Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Cara Menyemai Benih Tomat yang Benar

Kompas.com, 21 Februari 2023, 17:18 WIB
Add on Google
Siti Nur Aeni

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Tahapan awal dalam budidaya tomat yaitu menyemai benih yang sudah dipilih. Penyemaian benih bertujuan untuk agar bibit atau tanaman mudah bisa beradaptasi pada lingkungan tanam serta memiliki pertumbuhan yang serempak.

Cara menyemai benih tomat ternyata cukup mudah. Dikutip dari Cybext Kementerian Pertanian, Selasa (21/2/2023), berikut penjelasan selengkapnya.

Perlakuan benih

Benih tomat yang akan disemai perlu direndam terlebih dahulu dalam cairan fungisida. Tujuannya untuk mencegah penularan penyakit lewat benih, sehingga benih yang ditanam menjadi sehat dan tanaman tumbuh dengan normal.

Baca juga: Tips Memilih Benih Tomat yang Baik agar Hasilkan Tanaman Berkualitas

Teknik penyemaian

Secara umum, teknik penyemaian tomat ternyata ada tiga jenis. Berikut penjelasannya.

Ilustrasi menanam benih tomatShutterstock/Tatiana_Pink Ilustrasi menanam benih tomat

  • Cara pertama: benih disemai dengan cara ditabur pada larikan yang sudah dibuat di atas bedengan. Setelah itu, tutup tipis dengan tanah atau media semai.
  • Cara kedia: menanam benih pad alubang tanam dengan jarak 5 cm. Setiap lubang diisi 1 sampai 2 benih, lalu tutup dengan tanah.
  • Cara ketiga: Menyemai benih tomat pada polybag kecil yang sudah berisi media semai dari campuran tanah dan pupuk kandang. Dalam satu polybag diisi satu benih, setelah benih ditanam lakukan penyiraman.

Baca juga: Cara Menanam Tomat Servo di Musim Hujan agar Tidak Gagal Panen

Pemeliharaan tanaman

Setelah menentukan teknik penyemaian yang tepat, langkah berikutnya yaitu merawat bibit dengan benar. Berikut beberapa kegiatan perawatan bibit tomat yang penting untuk dilakukan:

  1. Penyiraman: dilakukan sejak benih ditabur sampai bibit siap dipindah tanam. Penyiraman dilakukan dua kali sehari pada pagi dan sore hari.
  2. Penyiangan: kegiatan membersihkan gulma atau tanaman pengganggu di sekitar persemaian.
  3. Pemupukan: pada media semai ditambahkan pupuk kandang sebagai pupuk dasar dan setelah bibit berumur 3 minggu, berikan pupuk tambahan berupa pupuk NPK.
  4. Pengendalian hama dan penyakit: dilakukan dengan cara aplikasi pestisida sesuai dengan tingkat serangan hama maupun penyakit.

Pindah tanam

Bibit tomat yang sudah disemai selama 28 hingga 30 hari dan keadaannya sehat, maka bibit sudah dapat dipindah ke bedengan tanam atau polybag yang besar.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Video Pilihan Video Lainnya >

Terkini Lainnya
Ekspor Perkebunan Tumbuh Signifikan dan Dicari Pasar
Ekspor Perkebunan Tumbuh Signifikan dan Dicari Pasar
Varietas Tanaman
Swasembada Pangan dan Pertanian yang Berkelanjutan
Swasembada Pangan dan Pertanian yang Berkelanjutan
Varietas Tanaman
Reformasi Rantai Pasok Kakao
Reformasi Rantai Pasok Kakao
Varietas Tanaman
Menjaga Momentum Kopi Indonesia di Tengah Gejolak Global
Menjaga Momentum Kopi Indonesia di Tengah Gejolak Global
Varietas Tanaman
Nilai Tinggi Kelapa Aromatik di Pasar Global Premium
Nilai Tinggi Kelapa Aromatik di Pasar Global Premium
Varietas Tanaman
Kecubung: Antara Stigma dan Kekayaan Hayati Nusantara
Kecubung: Antara Stigma dan Kekayaan Hayati Nusantara
Varietas Tanaman
Era Keemasan Baru Rempah Indonesia
Era Keemasan Baru Rempah Indonesia
Varietas Tanaman
Masa Depan Cerah Kakao Indonesia
Masa Depan Cerah Kakao Indonesia
Varietas Tanaman
Kelapa Genjah Kopyor: Agronomi, Rantai Nilai, dan Pengembangan
Kelapa Genjah Kopyor: Agronomi, Rantai Nilai, dan Pengembangan
Varietas Tanaman
Meremajakan Kebun Kelapa untuk Industri Bernilai Tinggi
Meremajakan Kebun Kelapa untuk Industri Bernilai Tinggi
Varietas Tanaman
Dari Rempah Dunia ke Kebun yang Rentan
Dari Rempah Dunia ke Kebun yang Rentan
Varietas Tanaman
Aren Minahasa: Akar Tradisi dan Ekonomi Rakyat
Aren Minahasa: Akar Tradisi dan Ekonomi Rakyat
Varietas Tanaman
Aroma Cengkeh dan Perjuangan Petani Menembus Pasar
Aroma Cengkeh dan Perjuangan Petani Menembus Pasar
Varietas Tanaman
Kopi Indonesia Naik Kelas: Inovasi, Entrepreneur, dan Nilai Tambah
Kopi Indonesia Naik Kelas: Inovasi, Entrepreneur, dan Nilai Tambah
Varietas Tanaman
Cokelat Specialty: Mendorong Kakao Berdaya Saing
Cokelat Specialty: Mendorong Kakao Berdaya Saing
Varietas Tanaman
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau