Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Tips Memilih Buah untuk Infused Water

Kompas.com, 9 April 2023, 15:27 WIB
Siti Nur Aeni

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Infused water atau air infus adalah air putih dalam botol atau gelas dan diberi potongan buah segar. Rasa air ini segar dan enak dengan penampilan menarik.

Selain menyegarkan, minuman ini juga bermanfaat untuk kesehatan karena mengandung banyak vitamin dan mineral yang berasal dari buah.

Tips memilih buah yang digunakan untuk infused water

Kandungan vitamin dan mineral dalam infused water sagat dipengaruhi oleh kualitas buah yang digunakan. Maka dari itu, penting untuk mengetahui cara memilih buah yang berkualitas.

Baca juga: 5 Buah yang Mengandung Banyak Air, Cocok untuk Berbuka Puasa

Dikutip dari buku Fruit Infused Water, Minggu (9/4/2023), berikut ini tips memilih buah untuk infused water.

1. Perhatikan tekstur buahnya

Hal yang perlu diperhatikan saat memilih buah untuk air infus yaitu dengan memperhatikan tekstur buah tersebut. Pilihlah uah yang baru mulai matang dengan tekstur agak keras. Pasalnya, buah yang sudah terlalu matang atau lembek akan lebih mudah busuk.

2. Jangan merendam buah terlalu lama

Jika yang tersedia buah yang sudah matang, maka sebaiknya jangan merendam atau menyimpan buah tersebut terlalu lama. Sebaiknya segera minum infused water tersebut dan jangan lupa menambahkan es batu saat ingin dibawa bepergian.

Infused waterPEXELS/Alexander Mils Infused water

Jenis buah untuk infused water

Ada banyak buah-buahan yang bisa diolah menjadi infused water. Berikut ini beberapa jenis buah untuk air infus.

Baca juga: 6 Jenis Buah-buahan Kering yang Rasanya Enak dan Kaya Nutrisi

  1. Jeruk keprok
  2. Jeruk sunkist
  3. Jeruk bali
  4. Jeruk lemon
  5. Jeruk nipis
  6. Stroberi
  7. Blueberry
  8. Raspberry
  9. Blackberry
  10. Cherry
  11. Apel
  12. Pir
  13. Delima
  14. Mangga
  15. Nanas
  16. Jambu biji
  17. Pisang
  18. Kiwi
  19. Belimbing
  20. Melon
  21. Semangka
  22. Anggur
  23. Plum
  24. Salak
  25. Kedondong
  26. Rambutan
  27. Leci
  28. Buah naga
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang


Video Pilihan Video Lainnya >

Terkini Lainnya
Membuka Peluang Ekonomi Pinang
Membuka Peluang Ekonomi Pinang
Varietas Tanaman
Jalan Bagi Kesejahteraan Petani Kopi
Jalan Bagi Kesejahteraan Petani Kopi
Varietas Tanaman
Ketahanan Kopi Dimulai dari Kebunnya
Ketahanan Kopi Dimulai dari Kebunnya
Varietas Tanaman
Menata Ulang Masa Depan Petani Lada
Menata Ulang Masa Depan Petani Lada
Varietas Tanaman
Kedelai di Bawah Sawit: Peluang Mandiri Pangan di Dharmasraya
Kedelai di Bawah Sawit: Peluang Mandiri Pangan di Dharmasraya
Varietas Tanaman
Kelapa Indonesia 2026: Dari Komoditas Rakyat ke Mesin Pertumbuhan Ekonomi
Kelapa Indonesia 2026: Dari Komoditas Rakyat ke Mesin Pertumbuhan Ekonomi
Varietas Tanaman
Bandeng Naik Kelas Menuju Panggung Blue Food Global
Bandeng Naik Kelas Menuju Panggung Blue Food Global
Varietas Tanaman
Menjaga Denyut Kakao Sulawesi
Menjaga Denyut Kakao Sulawesi
Varietas Tanaman
Menjaga Masa Depan Karet Indonesia
Menjaga Masa Depan Karet Indonesia
Varietas Tanaman
Strategis Pengembangan Industri Gambir
Strategis Pengembangan Industri Gambir
Varietas Tanaman
Asa Pohon Mete di Tanah Gersang
Asa Pohon Mete di Tanah Gersang
Varietas Tanaman
Belajar dari Sukun Kukus: Menguatkan Ketahanan Pangan lewat Keanekaragaman
Belajar dari Sukun Kukus: Menguatkan Ketahanan Pangan lewat Keanekaragaman
Varietas Tanaman
Halusinasi Negara Agraris
Halusinasi Negara Agraris
Tips
Waktunya Jujur: Petani Butuh Fakta, Bukan Ilusi Statistik
Waktunya Jujur: Petani Butuh Fakta, Bukan Ilusi Statistik
Tips
Jangan Korbankan Teh: Investasi Hijau untuk Masa Depan
Jangan Korbankan Teh: Investasi Hijau untuk Masa Depan
Varietas Tanaman
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau