Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Mengenal 8 Varietas Tomat Unggul, Hasilkan Panen Buah Melimpah

Kompas.com, 24 Februari 2023, 10:28 WIB
Add on Google
Sakina Rakhma Diah Setiawan

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Tomat adalah salah satu komoditas pertanian yang banyak dikonsumsi masyarakat, baik sebagai buah maupun sayuran untuk pelengkap hidangan. Tomat banyak mengandung gizi seperti vitamin dan mineral yang baik untuk kesehatan.

Dikutip dari laman Cybex Kementerian Pertanian RI, Jumat (24/2/2023), tomat adalah tanaman semusim berbentuk perdu dapat ditanam di dataran rendah maupun dataran tinggi lahan kering. Tomat juga bisa ditana di lahan bekas sawah tadah hujan.

Tingkat konsumsi tomat di Indonesia sangat tinggi. Selain dikonsumsi dalam bentuk segar, jus, dan bumbu masakan, tomat juga dapat digunakan dalam berbagai bentuk produk olahan seperti saos tomat, sari buah, dan lain-lain.

Baca juga: Cara Menyemai Benih Tomat yang Benar

Ilustrasi menanam tomat, panen tomat. FREEPIK/ALEKSANDARLITTLEWOLF Ilustrasi menanam tomat, panen tomat.

Hal inilah yang mendorong petani melaksanakan budidaya tomat, karena pasarnya sangat besar dan mudah dijual meskipun kadang-kadang harga tomat berfluktuasi sesuai musim.

Namun, produksi yang diperoleh belum maksimal dirasakan oleh petani karena kurangnya pengetahuan yang tepat dalam melaksanakan budidaya tomat, terutama penggunaan varietas unggul yang sangat spesifik lokasi.

Syarat tumbuh tomat

Tomat dapat ditanam di dataran tinggi maupun dataran rendah. Selain itu, tomat dapat tumbuh subur pada tanah yang gembur agak berpasir, atau tanah liat yang mengandung pasir dan mengandung humus dan hara.

Tingkat keasaman atau pH tanah untuk menanam tomat adalah 5 sampai 6. Tanah pun harus memiliki drainase baik.

Baca juga: Tips Memilih Benih Tomat yang Baik agar Hasilkan Tanaman Berkualitas

Suhu optimal untuk pertumbuhan tomat adalah kisaran 21 hingga 24 derajat celcius. Perhitungan waktu tanam dapat berdasarkan waktu berbunga dan berbuah jatuh di musim kemarau namun masih ada hujan.

Pada lahan yang ada pengairan, waktu tanam dapat dilakukan pada musim kemarau untuk menghindari serangan penyakit daun dan buah.

Tanaman tomat dapat ditanam sepanjang tahun dengan melakukan penerapan teknologi yang intensif.

Ilustrasi tanaman tomat, menanam tomat, tomat yang siap dipanen. SHUTTERSTOCK/FOTOKOSTIC Ilustrasi tanaman tomat, menanam tomat, tomat yang siap dipanen.

Varietas tomat unggul

Varietas tomat yang dilepas oleh Kementerian pertanian dan dianjurkan untuk digunakan adalah varietas Intan, Ratna, Berlian, Mutiara, Kaliurung, Zamrud, Opal, Arthaloka, Parmata, Mirah, Ruby, Topaz, dan lainnya.

Baca juga: Berapa Lama Tomat Bisa Dipanen? Ini Penjelasan Selengkapnya

Berikut beberapa varietas tomat unggul yang ada di Indonesia.

1. Varietas Mirah

Tomat varietas Mirah memiliki potensi hasil panen antara 30 sampai 45 ton per hektar. Tomat ini memiliki rasa manis asam.

Varietas Mirah baik untuk dikonsumsi segar dan cocok ditanam di dataran rendah. Varietas ini toleran terhadap penyakit layu bakteri (Pseudomonas solancearum). 

Daya tahan simpan buah tomat ini adalah sembilan hari.

Baca juga: Cara Menanam Tomat Servo di Musim Hujan agar Tidak Gagal Panen

2. Varietas Opal

Tomat varietas Opal memiliki potensi hasil panen mencapai 30 sampai 50 ton per hektar. Sama seperti varietas Mirah, buah tomat varietas Opal memiliki rasa manis asam.

Buah tomat ini juga baik untuk dikonsumsi segar. Tomat varietas Opal pun toleran terhadap penyakit layu bakteri (Pseudomonas solancearum).

Daya tahan simpan buah tomat varietas Opal adalah delapan hingga sembilan hari.

Ilustrasi tanaman tomat.Shutterstock/Digihelion Ilustrasi tanaman tomat.

3. Varietas Zamrud

Tomat varietas Zamrud memberikan potensi hasil panen mencapai 30 sampai 50 ton per hektar. Rasa buahnya manis asam dan baik untuk dikonsumsi segar.

Baca juga: Cara Menanam Tomat di Sawah agar Panennya Banyak

Tomat varietas Zamrud cocok ditanam di dataran rendah dan toleran terhadap penyakit layu bekteri (Pseudomonas solancearum).

Daya tahan simpan buahnya antara delapan hingga sembilan hari.

4. Varietas Intan

Tomat varietas Intan memberi potensi hasil 12,4 (5 sampai 24) ton per hektar buah segar. Buahnya berbentuk seperti apel.

Kualitas buah cukup baik. Varietas ini juga tahan terhadap layu bakteri (Pseudomonas solancearum) dan peka terhadap busuk daun (Phytoptora infestans).

Baca juga: Tips Menanam Tomat Saat Musim Hujan agar Tak Gagal Panen

Varietas Intan cocok ditanam di dataran rendah maupun dataran tinggi.

5. Varietas Retna

Potensi buah yang dihasilkan varietas Retna adalah 12 (5 sampai 20) ton per hektar. Sama seperti varietas Intan, buah tomat varietas Retna berbentuk layaknya buah apel.

Kualitas buah cukup baik. Varietas ini tahan terhadap layu bakteri (Pseudomonas solancearum) dan peka terhadap busuk daun (Phytoptora infestans).

Tomat varietas Retna cocok ditanam di dataran rendah maupun dataran tinggi.

Ilustrasi buah tomat, tanaman tomat.WIKIMEDIA COMMONS/FRANK VINCENTZ Ilustrasi buah tomat, tanaman tomat.

6. Varietas Berlian

Potensi buah yang dihasilkan varietas ini adalah 13 (11 sampai 23) ton per hektar. Tomat varietas Berlian memiliki bentuk buah oval dan kualitasnya cukup baik.

Varietas ini tahan terhadap bakteri layu (Pseudomonas solanacearum) dan peka terhadap busuk daun (Phytoptora infestans).

Varietas Berlian cocok ditanam di dataran rendah maupun dataran tinggi.

Baca juga: Mudah, Ini Cara Memasang Ajir pada Tanaman Tomat yang Benar

7. Varietas Hibrida

Varietas tomat hidrida memiliki potensi hasil 30 sampai 50 ton per hektar buah segar. Rasanya agak manis dan warna buah matang merah.

Bobot per buah mencapai 110 gram. Buah tomat varietas hibrida baik untuk dikonsumsi segar.

Varietas ini cocok ditanam di dataran rendah, medium, sampai dataran tinggi. Daya tahan simpan buahnya mencapai 17 hari.

8. Varietas BLTS 05-11

Potensi buah yang dihasilkan varietas tomat ini mencapai 40 ton per hektar. Rasa buahnya agak manis dan warna buah matang merah.

Baca juga: 5 Jenis Tomat Komersil yang Mudah Dijumpai

Bobot buah adalah 75 gram. Varietas ini cocok ditanam di dataran rendah, medium, sampai dataran tinggi.

Varietas BTS 05-11 toleran terhadap layu bakteri (Pseudomonas solancearum). Daya tahan simpan buah mencapai 15 hari.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Video Pilihan Video Lainnya >

Terkini Lainnya
Ekspor Perkebunan Tumbuh Signifikan dan Dicari Pasar
Ekspor Perkebunan Tumbuh Signifikan dan Dicari Pasar
Varietas Tanaman
Swasembada Pangan dan Pertanian yang Berkelanjutan
Swasembada Pangan dan Pertanian yang Berkelanjutan
Varietas Tanaman
Reformasi Rantai Pasok Kakao
Reformasi Rantai Pasok Kakao
Varietas Tanaman
Menjaga Momentum Kopi Indonesia di Tengah Gejolak Global
Menjaga Momentum Kopi Indonesia di Tengah Gejolak Global
Varietas Tanaman
Nilai Tinggi Kelapa Aromatik di Pasar Global Premium
Nilai Tinggi Kelapa Aromatik di Pasar Global Premium
Varietas Tanaman
Kecubung: Antara Stigma dan Kekayaan Hayati Nusantara
Kecubung: Antara Stigma dan Kekayaan Hayati Nusantara
Varietas Tanaman
Era Keemasan Baru Rempah Indonesia
Era Keemasan Baru Rempah Indonesia
Varietas Tanaman
Masa Depan Cerah Kakao Indonesia
Masa Depan Cerah Kakao Indonesia
Varietas Tanaman
Kelapa Genjah Kopyor: Agronomi, Rantai Nilai, dan Pengembangan
Kelapa Genjah Kopyor: Agronomi, Rantai Nilai, dan Pengembangan
Varietas Tanaman
Meremajakan Kebun Kelapa untuk Industri Bernilai Tinggi
Meremajakan Kebun Kelapa untuk Industri Bernilai Tinggi
Varietas Tanaman
Dari Rempah Dunia ke Kebun yang Rentan
Dari Rempah Dunia ke Kebun yang Rentan
Varietas Tanaman
Aren Minahasa: Akar Tradisi dan Ekonomi Rakyat
Aren Minahasa: Akar Tradisi dan Ekonomi Rakyat
Varietas Tanaman
Aroma Cengkeh dan Perjuangan Petani Menembus Pasar
Aroma Cengkeh dan Perjuangan Petani Menembus Pasar
Varietas Tanaman
Kopi Indonesia Naik Kelas: Inovasi, Entrepreneur, dan Nilai Tambah
Kopi Indonesia Naik Kelas: Inovasi, Entrepreneur, dan Nilai Tambah
Varietas Tanaman
Cokelat Specialty: Mendorong Kakao Berdaya Saing
Cokelat Specialty: Mendorong Kakao Berdaya Saing
Varietas Tanaman
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau