Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Cara Menanam Sawi Sendok di Polybag dengan Mudah

Kompas.com, 1 April 2023, 15:13 WIB
Siti Nur Aeni

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Sawi sendok atau pakcoy merupakan salah satu jenis sayuran cepat panen yang mudah ditanam. Sayuran ini bisa ditanam dalam pot atau polybag, sehingga bisa dilakukan di lahan sempit.

Selain hemat tempat, keuntungan lain menanam sawi sendok di polybag yaitu perawatannya lebih mudah, pupuk yang diberikan bisa langsung diserap tanaman, dan bisa ditanam kapan saja tanpa mengenal musim.

Lantas, bagaimana cara menanam sawi sendok di polybag? Dikutip dari Cybext Kementerian Pertanian, Sabtu (1/4/2023), berikut penjelasan selengkapnya.

Baca juga: Cara Budidaya Pakcoy di Polybag, Mudah dan Cepat Panen

Penanaman

Kegiatan penanaman diawali dengan menyiapkan polybag, media tanam, dan benih terlebih dahulu. Media tanam yang digunakan untuk menanam pakcoy yaitu campuran tanah, arang sekam, dan pupuk organik dengan perbandingan 1:1:1.

Ilustrasi pakcoy atau sawi sendokPIXABAY/METSIKGARDEN Ilustrasi pakcoy atau sawi sendok

Setelah itu, media tanam dimasukkan dalam polybag yang sudah dilubangi bagian bawahnya. Kemudian, tanam benih pada media tanam tersebut dan siram sampai lembap.

Perawatan tanaman

Tahapan budidaya pakcoy di polybag selanjutnya yaitu perawatan tanaman seperti; penyiraman, pemupukan, penyiangan, dan pengendalian hama maupun penyakit. Penyiraman dilakukan secara rutin agar tanaman tidak kekurangan air.

Selain penyiraman, tanaman juga perlu dipupuk menggunakan pupuk NPK dengan dosis sesuai dengan kebutuhan tanaman. Kegiatan perawatan tanaman lainnya yaitu penyiangan untuk membersihkan gulma.

Baca juga: Cara Menanam Sawi Daging yang Benar agar Hasilnya Berkualitas Tinggi

Caranya dengan mencabut gulma secara hati-hati agar tidak merusak akar tanaman. Sementara itu, pengendalian hama dan penyakit bisa dilakukan dengan cara menyiramkan pestisida nabati.

Pemanenan

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya bahwa sawi sendok termasuk tanaman yang cepat panen. Sayuran ini sudah bisa dipanen setelah tanaman berumur 30 hingga 45 hari setelah tanam.

Cara panennya yaitu dengan mencabut atau memotong bagian pangkal tanaman. Sawi sendok yang sudah dipanen sebaiknya segera dibersihkan dan ditempatkan pada tempat teduh untuk menjaga kesegarannya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Video Pilihan Video Lainnya >

Terkini Lainnya
Tak Cuma Pertanian, Potensi Maritim hingga Perkebunan Digarap TEP
Tak Cuma Pertanian, Potensi Maritim hingga Perkebunan Digarap TEP
Varietas Tanaman
Pangkas Kriminalitas di Kebun Sawit, Paser Gratiskan BPJS Buruh Informal
Pangkas Kriminalitas di Kebun Sawit, Paser Gratiskan BPJS Buruh Informal
Varietas Tanaman
Pabrik Kelapa di Halmahera Utara Berpotensi Serap 20.000 Tenaga Kerja
Pabrik Kelapa di Halmahera Utara Berpotensi Serap 20.000 Tenaga Kerja
Varietas Tanaman
Lawan Rob, Warga Pekalongan Manfaatkan Tanah Wakaf untuk Pertanian
Lawan Rob, Warga Pekalongan Manfaatkan Tanah Wakaf untuk Pertanian
Varietas Tanaman
Kebutuhan Kelapa China 4 Miliar Butir, Halmahera Utara Siap Jadi Pemasok
Kebutuhan Kelapa China 4 Miliar Butir, Halmahera Utara Siap Jadi Pemasok
Varietas Tanaman
JIAT Rp 1,5 Miliar di Rote Ndao Layani 10 Hektar Lahan Pertanian
JIAT Rp 1,5 Miliar di Rote Ndao Layani 10 Hektar Lahan Pertanian
Varietas Tanaman
Ekspor Perkebunan Tumbuh Signifikan dan Dicari Pasar
Ekspor Perkebunan Tumbuh Signifikan dan Dicari Pasar
Varietas Tanaman
Swasembada Pangan dan Pertanian yang Berkelanjutan
Swasembada Pangan dan Pertanian yang Berkelanjutan
Varietas Tanaman
Reformasi Rantai Pasok Kakao
Reformasi Rantai Pasok Kakao
Varietas Tanaman
Menjaga Momentum Kopi Indonesia di Tengah Gejolak Global
Menjaga Momentum Kopi Indonesia di Tengah Gejolak Global
Varietas Tanaman
Nilai Tinggi Kelapa Aromatik di Pasar Global Premium
Nilai Tinggi Kelapa Aromatik di Pasar Global Premium
Varietas Tanaman
Kecubung: Antara Stigma dan Kekayaan Hayati Nusantara
Kecubung: Antara Stigma dan Kekayaan Hayati Nusantara
Varietas Tanaman
Era Keemasan Baru Rempah Indonesia
Era Keemasan Baru Rempah Indonesia
Varietas Tanaman
Masa Depan Cerah Kakao Indonesia
Masa Depan Cerah Kakao Indonesia
Varietas Tanaman
Kelapa Genjah Kopyor: Agronomi, Rantai Nilai, dan Pengembangan
Kelapa Genjah Kopyor: Agronomi, Rantai Nilai, dan Pengembangan
Varietas Tanaman
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau