanaman
Dari Rempah Dunia ke Kebun yang Rentan
Dari Rempah Dunia ke Kebun yang Rentan
Varietas Tanaman
Aren Minahasa: Akar Tradisi dan Ekonomi Rakyat
Aren Minahasa: Akar Tradisi dan Ekonomi Rakyat
Varietas Tanaman
Aroma Cengkeh dan Perjuangan Petani Menembus Pasar
Aroma Cengkeh dan Perjuangan Petani Menembus Pasar
Varietas Tanaman
Kopi Indonesia Naik Kelas: Inovasi, Entrepreneur, dan Nilai Tambah
Kopi Indonesia Naik Kelas: Inovasi, Entrepreneur, dan Nilai Tambah
Varietas Tanaman
Cokelat Specialty: Mendorong Kakao Berdaya Saing
Cokelat Specialty: Mendorong Kakao Berdaya Saing
Varietas Tanaman
Saatnya Kayu Manis Indonesia Laris di Pasar Global
Saatnya Kayu Manis Indonesia Laris di Pasar Global
Varietas Tanaman
Gambir dan Nilai Tambah yang Harus Diwujudkan
Gambir dan Nilai Tambah yang Harus Diwujudkan
Varietas Tanaman
Ketika Vanili Menjadi Harapan Petani
Ketika Vanili Menjadi Harapan Petani
Varietas Tanaman
Kayu Manis Kerinci dan Peluang Rempah Indonesia di Pasar Dunia
Kayu Manis Kerinci dan Peluang Rempah Indonesia di Pasar Dunia
Varietas Tanaman
Mengapa Anak Muda Enggan Menjadi Petani?
Mengapa Anak Muda Enggan Menjadi Petani?
Tips
Mengembalikan Daya Saing Teh di Pasar Global
Mengembalikan Daya Saing Teh di Pasar Global
Varietas Tanaman
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau