Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Simak, Cara Memilih Buah Naga Manis dengan mudah

Kompas.com - 27/05/2023, 19:34 WIB
Siti Nur Aeni

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Buah naga menjadi salah satu jenis buah yang banyak digemari. Buah ini memiliki rasa yang enak dan mengandung banyak air.

Buah naga yang populer di Indonesia yaitu buah naga merah dan putih. Keduanya memiliki rasa yang relatif sama.

Namun, bagaimana cara memilih buah naga manis? Dikutip dari situs Song Nam Dragon Fruit, Sabtu (27/5/2023), berikut penjelasan selengkapnya.

Baca juga: Cara Menyemai Biji Buah Naga dengan Mudah, Bisa Dilakukan di Rumah

1. Lihat kulit luarnya

Hal pertama yang perlu diamati sebelum membeli buah naga yaitu melihat kulit luarnya. Buah naga yang berkualitas memiliki warna kulit pink cerah, halus, serta merata.

Sebaiknya tidak membeli buah naga yang kulitnya terdapat bercak kotor, memar, maupun bekas pisau.

Buah nagaPixabay/shirakawaraku Buah naga

2. Sentuh batang buah naga

Tips memilih buah naga lainnya yaitu sentuh bagian batang buah naga. Buah naga yang sudah matang memiliki batang yang empuk. Sementara itu, daun atau kelopak yang menutupi kelopak buah naga akan berwarna cerah tanpa ada warna coklat di bagian tepinya.

3. Perhatikan tekstur daging buahnya

Sama seperti buah alpukat dan mangga, buah naga yang sudah matang juga memiliki daging yang teksturnya kenyal. Cara mengetahuinya cukup dengan menekan kulit buah naga menggunakan jari. Jika sudang matang, maka daging buah akan terasa lembut atau tidak keras.

Baca juga: 6 Cara Merawat Buah Naga Putih yang Penting untuk Dilakukan

4. Rasakan aroma khas buah naga

Buah naga yang sudah matang akan menghasilkan aroma khas yang ringan. Aroma tersebut menunjukkan bahwa buah naga sudah matang sempurna dan rasanya manis.

 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.


Video Pilihan Video Lainnya >

Terkini Lainnya

Serat Alam dan Potensi Pengembangannya

Serat Alam dan Potensi Pengembangannya

Varietas Tanaman
Menjadikan Indonesia Pusat Hilirisasi Kelapa Dunia

Menjadikan Indonesia Pusat Hilirisasi Kelapa Dunia

Varietas Tanaman
'Superfood' Daun Kelor: Nilai Gizi, Ekonomi, dan Lingkungan

"Superfood" Daun Kelor: Nilai Gizi, Ekonomi, dan Lingkungan

Varietas Tanaman
Peluang Budidaya Kurma di Indonesia: Teknologi dan Kisah Sukses

Peluang Budidaya Kurma di Indonesia: Teknologi dan Kisah Sukses

Varietas Tanaman
Purwoceng, Ginseng Lokal Bernilai Tinggi

Purwoceng, Ginseng Lokal Bernilai Tinggi

Varietas Tanaman
Manfaat Ekonomi dan Lingkungan Serai Wangi

Manfaat Ekonomi dan Lingkungan Serai Wangi

Varietas Tanaman
Kakao Indonesia: Dari Potensi Lokal ke Produk Premium Dunia

Kakao Indonesia: Dari Potensi Lokal ke Produk Premium Dunia

Varietas Tanaman
Sensasi Pedas Jaman Majapahit: Memanfaatkan Kembali Cabai Jawa

Sensasi Pedas Jaman Majapahit: Memanfaatkan Kembali Cabai Jawa

Varietas Tanaman
Pala: Warisan Nusantara Menuju Pemanfaatan Global

Pala: Warisan Nusantara Menuju Pemanfaatan Global

Varietas Tanaman
Anggur Muscat dan Keberpihakan pada Buah Lokal

Anggur Muscat dan Keberpihakan pada Buah Lokal

Varietas Tanaman
Mengenal Gula Bit: Inovasi Pemanis

Mengenal Gula Bit: Inovasi Pemanis

Varietas Tanaman
Peluang Stevia dalam Diversifikasi Industri Gula

Peluang Stevia dalam Diversifikasi Industri Gula

Varietas Tanaman
Mengoptimalkan Keunggulan Tanaman Obat Indonesia

Mengoptimalkan Keunggulan Tanaman Obat Indonesia

Varietas Tanaman
Menggali Peluang Ekonomi dan Manfaat Kayu Manis

Menggali Peluang Ekonomi dan Manfaat Kayu Manis

Varietas Tanaman
Kacang Mete: Komoditas Potensial di Lahan Marginal

Kacang Mete: Komoditas Potensial di Lahan Marginal

Varietas Tanaman
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau